MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 03 Desember 2019 10:47
Mirisnya, Lima Tahun Perpustakaan Berjalan, tapi Banyak Ditinggalkan

Pojok Baca di Tengah Kota Upaya Tingkatkan Minat Baca

KURANG DIMINATI: Salah satu taman baca masyarakat yang gencar menggaungkan budaya membaca tapi tidak terbina oleh Dinas Perpustakaan Kutim. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO,

Zaman serba digital. Di tengah kemajuan teknologi tinggi, hampir semuanya diakses lewat gawai. Membaca buku, kebiasaan yang semakin ditinggalkan. Namun, tak sedikit pula orang yang lebih memilih bacaan versi cetak ketimbang akses lewat dunia maya.

 

MINAT membaca masyarakat di Kutai Timur (Kutim) tergolong rendah. Segala upaya sudah dilakukan. Namun, membiasakan baca buku tak semudah membalikkan telapak tangan. Hal itu serupa dengan di daerah lain.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kutim Suriansyah mengatakan, minat baca yang rendah dapat terlihat dari minimnya kunjungan ke perpustakaan daerah dan sedikitnya warga yang suka membaca. Padahal, sejumlah upaya telah dilakukan. Di antaranya, penyediaan buku bacaan di perpustakaan yang sudah ada di setiap desa sejak lima tahun lalu. “Tapi mayoritas tutup semua, karena memang masyarakat hampir di semua daerah tidak suka membaca," ujarnya saat diwawancarai setelah coffee morning pada kemarin (2/12).

Bagi DPK Kutim, tak sulit untuk menumbuhkan kebiasaan membaca. Memanfaatkan waktu luang dengan membaca, bisa semakin menumbuhkan kebiasaan membaca. Terobosan anyar, Suriansyah berencana membuat pojok baca di kawasan smart city, Polder Sangatta Utara. Selain di sana, beberapa tempat keramaian jadi sasaran dengan menggunakan mobil perpustakaan keliling.

Pihaknya kini menggarap kerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN) Sangatta. Membuat memorandum of understanding (MoU) untuk mendirikan pojok baca di kantor pengadilan. Hal itu, kata dia, jadi gebrakan baru yang langsung menyasar masyarakat. "Saya memilih kantor pengadilan karena di sana ramai orang mengantre. Mereka bisa menunggu sambil membaca, supaya menghilangkan kejenuhan," terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers