MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 05 Desember 2019 11:31
Bawa Misi Dagang, Gubernur Jatim Berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post

PROKAL.CO, Dalam lawatan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ke Kaltim untuk misi dagang. Mantan menteri sosial itu bersama rombongan tim dari Jatim menyempatkan diri ke Gedung Biru Kaltim Post Group (KPG), Balikpapan, kemarin (4/12).

 

DINA ANGELINA, Balikpapan

 

SOAL potensi perdagangan antara kedua provinsi hingga rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) menjadi pembahasan sore kemarin. Kedatangan Khofifah, ibarat jemput bola untuk membangun hubungan kerja sama yang baik dengan Kaltim. Bahkan tak tanggung-tanggung, dia membawa anggota tim dari Jatim. Hal yang jarang dilakukan kepala daerah lainnya di Indonesia.

Perempuan 54 tahun itu membawa jajaran pejabat. Di antaranya, Asisten II Bidang Perekonomian Sekprov Jatim Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi, serta Kepala Dinas PU Cipta Karya Jatim Rudy Ermawan. Kemudian Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim Mas Purnomo Hadi dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Dradjat Irawan.

Tidak hanya itu, turut hadir Kepala Dinas Perkebunan Jatim Karyadi, Kepala Biro Umum Setprov Jatim Anshari, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Jatim Aries Agung. Ada pun rombongan disambut Direktur Utama Kaltim Post Ivan Firdaus. Ditemani Direktur Kaltim Post Erwin D Nugroho dan Pemimpin Redaksi Kaltim Post Faroq Zamzami.

Mewakili Kaltim Post, Ivan menuturkan, rasa terima kasih atas kunjungan gubernur Jatim beserta tim tersebut. Apalagi dari pertemuan itu ada pembahasan tentang potensi kerja sama antara kedua provinsi. Saling bertukar saran dan informasi tentang daerah masing-masing. Mereka juga membahas sejauh apa rencana pembangunan IKN dan kondisi Kaltim secara umum saat ini.

Misalnya, progres pembangunan Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam), rencana pembangunan Jembatan Tol Balikpapan–Penajam Paser Utara. Khofifah menjelaskan, dalam kunjungannya itu berkaitan dengan misi dagang antara Jatim dan Kaltim.

Balikpapan menjadi lokasi keenam gelaran misi dagang. Sekaligus menjadi lokasi terakhir untuk pelaksanaan di 2019. Pihaknya menargetkan transaksi misi dagang mencapai Rp 500 miliar. “Tapi terakhir saya cek sudah tembus Rp 605 miliar dan ini masih terus berproses. Alhamdulillah sudah berhasil melebihi dari target,” katanya.

Dia berpendapat cara itu merupakan pola win-win profit. Pihaknya membawa trader and buyer sekaligus. Dia membeberkan, tahun lalu produk Kaltim yang masuk ke Jatim nilainya Rp 40 triliun. Sebaliknya produk Jatim yang masuk di Kaltim hingga Rp 54 triliun. Artinya komunikasi antara pedagang dan pembeli dari Jatim dan Kaltim sangat baik.

“Tentu saya berharap dari persiapan ibu kota negara, Kaltim akan membangun penguatan kemitraan yang lebih luas. Sektor apa yang bisa didukung Jatim atau sektor apa yang materiel utamanya dari sini lalu diolah di sana dan sebaliknya,” jelasnya. Apalagi untuk pembangunan infrastruktur IKN, kata Khofifah, Jatim terbuka luas untuk itu.

Ada keberadaan pabrik semen dan baja yang terkenal cukup kuat di Jatim. Kemudian tidak melupakan bahwa Jatim juga unggul dalam hal kekuatan logistik. “Artinya lihatlah kami, bahwa insyaallah partnership antara Jatim dan Kaltim memungkinkan untuk mendukung pertumbuhan yang lebih signifikan. Itu artinya yang kita bangun win-win profit,” bebernya.

Tidak hanya soal IKN, Khofifah juga melirik potensi kerja sama yang lain yakni kemungkinan untuk tren industri 4.0. Terutama dalam industri olahan makanan dan minuman (mamin) yang termasuk tertinggi saat ini. Dia berpendapat, Jatim adalah provinsi yang paling advance dari seluruh daerah di Indonesia dalam hal industri mamin.

Dia menawarkan tiga opsi yang bisa dilakukan untuk mengembangkan industri mamin di Kaltim. Pertama pelaku usaha mamin di Kaltim bisa training ke Jatim. Kedua mentor dari Jatim yang datang Kaltim. “Atau opsi lain investor yang akan berinvestasi di sini. Mengingat kebutuhan IKN nanti pasti besar sekali. Jadi tiga opsi ini bisa dilakukan secara bertahap maupun secara bersama,” ujarnya.

Terakhir, Khofifah memperkenalkan potensi tanaman porang yang dirasa cocok untuk tumbuh di Kaltim. Porang merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian dan banyak kegunaannya. Khofifah menjelaskan, porang memiliki pasar yang luar biasa. Tetapi tidak dibudidayakan pada lahan kosong. Melainkan harus di bawah tanaman teduh.

Dia melihat lahan hutan di sini luar biasa dan potensial untuk budi daya porang. Tidak perlu lahan baru bisa manfaatkan hutan lindung. Jadi, bisa jalin komunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mendapat izin penggunaan lahan tersebut. “Ada SK dari Kemenkumham untuk dilegalkan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH),” tuturnya.

Sementara Jatim sudah ada 1.900 LMDH, mereka punya legalitas untuk menanam area di bawah hutan lindung. Menurutnya, porang juga tidak mengganggu, baik untuk aspek kehutanan maupun lingkungan. Jadi, tidak menutup kemungkinan untuk Kaltim mengembangkan porang karena potensialnya yang besar.

“Ambil bibit bisa di Jatim. Saya rasa kalau Dinas Kehutanan dan Pertanian di sini bisa membangun komunikasi. Ambil calon petani untuk mempelajari bagaimana teknik pengembangan porang,” pungkasnya. (rom/k16)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 11:21

Lapan Garap Pesawat Amphibi, Target 2024 Bisa Terbang Perdana

JAKARTA– Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) terus menggarap proyek…

Minggu, 19 Januari 2020 10:39

Banjir Surut, Tapi Tetap Waspada Karena Samarinda Masih Potensi Hujan Lebat

 Samarinda - Empat hari sudah warga Jalan Pakis Merah, Kelurahan Sempaja…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:50

Perpanjangan Runway Bandara Ini Masih Abu-Abu

SAMARINDA–Untuk menunjang transportasi di ibu kota negara (IKN), landasan pacu…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:49

Daerah Resapan Air Berubah Jadi Beton, Jangan Heran Banjir Terus Datang

Kurangnya ruang terbuka hijau hingga sistem drainase yang buruk membuat…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:47

Kemenaker Siapkan Kartu Pra Kerja Proyek IKN

BALIKPAPAN–Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim membuka banyak kesempatan…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:34

Tersangka Jiwasraya Juga Dijerat Pasal Pencucian Uang

JAKARTA-- Para tersangka kasus PT Asuransi Jiwasraya dikenakan pasal tindak…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:34

Ini Alasan Mengapa Bangun IKN Ada Keterlibatan Asing

JAKARTA- Dipilihnya tiga warga negara Asing (WNA) sebagai dewan pengarah…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:07
Jalinan Kedekatan Natuna dengan Negara-Negara Tetangga

Berobat ke Johor, Jual Ikan ke Singapura dan Hongkong

Di luar ketegangan di lautan, ada kedekatan antara warga Kepulauan…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:03

Diduga Penularan Antraks dari Daerah Lain

JAKARTA- Kementerian Kesehatan kemarin (17/1) mengunjungi Gunung Kidul guna memastikan…

Jumat, 17 Januari 2020 23:00

Banjir Samarinda Cuma Komoditas Politik

SAMARINDA-Gaya komunikasi Wali Kota Syaharie Jaang dalam menyikapi banjir di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers