MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 07 Desember 2019 09:43
Halo Pemerintah dan PLN..!! 75 Kampung yang Belum Teraliri Listrik Nih..!!
SERAP ASPIRASI: Wabup Edyanto Arkan (kiri) mendengarkan keluhan masyarakat Kampung Randa Empas, Kecamatan Bentian Besar, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Masih banyak kampung di Kubar belum terlayani listrik dari PLN. Pemkab Kubar berencana membawa manajemen PLN memantau kawasan yang belum menikmati listrik.

 

SENDAWAR - Bukannya meringankan beban, tapi malah memberatkan. Hal itu yang dirasakan warga Kampung Randa Empas, Kecamatan Bentian Besar, mengenai listrik. Tidak sedikit uang mereka keluarkan untuk membayar listrik yang dikelola kampung setempat.

“Kalau empat jam mulai pukul 18.00 sampai 22.00 Wita, biayanya Rp 200 ribu per bulan. Kalau seharian (24 jam) Rp 800 ribu. Lama-lama juga tidak sanggup bayar listrik mahal seperti ini,” terang beberapa warga Kampung Randa Empas. 

Kondisi tersebut sudah lama disampaikan kepada pemerintah, agar memberikan solusi dengan listrik dari PLN. "Kami (warga) berharap, mendapat listrik dari PLN. Kalau memakai listrik PLN jauh lebih murah, paling hanya Rp 150 per bulan. Tolong Pemkab Kubar berikan solusi kepada kami," pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan, masalah listrik terus diperjuangkan. Sebab, masih ada 75 kampung di Kubar belum menikmati listrik. "Persoalan listrik memang harus segera diselesaikan karena ini kebutuhan mendasar," kata Wabup.

Menurut dia, pemkab akan membawa pihak PLN melihat kondisi daerah yang belum teraliri listrik, agar bisa segera mendapat solusi. Kalau tidak dapat ditarik jaringan, harus ada mesin pembangkit listrik. “Mesin itu bisa dibuat apabila listrik dari Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara menuju Kecamatan Melak, Kabupaten Kubar tersambung," bebernya.

Pemerintah tidak tutup mata tentang kebutuhan masyarakat, khususnya Kampung Randa Empas, walaupun ada listrik tapi biayanya mahal. Warga diminta bersabar terhadap perjuangan yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, mandiri, dan sejahtera. (rud/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 21:17

Dilecehkan Atasan, Korban Malah di PHK, Manajemen Membantah

SANGATTA – Pelecehan seksual terjadi di PT Madhani, Kecamatan Bengalon.…

Jumat, 24 Januari 2020 09:52

Virus Corona Belum Terdeteksi, Pelabuhan Pondong Perketat Kapal Asing yang Masuk

Sudah belasan kapal asal Tiongkok dengan ratusan anak buah kapal…

Jumat, 24 Januari 2020 09:51

Lindungi Beluku dengan Perda

TANA PASER –Untuk menjaga kelestarian populasi biuku atau beluku di…

Kamis, 23 Januari 2020 17:39

Bawaslu Kutim Pertegas Komitmen Parpol

SANGATTA–Pada tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada), Bawaslu Kutim mulai menginventarisasi…

Kamis, 23 Januari 2020 09:49

Dua Tahun Fokus Perbaikan Jalan

Kurun 2011-2017, pembangunan infrastruktur  jalan di Kukar meningkat signifikan. Sedangkan…

Kamis, 23 Januari 2020 09:48

Akses Tiga Kampung di Pesisir Terbuka

SENDAWAR - Akses penghubung sebagian kampung di Kecamatan Muara Pahu…

Kamis, 23 Januari 2020 09:47

Sudah Ditangkap dan Ditembak, Bandar Sabu Baru Ngaku Nyesal

TENGGARONG–Setelah tak mengindahkan tembakan peringatan, polisi akhirnya melumpuhkan bandar terduga…

Kamis, 23 Januari 2020 09:44

Sampah Terus Jadi Masalah, Tumpukan Berhamburan ke Jalan

Di Kelurahan Gunung Tabur, tepatnya di RT 8, sampah masih…

Kamis, 23 Januari 2020 09:42

Biar Mudah, Petani Butuh Teknologi

SANGATTA–Intensitas hujan yang terjadi di Kutim mulai dikeluhkan petani padi,…

Kamis, 23 Januari 2020 09:41

Tahun Depan Prioritaskan Perbaikan Drainase

TANJUNG REDEB–Salah satu kelurahan di Tanjung Redeb melakukan musyawarah perencanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers