MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 10 Desember 2019 12:30
Kasus Irigasi Anggana Tunggu BPKP

Kejari Klaim Tak Ada Lagi Buron Kasus Korupsi

KONFERENSI PERS: Kajari Darmo Wijoyo (tengah) membeberkan perkembangan penanganan kasus oleh Kejari Kukar. RIFQI/KP

PROKAL.CO, Momen Hari Anti Korupsi dimanfaatkan Kejari Tenggarong untuk membeberkan perkembangan sejumlah perkara yang ditangani. Ia mengklaim semua buron kasus korupsi telah dibekuk.

 

TENGGARONG - Sepanjang 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tenggarong menangani sejumlah tunggakan kasus korupsi di Kukar. Beberapa di antaranya sudah naik statusnya menjadi penyidikan. Kepala Kejari (Kajari) Tenggarong Darmo Wijoyo pun membeberkan perkembangan sejumlah kasus yang ditangani.

Setidaknya dalam setahun terakhir sudah ada dua kasus yang naik tahap penyidikan. Yaitu kasus dugaan penyimpangan dana desa di Kecamatan Tabang. Potensi kerugian negara dalam kasus itu diperkirakan mencapai Rp 2,7 miliar.

Kemudian kasus penyidikan proyek irigasi di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kukar, dengan potensi kerugian mencapai Rp 9,6 miliar. Untuk penetapan tersangka, kata dia, tinggal menunggu keterangan saksi ahli dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Jadi, untuk dua kasus tersebut tinggal menunggu hasil kerugian negaranya,” ujarnya.

Mengenai buronan kasus korupsi di Kukar, Darmo mengklaim telah dibekuk semua. Tahun ini jumlah tersangka yang ditangkap tiga orang. “Alhamdulillah sudah semua. Tersangka kasus korupsi berhasil kami amankan. Jadi, tidak ada tunggakan lagi untuk kasus korupsi,” tambahnya.

Sementara itu, untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta jumlah kerugian negara terkait kasus korupsi yang berhasil disetor ke negara yaitu Rp 9,6 miliar. Perinciannya masing-masing untuk PNBP sebesar Rp 6,6 miliar dan setoran kerugian negara sebesar Rp 2,9 miliar.

“Untuk PNBP ini berasal dari hasil lelang barang bukti serta hasil tilang. Sementara setoran kerugian negara terkait hasil sitaan kasus korupsi,” tambah Kajari.

Terkait imbauan Presiden Joko Widodo mengenai upaya pencegahan yang mesti dilakukan, pihaknya sudah menjalankan sejumlah program. Di antaranya, program Jaksa Masuk Desa dan Jaksa Masuk Sekolah.

Upaya ini, kata dia, sebagai langkah pendampingan serta memberikan pemahaman dini tentang penyimpangan anggaran negara. Sebagai refleksi Hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember, kejaksaan juga melakukan aksi simpatik dengan membagikan stiker dan bunga kepada para pengendara di Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. (qi/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 12:19

Masalah Jalan Urung Terselesaikan, Warga Butuh Bukti

Pemkab Kubar merespons keluhan warga Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara…

Minggu, 19 Januari 2020 12:17

Olahan Delima Bikin Paser Berjaya

TANA PASER - Melimpahnya tanaman alam di Desa Batu Kajang…

Minggu, 19 Januari 2020 11:41

Jalur Pendekat Tenggarong Seberang Menuju Bandara APT Pranoto, Berharap Tuntas di Musrenbang

TENGGARONG-Lama tak terdengar kabarnya, jalur pendekat Tenggarong menuju Bandara Aji…

Minggu, 19 Januari 2020 11:39

2020, Paser Terima Bankeu Provinsi Senilai Rp 368 Miliar

TANA PASER - Legislator dari Karang Paci atau DPRD Kaltim,…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:53

Perpisahan Sekolah, Siswa Diminta Rp 600 Ribu, Begini Kata Kadisdik

Jelang akhir masa sekolah, sejumlah orangtua waswas. Bukan takut anaknya…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52

Tes CPNS Sebentar Lagi, PLN dan Telkom Mesti Siap Juga Nih

ARTA KUSUMA YUNANDA/BP TANJUNG REDEB–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:51

Merasa Terbuang, Pedagang Pilih “Ngemper”

SANGATTA–Puluhan pedagang menyebut merasa terbuang karena tidak mendapat lapak untuk…

Jumat, 17 Januari 2020 11:36

MAAF YOOO...!! Sendawar Belum Layak Anak

SENDAWAR – Status Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak bisa disematkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:35

Banjir di Tenggarong Seberang Makin Parah, Wakil Rakyat Tuding Ini Biangnya....

Aktivitas tambang batu bara dituding sebagai biang banjir yang sering…

Jumat, 17 Januari 2020 11:34

Keluhan Warga Direspons Cepat

Pemkab Kutim langsung merespons keluhan masyarakat Desa Mata Air, yakni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers