MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Rabu, 04 Desember 2019 12:39
Jangan Kucilkan Penderita Gangguan Mental, Rangkul Korban
RANGKUL PASIEN: Lingkungan menjadi peran yang paling berpengaruh untuk pasien mental illness. Oleh sebab itu, hargai siapa saja yang menjadi korban. Sebab, ketika mereka dihargai dan didengar, pikiran dan perasaan mereka akan lebih mudah membaik. (PIXABAY.COM)

PROKAL.CO,

PANDANGAN yang buruk terhadap gangguan mental membuat banyak orang berusaha menutupi atau menolak kenyataan jika menderita masalah kesehatan mental. Ditambah lagi tak semua orang mampu mengutarakan perasaan hingga mungkin masih sulit menyampaikan perasaan.

Salah satunya Zelanio Beth Cicilia yang sudah tiga tahun terakhir mengidap self injury. Membuatya melakukan tindakan melukai tubuh dengan benda tajam atau benda tumpul. Misal, menyayat atau membakar kulit, memukul tembok, membenturkan kepala, dan mencabuti rambut.

“Saya enggak tahu pasti kenapa dan kapan mengalami hal ini. Yang saya tahu, setiap mengalami tekanan, saya akan berusaha menyakiti diri,” tutur perempuan yang akrab disapa Cici itu.

Dia menyebut, masih berjuang mengurangi self injury yang diderita. Tiga tahun dirinya mencoba menahan tak menyakiti diri meski sering gagal dan mengulang kebiasaan buruk itu. “Entahlah, ada rasa lega. Memang terkesan dramatis, bahkan bisa aja sebagian orang menganggap ini aneh,” ujar perempuan 23 tahun itu.

Pertama kali melukai diri saat sang ibunda tercinta harus berpulang karena sakit jantung. Sudah jatuh tertimpa tangga, sang ayah menikah lagi dan meninggalkan sendiri. “Hidup saya itu kayak cerita klise di novel. Ketika ayah pergi ninggalin saya ke Bandung di usia 20. Saya melepas kuliah saya, mencari kerja untuk survive. Dari hal itu, saya suka nyakitin diri sendiri kalau lagi sedih,” ungkapnya.

Cici mengaku tak memiliki keluarga. Orangtuanya merantau ke Samarinda sejak menikah. Kendati demikian, Cici tak benar-benar hidup sendiri. Kini dirinya memiliki sahabat, Riska yang juga satu rumah kontrakan dengannya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 11:47

Dilema Belajar Online, Guru dan Orangtua Dituntut Saling Sesuaikan Kondisi

Pandemi virus corona memaksa masyarakat beraktivitas lain dari biasanya. Imbauan…

Senin, 03 Agustus 2020 11:46

Tatap Muka Hanya untuk Zona Hijau

SURAT keputusan bersama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian…

Senin, 03 Agustus 2020 11:45
Daring Tak Efektif, Guru Harus Kreatif

Dulu Guru Sabar dengan Anaknya, Sekarang Sabar dengan Orangtuanya

SEJAK Maret, semua sekolah diimbau untuk melakukan kegiatan belajar dari…

Senin, 03 Agustus 2020 11:43

Belajar Daring, Terapkan Disiplin Tanpa Paksaan

METODE belajar paling efektif pada dasarnya adalah tatap muka. Sebab,…

Selasa, 28 Juli 2020 09:37

Ini Dia, Menu Diet yang Tepat Selama Pandemi Covid-19

Makanan bergizi harus menjadi yang utama untuk meningkatkan imun tubuh…

Selasa, 28 Juli 2020 09:34

Kayu Manis Mampu Mencegah Diabetes Tipe 2

 Kayu manis telah lama dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Dalam…

Senin, 20 Juli 2020 10:36

Waspada Gangguan Kulit yang Tak Bisa Sembuh

SEAKAN tidak peduli, masyarakat kerap saja percaya dengan kosmetik ilegal.…

Senin, 20 Juli 2020 10:30

Ada Izin Edar, Bikin Tenang Berjualan

PADA 2013, Ria Rahim sudah bisa meracik losion handbody. Sebagai…

Senin, 20 Juli 2020 10:14

Creamy Avokad dan Kopi Bertemu, Jadi Begini Nikmatnya...

TAK semua buah cocok bersanding dengan pahitnya kopi. Nah, buah…

Senin, 20 Juli 2020 10:13

Shawarma dengan Cita Rasa Khas

Tampil beda dengan hidangan khas hotel. Kebab atau shawarma dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers