MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 07 Desember 2019 09:56
Tumbalkan Karyawan, Selundupkan Moge, Dirut Garuda Dicopot secara Tidak Terhormat
SKANDAL BOS GARUDA: Erick Thohir (kedua kanan) dan Sri Mulyani (ketiga kanan) melihat barang bukti motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu. HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

PROKAL.CO, JAKARTA–Tanda tanya pemilik motor Harley Davidson yang diselundupkan melalui pesawat Garuda Indonesia kini terjawab. Motor gede (moge) itu diketahui merupakan milik Ari Askhara yang merupakan direktur utama Garuda Indonesia.

Atas tindakan penyelundupan itu, Ari pun dicopot dari jabatannya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, Ari dicopot secara tidak terhormat dari jabatan orang nomor satu di maskapai pelat merah itu.

“Ketika kita ingin mengangkat citra BUMN, kinerja BUMN, tapi kalau oknum-oknum di dalamnya tidak siap, ini yang terjadi. Dan itu saya sebagai menteri BUMN akan memberhentikan saudara dirut Garuda,” tegas Erick di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis (5/12).

Dia menjelaskan, berdasar laporan komite audit Garuda Indonesia yang disampaikan padanya, Ari membeli moge klasik Harley Davidson tipe Softail Head tersebut pada April 2019. Ada catatan transfer sejumlah uang kepada manajer keuangan Garuda di Amsterdam, Belanda. “Itu sungguh yang menyedihkan. Itu proses secara menyeluruh di dalam sebuah BUMN, bukan individu. Menyeluruh,” jelasnya.

Moge tersebut kemudian dipereteli dan diangkut dengan pesawat Garuda jenis Aibus A300-990 Neo. Pesawat baru itu terbang dari Toulouse, Prancis, ke Bandara Soekarno-Hatta. Di pesawat, claim tag moge itu atas nama SAW. Dalam manifes penumpang, inisial yang paling cocok adalah Satyo Adi Swandhono yang merupakan manajer senior di maskapai pelat merah itu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, moge atas nama SAW itu berada di bagasi penumpang yang berlokasi di bagian lambung pesawat. Saat pesawat parkir di hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) untuk kepentingan seremoni, petugas dari Direktoprat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai lalu memeriksa isi pesawat tersebut.

Tidak ditemukan pelanggaran kepabeanan saat memeriksa kabin kokpit dan penumpang, termasuk kargo. Namun, saat memeriksa bagasi penumpang, petugas bea cukai menemukan 18 koli dengan perincian 15 koli spare part Harley Davidson bekas dalam kondisi terurai dan 3 koli berisi 2 Brompton plus aksesori sepeda.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengatakan SAW tidak memiliki hobi mengendarai sepeda motor, melainkan hobinya mengendarai sepeda. Dia pun heran jika memang SAW membeli motor antik tersebut. “Kami akan terus liat saudara SAS (SAW) yang kami tahu tidak punya hobi motor tapi impor Harley, dia hobi sepeda,” imbuhnya.

Dia pun menduga, SAW “memasang badan” untuk pembeli sebenarnya dari Harley tersebut. “Tampaknya yang bersangkutan SAS (SAW) pasang badan dan Pasal 130 C Undang-Undang (UU) Kepabeanan menyebutkan, mereka yang memberikan keterangan lisan atau tertulis yang tidak benar, yang dilakukan untuk pemenuhan kewajiban kepabeanan memiliki konsekuensinya,” tegas dia.

Awalnya, SAW mengaku membeli moge itu lewat situs dagang e-Bay. Namun, petugas tidak menemukan identitas si penjual. Pengakuan SAW itu dinilai mencurigakan karena dia tercatat memiliki utang Rp 300 juta untuk renovasi rumah. Padahal, harga moge itu bisa mencapai Rp 800 juta.

Ani memerinci, untuk sepeda Brompton diperkirakan seharga Rp 50 juta hingga Rp 60 juta per unit. “Dengan demikian, total kerugian negara potensinya adalah Rp 532 juta hingga Rp 1,5 miliar,” tutur Ani.

Erick melanjutkan, penyelundupan itu bukan hanya kasus perdata mengingat timbul kerugian negara. “Apalagi di sini ada kerugian negara. Tentu ada pidananya,” beber dia. Atas praktik penyelundupan itu, Erick menyebut akan memberhentikan Ari dari jabatannya. Nantinya, jabatan Ari akan diisi oleh Plt yang akan ditunjuk.

Sebelum mencopot Ari dari jabatannya, Erick awalnya telah meminta siapa pun yang terlibat untuk mundur. Namun, tampaknya Ari tak bergeming dan akhirnya Erick pun mengambil sikap untuk mencopot Ari secara tidak terhormat.

KOMPAK MEMBISU

Coba dikonfirmasi terkait pencopotan Dirut Garuda Indonesia Ari Ashkara, jajaran direksi maskapai pelat merah itu kompak membisu. Bahkan, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah sampai berlari keluar dari ruang rapat Komisi VIII DPR RI untuk menghindari wartawan. Pikri memilih keluar melalui jalan belakang menuju kantin saat diserbu wartawan setelah rapat membahas biaya penerbangan haji.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan juga enggan berkomentar banyak saat ditemui dalam kesempatan yang sama. Dia hanya mengatakan, pihaknya akan mengikuti instruksi dari menteri BUMN. “Itu kami enggak ngasih komentar lah. Kan Pak Menteri (BUMN) sudah memberikan statement. Kami ikut saja,” ungkapnya.

Ikhsan tak mau menanggapi soal statement-nya yang dilontarkan sebelumnya. Dalam pernyataannya Selasa (3/12), dia menegaskan, karyawan Garuda Indonesia sudah self declare pada petugas bea cukai terkait barang bawaannya. Sementara itu, Menteri Keuangan menyebut tidak ada declare soal itu. Ikhsan hanya berjalan cepat berupaya menghindari wartawan. Dia pun langsung ke gedung sekretariat jenderal DPR.

Ditemui di lokasi yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti memastikan, tidak ada kepincangan dalam operasional Garuda Indonesia imbas pencopotan dirut Garuda. “Jadi yang kami pegang key person-nya ya. Direktur operasional, direktur teknik, dan direktur safety,” tegasnya.

Disinggung soal laporan otoritas bandara atas kasus Harley Davidson yang numpang pesawat baru Garuda, A330-900 Neo dari Prancis, Polana membenarkan adanya ketidaksesuaian dengan flight approval yang disampaikan. “Yang tidak sesuai dengan flight yang ada manifes di flight approval,” ungkapnya. Untuk nama-nama manifesnya sendiri, dia mengaku belum melihat langsung laporan resminya.

Ketidaksesuaian itu, lanjut dia, termasuk pelaporan kargo. Dalam flight approval-nya, Garuda Indonesia tak menyertakan adanya kargo dalam penerbangannya tersebut. (dee/mia/JPG/rom/k8)


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 10:24

Kerawanan Pilkada Didominasi Wilayah Timur

JAKARTA- Indonesia Timur nampaknya masih menjadi kawasan yang membutuhkan treatment…

Selasa, 25 Februari 2020 17:13

Cuma Sehari, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Mobil Dinas Ketua KPU Samarinda

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda…

Selasa, 25 Februari 2020 15:25

Mahathir Jadi Pelaksana Tugas sampai PM Baru Terpilih

KUALA LUMPUR– Politik Malaysia meledak dalam 24 jam terakhir. Perdana…

Selasa, 25 Februari 2020 15:22

Di Kawasan Ini Diperbolehkan Bangun Pabrik Semen, Bagaimana Nasib Wisatanya...??

SAMARINDA –Draf rencana peraturan daerah zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau…

Selasa, 25 Februari 2020 15:19

Main Aman di Musda Golkar, Hindari Konflik Antarkader, Pemilik Suara “Dikondisikan”

SAMARINDA–Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kaltim tinggal menghitung hari. Rencananya, ajang…

Selasa, 25 Februari 2020 15:14

Tol Balsam Gratis sampai Lebaran

BALIKPAPAN–Tampaknya Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) bakal dilintasi secara gratis hingga libur…

Selasa, 25 Februari 2020 13:18

Tanpa Corona Batu Bara Sudah Susah

Pada awal 2020, Tiongkok yang menjadi tujuan utama ekspor Kaltim…

Selasa, 25 Februari 2020 11:47

PPU Banjir, Apakah Lokasi IKN Rawan Banjir Juga..?

JAKARTA- Salah satu kawasan yang hendak dijadikan lokasi ibu kota negara…

Selasa, 25 Februari 2020 11:41

WOW..!! Pembangunan Tol dan Mal Menjadi Incaran Swasta di Ibu Kota Baru

JAKARTA- Ibu Kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi incaran…

Senin, 24 Februari 2020 17:27

Dicalonkan Ketua Golkar Kaltim, Isran Tersenyum dan Enggan Jawab Pertanyaan Wartawan

SAMARINDA - Isran Noor kembali enggan menjawab pertanyaan wartawan. Kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers