MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 07 Desember 2019 09:26
Surat Palsu Kepemilikan Tanah, Mantan RT Dinyatakan Bersalah, Tuntut NCI Ganti Rugi

PROKAL.CO,

Merasa tanahnya "dirampas", untuk memuluskan bisnis emas hitam, Buhaera geram. Warga Palaran itu meminta lahannya yang telah rusak dikembalikan dan menuntut ganti rugi.

 

SAMARINDA–Dianggap merusak lingkungan, Buhaera bersikeras menuntut pihak-pihak terkait, yakni Dahlan Talle dan PT NCI sebagai pemegang izin usaha pertambangan (IUP), bertanggung jawab.

Kembali dikonfirmasi, (5/12), Buhaera menjelaskan, Dahlan Talle yang merupakan mantan ketua rukun tetangga (RT) di kawasan tersebut menyalahi aturan. “Kan surat klaim kepemilikan tanahnya kalah sama yang kami (warga) punya. Dia (Dahlan) punya 2013, sementara surat kepemilikan tanah itu sejak 2005 sudah terbit, dan bukan atas nama dia,” ungkapnya. Perkara surat palsu itu menyatakan Dahlan bersalah, namun hanya berstatus tahanan rumah. Pasalnya, sebagai pertimbangan hakim, ada perkara perdata yang harus lebih dulu dijalani. Buhaera terkejut begitu mendengar kabar NCI tidak mengetahui ada perusahaan lain yang beraktivitas di lahan yang sedang bersengketa.

“Agar NCI tidak mengeluarkan izin apapun kepada perusahaan lain tanpa ada kesepakatan dengan pemilik lahan,” ungkapnya.

Aktivitas pertambangan, lanjut Buhaera, tidak mungkin berjalan tanpa ada izin dari NCI. “Kan lahan saya yang diserobot, kenapa tidak ada melapor ke kami. Kondisinya sekarang sudah rusak parah,” tambahnya. Menurut dia, pihak NCI tidak mungkin tidak tahu tanah tersebut secara sah milik Buhaera. Anehnya, pengerjaan tersebut masih berjalan. “Dahlan itu sudah mengaku bersalah, pihak kecamatan juga sudah mencabut surat yang sempat diklaimnya itu. Kami semua punya bukti-bukti,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers