MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 07 Desember 2019 10:25
Peternak Lokal Semakin Terpinggirkan, Terpaksa Banting Harga
SULIT DILIRIK: Warga saat mengambil dan membeli telur di Peternakan Jupiter Farm Sangatta Utara.

PROKAL.CO, SANGATTA–Usaha peternakan telur lokal di Sangatta Utara, yang binaan Kodim 0909/Sgt, jadi salah satu peternakan yang menyuplai kebutuhan pasar.

Namun, usaha peternakan lokal sulit bersaing dengan harga telur yang dipasok dari luar daerah, salah satunya Samarinda. Terlebih, harga telur kiriman lebih murah dibandingkan dengan lokal. Rata-rata menjual Rp 45 ribu per rak.

Dijelaskan pengelola peternakan sekaligus Bendahara Primkop Kartika Kodim 0909/Sgt Pelda Sutiman, peternakan yang telah dibuka sejak 2015 itu memiliki banyak pesaing besar. Jadi, pihaknya harus menjaga kualitas. "Alhamdulillah lancar, walau kelihatannya seperti jalan di tempat. Kami memang kalah saing dengan telur dari Samarinda, bedanya puluhan ribu, jadi bisa kuasai harga pasar," ujarnya saat ditemui, (6/12).

Jika di pasar tak dilirik, pihaknya mencari alternatif, yakni bekerja sama mendistribusikan penjualan ke pengusaha katering dan koperasi. Hasil peternakan pun tak sia-sia. "Gampang-gampang susah. Kerja sama katering ambil sebulan dua kali. Koperasi pun begitu. Selebihnya orang umum yang sudah tahu kalau ada kandang ayam di sini," ungkapnya.

Naik-turunnya harga, bergantung harga pasar dan proses perawatan. Harga pakan yang tergolong mahal, jadi salah satu pengaruh harga jual. "Kalau harga di bawah Rp 45 ribu, kami enggak mampu beli makanan ayam yang mahal. Makanya harga menyesuaikan pasaran. Tapi kalau yang langganan kerja sama sudah ada harga tetap," jelasnya.

Harian ini menelusuri beberapa pasar, harga telur di Sangatta mengalami kenaikan. Hal tersebut dipicu perayaan Natal dan tahun baru.

Diungkapkan Ariandini, perempuan yang sering berbelanja di pasar itu menuturkan, lonjakan harga “bangkok” alias bahan pokok kerap terjadi menjelang perayaan hari besar. Dia pun tak lagi kaget. Telur mencapai Rp 50–53 ribu per rak itu tetap dibeli. (*/la/dra2/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 23:24

LUMAYANLAH..!! Upah Sektor Tambang-Kebun Naik

TANA PASER - Upah pekerja di sektor pertambangan dan perkebunan…

Jumat, 24 Januari 2020 21:17

Dilecehkan Atasan, Korban Malah di PHK, Manajemen Membantah

SANGATTA – Pelecehan seksual terjadi di PT Madhani, Kecamatan Bengalon.…

Jumat, 24 Januari 2020 09:52

Virus Corona Belum Terdeteksi, Pelabuhan Pondong Perketat Kapal Asing yang Masuk

Sudah belasan kapal asal Tiongkok dengan ratusan anak buah kapal…

Jumat, 24 Januari 2020 09:51

Lindungi Beluku dengan Perda

TANA PASER –Untuk menjaga kelestarian populasi biuku atau beluku di…

Kamis, 23 Januari 2020 17:39

Bawaslu Kutim Pertegas Komitmen Parpol

SANGATTA–Pada tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada), Bawaslu Kutim mulai menginventarisasi…

Kamis, 23 Januari 2020 09:49

Dua Tahun Fokus Perbaikan Jalan

Kurun 2011-2017, pembangunan infrastruktur  jalan di Kukar meningkat signifikan. Sedangkan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:48

Akses Tiga Kampung di Pesisir Terbuka

SENDAWAR - Akses penghubung sebagian kampung di Kecamatan Muara Pahu…

Kamis, 23 Januari 2020 09:47

Sudah Ditangkap dan Ditembak, Bandar Sabu Baru Ngaku Nyesal

TENGGARONG–Setelah tak mengindahkan tembakan peringatan, polisi akhirnya melumpuhkan bandar terduga…

Kamis, 23 Januari 2020 09:44

Sampah Terus Jadi Masalah, Tumpukan Berhamburan ke Jalan

Di Kelurahan Gunung Tabur, tepatnya di RT 8, sampah masih…

Kamis, 23 Januari 2020 09:42

Biar Mudah, Petani Butuh Teknologi

SANGATTA–Intensitas hujan yang terjadi di Kutim mulai dikeluhkan petani padi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers