MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 07 Desember 2019 11:43
Jembatan Pulau Balang Jadi Jalan Lingkar Luar
Kondisi terkini pembangunan bentang panjang jembatan Pulau Balang. Pusat lebih memprioritaskan proyek ini ketimbang jembatan tol Balikpapan-PPU.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Lelang prakualifikasi untuk pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) telah dihentikan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beralasan, masih ada perdebatan terkait lokasi jembatan tol. Yang direncanakan dibangun di atas Teluk Balikpapan itu.

Keberatan tersebut disampaikan pengguna alur lalu lintas pelayaran. Maupun pengguna lalu lintas penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Berdasarkan perencanaan yang disusun konsorsium PT Tol Teluk Balikpapan selaku pemrakarsa, ketinggian ruang bebas di atas permukaan air laut (clearance) adalah 50 meter. Izin ketinggian tersebut diterbitkan melalui surat dengan Nomor PR 002/12/14 ph 2015 tertanggal 31 Desember 2015.

Namun, ketinggian tersebut mendapat pertentangan dari para pengguna lalu lintas pelayaran di Teluk Balikpapan. Mulai PT Pelindo IV Cabang Balikpapan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan hingga Asosiasi Pemilik Pelayaran Nasional Indonesia (Indonesian National Shipowners Association (INSA)) Balikpapan. Dengan ketinggian demikian, membuat kapal besar tidak bisa leluasa berlayar di Teluk Balikpapan.

Usulan merevisi ketinggian Jembatan Tol Balikpapan-PPU pun disampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Menambah ketinggian jembatan tol menjadi 68 meter dari air laut. Namun usulan ketinggian tersebut, mendapat penolakan dari Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan. Dengan tinggi 68 meter, disebut bakal membahayakan penerbangan di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

“Sudah saya stop tendernya (Jembatan Tol Balikpapan-PPU). Karena masih ada dua dispute (perdebatan) tadi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat ditemui di Hotel Grand Tjokro, kemarin. Basuki mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan kajian terhadap pembangunan Jembatan Balikpapan-PPU. Termasuk memindahkan lokasi pembangunan jembatan tol. Pada perencanaan sebelumnya bakal dibangun di Kawasan Melawai, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan, yang akan terhubung dengan Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, PPU.

“Kira-kira begitu (memindahkan lokasi pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU),” ujar dia. Untuk wilayah Balikpapan menuju pengamatan sementara, lokasi pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU akan ditempatkan pada hulu Pelabuhan Semayang. Tak jauh dari perencanaan sebelumnya. Sedangkan di wilayah PPU, menteri PUPR dua periode ini masih belum menyebutkan lokasinya berada di mana. Karena masih dilakukan kajian yang lebih tepat untuk titik lokasi yang baru.

“Untuk titik yang berada di wilayah PPU akan kami kaji lagi. Untuk hal-hal yang masih dispute tadi,” ungkapnya. Alumnus Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini melanjutkan, pihaknya akan meninjau kembali konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan di Kaltim. Khususnya pada tahapan pemindahan ibu kota negara (IKN). Jembatan Pulau Balang bakal menjadi jalan lingkar luar (outer ring road) IKN. Tanpa menyertakan lokasi Jembatan Tol Balikpapan yang dibangun di atas Teluk Balikpapan.

“Sebenarnya tidak ada jembatan di sana (Teluk Balikpapan). Akan dimanfaatkan juga untuk pipa Pertamina. Jadi, kami akan pelajari lokasinya yang paling optimal. Agar tidak mengganggu pelabuhan dan bandara. Karena kalau lebih tinggi, bandara melarang. Kalau lebih rendah kapal besar tidak bisa masuk,” jabar dia.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pihaknya menunggu hasil evaluasi dari Kementerian PUPR. Terhadap rencana pembangunan jembatan tol sepanjang 14 kilometer ini. “Jadi tunggu saja. Karena masih dievaluasi lagi,” terang dia. Adapun Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud menilai, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima informasi yang salah. Karena Kemenhub telah mengeluarkan keputusan. Bahwa tidak ada masalah terkait ketinggian Jembatan Tol Balikpapan-PPU.

“Dan sekarang sudah masuk proses lelang. Tidak mungkin proses lelang itu dihentikan,” tegas dia usai ditemui Kaltim Post di Hotel Grand Tjokro, Kamis (5/12). Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan ini menerangkan, dengan ketinggian Jembatan Tol Balikpapan-PPU mencapai 50 meter, tidak akan berdampak pada lalu lintas pelayaran di Teluk Balikpapan.

Menurut dia, kapal yang melintas di sana, ketinggiannya hanya 34 meter. Satu kapal milik perusahaannya yang bekerja sama dengan PT Pertamina dengan bobot 40 ribu ton memiliki ketinggian sekitar 34 meter. “Paling tinggi juga 38 meter. Jadi, saya rasa tidak ada masalah. Untuk kami memperjuangkan cita-cita mengoneksikan kabupaten/kota di Kaltim,” harapnya.

Bupati termuda di Kaltim ini menegaskan, dengan keberadaan Jembatan Tol Balikpapan-PPU, tidak hanya PPU semata yang diuntungkan. Balikpapan juga paling diuntungkan. Termasuk Paser dan kabupaten/kota di wilayah Kalsel yang apabila ingin menggunakan layanan kesehatan rujukan ke Balikpapan jika terlalu jauh menuju Banjarmasin. “Kalau ini tidak diindahkan pemerintah pusat. Atau mungkin Pelindo selalu mencari kesalahan, ini enggak boleh. Kami bisa lebih kencang memperjuangkan jembatan tol ini,” tegas dia. (kip/riz/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 10:00
Setelah ZA Divonis Pembinaan Setahun di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak

Wes Mari, Aku Pengin Sekolah, Apene Ujian Iki

Meski divonis bersalah, bagi ZA dan keluarga, putusan itu adalah…

Jumat, 24 Januari 2020 09:59

Eksepsi Ditolak, Suap Proyek Jalan Berlanjut

SAMARINDA–Upaya Hartoyo menyanggah dakwaan yang menyeretnya ke Pengadilan Tipikor Samarinda…

Jumat, 24 Januari 2020 09:58
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (1)

Momen Imlek Jadi Ajang Tahunan untuk Menjajakan Bunga

Demonstrasi besar-besaran terjadi di Hong Kong belum lama ini. Unjuk…

Jumat, 24 Januari 2020 09:57

Gubernur Ibu Kota Dipilih Presiden, Katanya Hindari Tarik-menarik Kepentingan Politik

Dalam draf RUU yang sedang dirumuskan pemerintah pusat, provinsi IKN…

Jumat, 24 Januari 2020 09:56

Norwegia Lirik Investasi Energi hingga Kota Modern

RENCANA pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim turut dimonitor…

Kamis, 23 Januari 2020 15:40

Investasi Berubah Imbas Konstruksi Tanah Lunak, Pendapatan Tol Balsam Defisit

Dioperasikan selama 5 sampai 10 tahun saja, masih belum mencukupi…

Kamis, 23 Januari 2020 15:38

Kebagian Rp 400 M, Pusat Soroti Bencana di Kaltim

SAMARINDA-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyambangi Samarinda…

Kamis, 23 Januari 2020 15:35

PNS Sepaku Bisa Berubah Status, Bekerja di Kementerian hingga Antisipasi Pensiun Dini

BALIKPAPAN-Migrasi ratusan ribu PNS pemerintah pusat ke ke ibu kota…

Kamis, 23 Januari 2020 15:34
Merasakan Aura Joker Lewat 131 Anak Tangga

Joker Stairs yang Kini Jadi Spot Foto Favorit

Salah satu adegan paling kuat dalam film Joker (2019) adalah…

Kamis, 23 Januari 2020 14:44

Akhirnya..!! Boeing Hentikan Produksi 737-Max

WASHINGTON DC – Raksasa aviasi Boeing akhirnya memberlakukan penangguhan produksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers