MANAGED BY:
SELASA
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 10 Desember 2019 11:01
Belum Yakin Yusuf Diculik lalu Dibunuh

Jasad Mengapung Sepanjang 3,6 Km dan Lewati Jeruji

Tim Inafis Polresta Samarinda menggelar prarekonstruksi hilangnya Yusuf di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan AW Syahranie.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Sejak ditemukannya jasad balita yang diyakini sebagai Yusuf Ahmad Gazali pada Ahad (8/12) pagi, teka-teki hilangnya organ tubuh anak empat tahun itu belum terjawab. Setelah dilaporkan hilang pada Jumat (22/11) lalu, penyidik Polresta Samarinda mengesampingkan adanya penculikan. Termasuk kemungkinan Yusuf dibunuh. Kemudian dibuang ke parit.

Diketahui, badan Yusuf ditemukan mengambang di eks Sungai Karang Asam, Jalan Pangeran Antasari II, Gang 3, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu. "Jika itu diculik, kemungkinannya tidak ditemukan. Ada tujuh anak dititipkan dan anak yang paling besar adalah Yusuf, lokasinya juga kecil, kalau orang masuk pasti terlihat, di setiap ruangan juga ada pengawas," beber Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa.

Senin (9/12), Damus Asa memimpin langsung prarekonstruksi hilangnya Yusuf di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jannatul Athfaal, Jalan AW Sjahranie, RT 12, Blok Mawar, No 11, Samarinda Ulu. Aktivitas belajar di PAUD tersebut terpaksa diliburkan. Bangunan biru dan hijau dengan lukisan hewan di tembok, dipenuhi dengan aparat kepolisian lengkap dengan koper oranye bertulis Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis).

Ada sekitar 25 petugas dikerahkan dalam prarekonstruksi. Enam pegawai PAUD juga ikut dilibatkan dalam mengulang peristiwa pada Jumat (22/11) lalu itu. Termasuk menghadirkan Mardiana selaku kepala PAUD, beserta Marlina dan Yanti yang saat itu bertugas mengawasi Yusuf beserta enam anak lainnya. Tercatat 22 adegan diperagakan sejak pukul 08.00–10.00 Wita. Mulai kedatangan Yusuf hingga hilangnya bocah malang tersebut.

Setiap ruangan hingga akses jalan masuk menuju bangunan dua lantai tersebut tak luput ditelusuri. Dalam rekonstruksi tersebut, diketahui pagar selebar 1,5 meter yang menghubungkan PAUD dengan jalan tidak terkunci, dan terbuka selebar 50 sentimeter. Pintu yang menghubungkan ruang belajar tengah dan kantor juga tidak tertutup. Pintu kantor yang langsung mengarah ke halaman juga tak terkunci.

Damus Asa menerangkan, prarekonstruksi dilakukan untuk memperkuat rentetan waktu hilangnya Yusuf. "Jadi kami lebih mendalami rentang waktu awal hilangnya Yusuf," ucapnya. Sebab, ke arah mana perginya Yusuf masih terus ditelusuri. "Kami persempit lagi rentang waktunya, untuk lebih meyakinkan, agar mengetahui secepat apa jalan anak itu dalam rentang waktu yang singkat," sambung Damus.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers