MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 07 Desember 2019 10:23
Ini Dibalik Makna Ikon Buaya Badas, Binatang yang Jadi Khas Pilkada Serentak di Kutim
BIOTA KUTIM: Si Badas, ikon Pilkada Kutim mendatang mulai banyak dicari warga. Hal itu diharapkan mampu mendongkrak pemilih pada Pemilu 2020. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Mendengar nama Sangatta, yang terlintas adalah buaya yang ganas. Buaya badas hitam. Panjangnya bisa sampai 4 meter dengan berat 300 kg. Namun, di pesta demokrasi tahun depan, “Si Badas” bakal jadi ikon.

 

SANGATTA–Bukan kebetulan, menunjuk Si Badas sebagai ikon baru di Kutim penuh pertimbangan matang.

Maskot "Si Badas" merupakan hewan langka, menyebar di Kecamatan Long Mesangat. Tidak sekadar buaya, Badas memiliki arti bersama wujudkan pilkada cerdas dan berintegritas. Badas hanya ada dua penyebarannya. Salah satunya, di Indonesia. Jika buaya badas hitam identik dengan gelap, Si Badas justru lebih terang. Oranye dan putih, sebagian dibalut sarung kain batik khas Kutim, bermotif wakaroros, sembari membawa paku di tangan kanan dan surat suara di tangan kiri, menandakan ajakan ke masyarakat untuk tidak golput.

Si Badas jadi daya tarik. Menurut Ketua KPU Kutim Ulfa J Farida, maskot tersebut dipilih melalui proses sayembara yang diikuti masyarakat umum. Akhirnya, ditetapkan dan sekaligus menyimbolkan pemilu yang berkualitas.

"Si Badas itu jenis buaya hitam yang saat ini sudah langka. Cuma ada di Sungai Amazon dan di Danau Mesangat," lanjutnya. Memiliki nama ilmiah Crocodylus siamensis. Sebagai satwa langka. Menurut riset, populasinya diperkirakan hanya 5.000 ekor di Amazon, dan 3.000 di Kutim. Dipilihnya Si Badas sebagai salah satu upaya kampanye reptil langka yang tidak ditemukan lagi di Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Malaysia.

"Ikon buaya badas terlihat tersenyum, berarti semua pihak harus menyambut gembira adanya pesta demokrasi yang dilangsungkan Rabu, 23 September 2020," ungkapnya. Warna oranye dipilih sebagai simbol yang menggambarkan penyelenggara berintegritas.

"Sebelumnya, kami sudah mengadakan sayembara perlombaan maskot untuk Pilkada Kutim. Alhamdulillah terpilih buaya Kutim," tuturnya. (*/la/dra2/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 23:24

LUMAYANLAH..!! Upah Sektor Tambang-Kebun Naik

TANA PASER - Upah pekerja di sektor pertambangan dan perkebunan…

Jumat, 24 Januari 2020 21:17

Dilecehkan Atasan, Korban Malah di PHK, Manajemen Membantah

SANGATTA – Pelecehan seksual terjadi di PT Madhani, Kecamatan Bengalon.…

Jumat, 24 Januari 2020 09:52

Virus Corona Belum Terdeteksi, Pelabuhan Pondong Perketat Kapal Asing yang Masuk

Sudah belasan kapal asal Tiongkok dengan ratusan anak buah kapal…

Jumat, 24 Januari 2020 09:51

Lindungi Beluku dengan Perda

TANA PASER –Untuk menjaga kelestarian populasi biuku atau beluku di…

Kamis, 23 Januari 2020 17:39

Bawaslu Kutim Pertegas Komitmen Parpol

SANGATTA–Pada tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada), Bawaslu Kutim mulai menginventarisasi…

Kamis, 23 Januari 2020 09:49

Dua Tahun Fokus Perbaikan Jalan

Kurun 2011-2017, pembangunan infrastruktur  jalan di Kukar meningkat signifikan. Sedangkan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:48

Akses Tiga Kampung di Pesisir Terbuka

SENDAWAR - Akses penghubung sebagian kampung di Kecamatan Muara Pahu…

Kamis, 23 Januari 2020 09:47

Sudah Ditangkap dan Ditembak, Bandar Sabu Baru Ngaku Nyesal

TENGGARONG–Setelah tak mengindahkan tembakan peringatan, polisi akhirnya melumpuhkan bandar terduga…

Kamis, 23 Januari 2020 09:44

Sampah Terus Jadi Masalah, Tumpukan Berhamburan ke Jalan

Di Kelurahan Gunung Tabur, tepatnya di RT 8, sampah masih…

Kamis, 23 Januari 2020 09:42

Biar Mudah, Petani Butuh Teknologi

SANGATTA–Intensitas hujan yang terjadi di Kutim mulai dikeluhkan petani padi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers