MANAGED BY:
MINGGU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 05 Desember 2019 23:17
Tak Diberi Uang Bensin, Suami Tega Pukul Istri

PROKAL.CO, SAMARINDA–Lantaran tidak diberi uang Rp 100 ribu, Arisal (45) tega melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya.

Kejadian bermula pada Minggu (26/10) sekitar pukul 18.30 Wita di rumahnya, Jalan Poros Samarinda-Bontang, Gang Muslimin, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara. Tersangka Arisal (45) meminta uang kepada istrinya, Mansiar (45). Setelah diberi uang, Arisal masih saja mengeluh, sedangkan istrinya membalas dengan omelan bertubi-tubi.

Arisal pun naik pitam dan memukul korban dengan sapu serta mengancam akan membunuh korban. Merasa terancam, Mansiar melaporkan perbuatan suami ke Kepolisian Polresta Samarinda keesokan harinya, 27 Oktober.

Saat petugas menuju kediaman Arisal (45), pria yang bekerja sebagai driver taxi online itu tidak ada di tempat. "Dia sudah lari ke Bontang," terang Wakasat Reskrim Polresta Samarinda AKP M Aldy Harjasatya.

Saat melakukan pencarian di Bontang, ternyata Arisal kembali berhasil melarikan diri. "Di Bontang dia lari ke rumah keluarganya, sehabis itu dia lari lagi, mobilnya juga ditinggal," lanjutnya.

Setelah berhasil melarikan diri lagi, bapak enam anak itu langsung menuju Makassar. Sebulan berselang, Arisal kembali ke Samarinda dan dibekuk petugas pada Senin (2/12) sekitar pukul 20.00 Wita di rumah rekannya di Gang Makassar, Sungai Siring. "Dari hasil penyelidikan ada motif lain juga, uang tersebut buat beli narkoba, tapi barang bukti tidak ditemukan, cuma korek," beber perwira balok tiga tersebut.

Namun, saat dimintai keterangan, Rabu (4/12), pria berperawakan tegap itu bersikukuh mengaku hanya meminta uang kepada istrinya tersebut untuk membeli bahan bakar mobil. "Saya minta uang untuk beli bensin saja," ucapnya. "Saya baru sekali bertengkar, saya kembali ke Samarinda ingin damai," sambungnya.

Kini Arisal harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. Dia dijerat dengan Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (*/dad/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 22:40

Jamin Keamanan Perayaan Imlek, 300 Personel Disiagakan

SAMARINDA–Menjaga keamanan dan ketertiban dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2571.…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:40
Dugaan Korupsi Dana Hibah NPC 2013

Dua Terdakwa Menyoal Peran Ketua NPC

SAMARINDA–Ardiansyah dan Taufiq Susanto menyoal peran mereka dalam kasus hibah…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:37

Sepekan Rusak, Tugu Belum Ada Perbaikan

SAMARINDA–Sudah sepakan, Tugu Parasamya Purnakarya Nugraha di persimpangan Mal Lembuswana…

Jumat, 24 Januari 2020 22:35

Ungkap Kematian Yusuf, Polisi Panggil Dokter Forensik, Kuasa Hukum Angkat Bicara

Penyebab pasti kematian Yusuf Ahmad Gazali (4) masih belum jelas.…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Seni Mural, Tambah Kesan Elok Kota Tepian

Sapuan garis berulang silih berganti membentuk suatu gambar dua dimensi.…

Jumat, 24 Januari 2020 22:32

Soal Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, Tunggu Keputusan Pusat

SAMARINDA-Keberadaan tenaga honorer di lingkungan pemerintah tengah jadi perbincangan. Pasalnya,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:30

Antisipasi Corona, Bandara APT Pasang Thermal Scanner

SAMARINDA-Virus corona yang tengah mewabah di Tiongkok, membuat Wuhan, salah…

Kamis, 23 Januari 2020 17:33

Pelaku Curanmor Dibolongi Kakinya, Pincang Deh...

SAMARINDA–Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap dilakukan Muhammad Suaib,…

Kamis, 23 Januari 2020 17:32

Telusuri Penyebab Instansi Mandek Bayar Air

SAMARINDA–Upaya PDAM Tirta Kencana mengejar piutang dari instansi pemerintah disorot…

Kamis, 23 Januari 2020 17:28

Dianggap Lalai, Dua Pengasuh Ikuti Proses Hukum

Perlahan dan pasti tabir misteri hilangnya Yusuf Ahmad Gazali saat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers