MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 07 Desember 2019 11:41
Nasib Harley-Davidson; Dimusnahkan atau Dilelang

Kementerian BUMN Tutup Rapat Calon Pengganti Ari Ashkara

PROKAL.CO, Setelah skandal penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton oleh dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara terkuak, banyak yang mempertanyakan nasib barang bukti tersebut. Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menuturkan, status barang sitaan itu masih menunggu kepastian Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Sebab, DJBC selaku penyita yang akan menentukan akan melelang atau memusnahkan barang selundupan itu. ‘’Harley Davidson masih pretelan kan. Itu menurut saya secara awam kan sitaan Bea Cukai. Akan ada ketetapan di Bea Cukai ini seperti apa, disita dirampas, berarti ditetapkan menjadi milik negara,’’ ujarnya di kantor DJKN, Jakarta, kemarin (6/12).

Kalaupun keputusannya dilelang, mekanismenya harus dilakukan melalui sistem lelang elektronik DJKN. ‘’Nah, kalau bisa dilelang artinya diperjualbelikan di Indonesia ya mereka melalui lelang. Tidak ada penjualan barang rampasan ditawarkan pribadi itu enggak ada,’’ imbuh Isa.

Dia mencontohkan bukti selundupan pakaian bekas oleh DJBC beberapa waktu lalu dimusnahkan. Sebab, regulasi yang ada yakni pakaian bekas impor memang tidak boleh diperjualbelikan karena sejumlah alasan.

Tak hanya pakaian, beberapa barang sitaan seperti handphone yang tidak memiliki nomor registrasi, minuman keras (miras), hingga rokok pun dimusnahkan. ‘’Secara teoritis kan rokok membahayakan kesehatan, makanya harus dimusnahkan,’’ jelas dia.

Jadi, akan ada beberapa opsi dari tindak lanjut moge Harley-Davidson yang merupakan barang bekas keluaran 1970 itu. Opsi itu yakni dilelang, dimusnahkan, atau dihibahkan.

Akan tetapi, kondisi berbeda dialami oleh sepeda Brompton yang juga ditemukan dalam penyelundupan itu. Dua sepeda Brompton yang ditemukan merupakan keluaran baru. Jadi, opsi tindak lanjutnya yakni dilelang, dikembalikan, atau bayar bea masuk.

Apalagi, harga sepeda tersebut bisa mencapai Rp 52 juta per unit. ‘’Kalau Brompton itu mungkin malah bisa dilelang, karena itu kan baru, Brompton baru,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Hukum dan Humas DJKN Tri Wahyuningsih Retno Mulyani menjelaskan, setelah menjadi barang sitaan, DJBC akan memutuskan tindak lanjutnya. Jika pada akhirnya diputuskan untuk dijual lagi melalui lelang, akan masuk ranah DJKN.

‘’Jadi harus ditunggu dulu. Nah, kalau bisa dilelang artinya dijualbelikan di Indonesia, karena tidak ada penjualan barang rampasan ditawarkan pribadi,’’ kata dia.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, pemerintah masih mengkaji nasib Harley-Davidson selundupan itu. Salah satu opsinya, pemerintah bakal melakukan lelang.

“Dimusnahkan, bisa juga dilelang, atau bisa juga dihibahkan ke Polri dan TNI, kan mereka membutuhkan motor-motor yang ini untuk keperluan tugas,’’ ujar Heru di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dua hari lalu.

Heru mengatakan, proses pemusnahan dan lelang membutuhkan kajian panjang. Kementerian Keuangan akan melakukan kajian lebih lanjut dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membahas keputusan final barang bukti sitaan tersebut.

DIDUKUNG BANYAK PIHAK

Banyak pihak yang ikut geram dengan kasus penyelundupan spare part Harley-Davidson dan sepeda Brompton oleh Garuda. Keputusan pemerintah, khususnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara atas kasus tersebut dinilai sudah tepat.

Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menyambut positif keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang telah memecat Ari Askhara. Mereka menilai, kepemimpinan Ari cenderung kontroversial dan dinilai merugikan perusahaan serta pegawai.

"Kami sangat mendukung respons cepat Menteri BUMN Erick Thohir terkait kasus penyelundupan di pesawat Garuda ini," ujar Ketua Ikagi Zainal Muttaqin, saat konferensi pers di Jakarta kemarin (6/12).

Dia membeberkan sejumlah kebijakan kontroversial Ari Askhara selama menjabat pimpinan tertinggi Garuda. Dia mengungkapkan, Ari pernah memalsukan laporan keuangan perusahaan pada 2018 dan mengubah angka yang tadinya rugi menjadi untung.

Keputusan kontroversial lainnya, pengalihan rute penerbangan dari Jakarta-London dan Jakarta-Amsterdam melalui Denpasar secara sepihak, larangan foto dan video dalam pesawat terhadap penumpang, dan terakhir penyelundupan Harley-Davidson.

Zaenal mengatakan, pengalihan rute London dan Amsterdam itu merugikan awak kabin karena menambah waktu kerja mereka. Lanjut dia, pengalihan rute itu memperpanjang jarak tempuh penerbangan menuju London dan Amsterdam hingga 19 jam lebih.

"Yang paling mendasar dan prinsip bahwa apa yang dilakukan Pak Ari atau kebijakan atau peraturan yang dilakukan sepanjang periode Pak Ari itu dilakukan dengan ucapan mereka, ucapan Pak Ari menjadi aturan bagi perusahaan," bebernya.

Dia melanjutkan, kebijakan kontroversial Ari Askhara yang merugikan awak kabin secara langsung, antara lain mempersulit terjadinya perjanjian kerja bersama (PKB) antara manajemen dan pekerja, menjatuhkan larangan terbang atau grounded kepada para pengurus serikat pekerja, mem-PHK tanpa alasan yang jelas beberapa awak kabin hingga membentuk serikat pekerja tandingan yang membela kepentingannya.

"Cukup banyak kebijakan aneh Ari Askhara selama menjabat dirut Garuda yang merugikan awak kabin. Karena itu, kami bersyukur Pak Erick memecatnya," tegas Zaenal.

Pihaknya juga meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN mengusut tuntas keterlibatan jajaran direksi lain yang berupaya melakukan hal serupa seperti Ari Askhara.

“Masih banyak jajaran direksi yang berupaya melakukan langkah-langkah kebijakan merugikan terhadap awak kabin dan terhadap perusahaan, anak perusahaan, karyawan hingga secara langsung dan tidak langsung terhadap masyarakat sebagai penumpang," urainya.

Dia menambahkan, setelah pencopotan Ari Askhara ini, jajaran direksi maskapai pelat merah ini diharapkan bisa diisi oleh sosok-sosok profesional dan beretika baik, sehingga mampu mewujudkan perusahaan yang menguntungkan bagi semua pihak.

Sementara itu, Kementerian BUMN mengaku masih menunggu hasil penyelidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait oknum lainnya yang tersangkut kasus ini. Menurut dia, kasus ini tidak hanya masuk ranah perdata, tapi juga pidana, mengingat adanya kerugian.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Kementerian BUMN menunggu proses Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ari Ashkara. Menurut dia, hal ini karena Garuda Indonesia merupakan perusahaan terbuka yang keputusan akhir aksi korporasinya berada di tangan pemegang saham.

"Kami masih menunggu dan melihat karena prosesnya, RUPS merupakan perusahaan terbuka. Mau tidak mau lewat formalnya RUPS. Nanti kami lihat juga bagaimana dirut Garuda yang sekarang, apakah dia langsung mundur atau menunggu RUPS," ujarnya.

Kementerian BUMN memastikan pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Garuda Indonesia diserahkan kepada Fuad Rizal yang saat ini menjabat direktur keuangan dan manajemen risiko. Arya menegaskan, Fuad Rizal ditunjuk karena tidak terlibat dengan skandal penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton.

"Yang pasti Pak Fuad gak ada ikut kemarin, sementara kan kita mau operasional jalan juga," beber Arya.

Berbicara kandidat yang berpotensi untuk duduk di kursi kepemimpinan Garuda Indonesia, nama mantan menteri ESDM yang juga pernah menjabat dirut PT KAI Ignasius Jonan, sempat santer terdengar. Jonan memang dikenal bertangan dingin, salah satunya terbukti sukses meningkatkan kinerja PT KAI dengan berbagai strateginya. Namun pihak Kementerian BUMN masih menutup rapat informasi tersebut dan enggan memberikan konfirmasi.

Arya hanya kembali menegaskan bahwa dengan pencopotan dirut Garuda kali ini, Menteri Erick sedang membuktikan komitmen untuk "bersih-bersih" BUMN. Sebab, yang jadi fokus ke depan Erick, menurut Arya, tak boleh lagi ada penyalahgunaan wewenang di kalangan pejabat BUMN.

Arya pun menegaskan pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir soal penguatan peran komisaris di tiap perusahaan pelat merah. Sebab selama ini tugas komisaris tak terlalu disorot.

"Di era Erick Thohir, figur komisaris akan jadi peran sentral pengembangan BUMN. Komisaris bakal punya wewenang mewah dengan mengaudit seluruh sendi BUMN tempat mereka ditugaskan. Merekalah yang jadi perpanjangan tangan kementerian untuk audit," pungkas Arya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo turut mengomentari penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Ari Askhara. Jokowi menyebut, langkah yang diambil Menteri BUMN Erick Thohir untuk memecat Ari sudah tepat.

"Sudah diputuskan oleh menteri BUMN. Udah itu tegas sekali," ujarnya setelah meresmikan Tol JORR 2 ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, kemarin (6/12).

Jokowi menambahkan, pemecatan tersebut memberi pesan yang sangat kuat agar perbuatan tersebut tidak terulang. Bukan hanya di tubuh Garuda, melainkan juga di semua BUMN. "Sudah tegas banget. Menteri BUMN sudah tegas sekali. Sudah itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main," tuturnya.

Terkait dirut definitif garuda yang baru, mantan wali kota Solo itu enggan berkomentar. Dia menyerahkan ke menteri BUMN. "Tanyakan ke menteri BUMN. Ini ada," kata Jokowi seraya menunjuk Erick Thohir.

Sementara itu, pemecatan Ari juga disambut baik oleh kalangan pengusaha. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengaku senang atas terkuaknya skandal penyelundupan yang berujung pada pemecatan itu.

‘’Terus terang, kami dengan adanya pergantian direksi Garuda ini, saya sebagai ketua PHRI di sektor pariwisata, gembira banget,’’ ujarnya ditemui di Kemenko Perekonomian, kemarin (6/12).

Kegembiraan Hariyadi bukan tanpa alasan. Menurut dia, selama Ari menjabat dirut Garuda, sering menghambat perusahaan swasta untuk mendistribusikan minyak jenis avtur karena dianggap sebagai kompetitor. Selain itu, harga tiket pesawat yang melambung tinggi disebut permasalahan paling utama.

‘’Kami sesalkan saja kok ada upaya yang membuat kompetitif dipersulit. Dia (Ari Askhara) mendikte pasar, sampai Traveloka dipencet sama dia, itu enggak fair lah,’’ lanjutnya. (far/agf/dee/jpg/dwi/k16)


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 10:00
Setelah ZA Divonis Pembinaan Setahun di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak

Wes Mari, Aku Pengin Sekolah, Apene Ujian Iki

Meski divonis bersalah, bagi ZA dan keluarga, putusan itu adalah…

Jumat, 24 Januari 2020 09:59

Eksepsi Ditolak, Suap Proyek Jalan Berlanjut

SAMARINDA–Upaya Hartoyo menyanggah dakwaan yang menyeretnya ke Pengadilan Tipikor Samarinda…

Jumat, 24 Januari 2020 09:58
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (1)

Momen Imlek Jadi Ajang Tahunan untuk Menjajakan Bunga

Demonstrasi besar-besaran terjadi di Hong Kong belum lama ini. Unjuk…

Jumat, 24 Januari 2020 09:57

Gubernur Ibu Kota Dipilih Presiden, Katanya Hindari Tarik-menarik Kepentingan Politik

Dalam draf RUU yang sedang dirumuskan pemerintah pusat, provinsi IKN…

Jumat, 24 Januari 2020 09:56

Norwegia Lirik Investasi Energi hingga Kota Modern

RENCANA pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim turut dimonitor…

Kamis, 23 Januari 2020 15:40

Investasi Berubah Imbas Konstruksi Tanah Lunak, Pendapatan Tol Balsam Defisit

Dioperasikan selama 5 sampai 10 tahun saja, masih belum mencukupi…

Kamis, 23 Januari 2020 15:38

Kebagian Rp 400 M, Pusat Soroti Bencana di Kaltim

SAMARINDA-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyambangi Samarinda…

Kamis, 23 Januari 2020 15:35

PNS Sepaku Bisa Berubah Status, Bekerja di Kementerian hingga Antisipasi Pensiun Dini

BALIKPAPAN-Migrasi ratusan ribu PNS pemerintah pusat ke ke ibu kota…

Kamis, 23 Januari 2020 15:34
Merasakan Aura Joker Lewat 131 Anak Tangga

Joker Stairs yang Kini Jadi Spot Foto Favorit

Salah satu adegan paling kuat dalam film Joker (2019) adalah…

Kamis, 23 Januari 2020 14:44

Akhirnya..!! Boeing Hentikan Produksi 737-Max

WASHINGTON DC – Raksasa aviasi Boeing akhirnya memberlakukan penangguhan produksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers