MANAGED BY:
KAMIS
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 03 Desember 2019 10:35
Insentif Investasi Pertanian dan Peternakan Ditambah
KEBUTUHAN BESAR: Pemerintah mempermudah investor yang ingin mengembangkan peternakan sapi di Tanah Air, termasuk Kaltim.

PROKAL.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan insentif pajak bagi investasi di bidang pertanian, tanaman rempah-rempah, aromatik atau penyegar, narkotik dan obat-obat lainnya dengan cakupan pala. Insentif tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2019 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha Tertentu.

Dalam beleid yang diteken Jokowi 12 November lalu, insentif diberikan dengan tiga kriteria. Pertama, memiliki nilai investasi tinggi atau untuk ekspor. Kedua, memiliki penyerapan tenaga kerja besar. Ketiga, memiliki kandungan lokal tinggi.

Kalau syarat investasi tersebut terpenuhi, investor akan diberikan insentif berbentuk pengurangan penghasilan netto sebesar 30 persen dari jumlah nilai penanaman modal yang berupa aktiva tetap berwujud. Modal tersebut termasuk tanah yang digunakan untuk kegiatan utama investasi yang dibebankan selama enam tahun, dengan besaran masing-masing sebesar 5 persen per tahun.

Fasilitas pajak penghasilan tersebut dapat dinikmati investor sejak mulai produksi komersial. Selain fasilitas tersebut, investor bisa mendapatkan insentif lain berbentuk pengenaan pajak penghasilan atas dividen yang dibayarkan kepada wajib pajak luar negeri. Selain bentuk usaha tetap di Indonesia sebesar 10 persen atau tarif yang lebih rendah menurut perjanjian penghindaran pajak berganda yang berlaku dan kompensasi kerugian investasi dengan lama lima tahun tapi kurang dari 10 tahun.

Untuk kompensasi kerugian diberikan dengan beberapa ketentuan. Salah satunya, tambahan satu tahun apabila mengeluarkan biaya untuk infrastruktur ekonomi atau sosial di lokasi usaha paling sedikit Rp10 miliar.

Selain bidang usaha tersebut, ada banyak bidang yang diberikan kesempatan Jokowi untuk mendapatkan insentif tersebut. Bidang tersebut antara lain, pertanian jagung, kedelai, padi hibrida, aneka umbi palawija, tebu, buah tropis dan subtropis, lada. Juga bidang usaha sapi potong, pembibitan dan budidaya sapi perah, pengusahaan hutan jati, pinus, sonokeling dan cendana.

Untuk pertambangan, fasilitas bisa dinikmati investor bidang gasifikasi batu bara, pengusahaan tenaga panas bumi, pertambangan bijih logam, bijih besi, nikel, tembaga, bauksit, mangan dan lain sebagainya. Dalam penjelasan beleid tersebut, Jokowi mengatakan kebijakan tersebut diberikan untuk mendorong percepatan realisasi investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan dan percepatan pembangunan di daerah tertentu dan pedalaman.

"Penentuan bidang usaha tertentu dan daerah tertentu yang menjadi tujuan penanaman modal yang memperoleh fasilitas pajak penghasilan dilakukan dengan prioritas pengembangan sektor guna menciptakan suatu ekosistem perekonomian yang menyeluruh," katanya seperti dikutip dari beleid tersebut, Senin (2/12).

Jokowi juga menyatakan beleid tersebut diterbitkan untuk memenuhi pelaksanaan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik dan mempercepat pelaksanaan berusaha. (ndu2)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 11 Desember 2019 13:05

2020, Pemerintah Larang Peredaran Minyak Curah, Asa Baru Bisnis Kelapa Sawit

SAMARINDA- Mulai 1 Januari 2020, Kementerian Perdagangan berencana melarang peredaran…

Rabu, 11 Desember 2019 13:03

Suplai Pisang Kepok Masih Kurang

SAMARINDA- Petani pisang kepok di Kaltim dituntut meningkatkan produksi. Pasalnya,…

Senin, 09 Desember 2019 12:57

Pembangunan IKN, Para Pekerja Wajib Bersertifikat

Tenaga kerja lokal bisa diandalkan untuk menyukseskan pengerjaan proyek konstruksi…

Senin, 09 Desember 2019 12:51

Penurunan Harga Tiket Jangan Setengah-Setengah

SAMARINDA – Wacana penurunan harga tiket pesawat sebesar 30 persen…

Senin, 09 Desember 2019 10:11

Bisnis Roti di Samarinda Makin Menggiurkan

Bisnis kuliner khususnya roti, ternyata mempunyai ceruk pasar yang sangat…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:36

Tahun Depan, Pedagang Online Wajib Punya Izin

JAKARTA – Pelaku bisnis online kini tak bebas lagi. Melalui…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:35

Bisnis Mal Masih Perkasa, BIGmall Ajak MR DIY Bergabung, Wacanakan Bangun Pusat Kuliner

SAMARINDA – Penurunan harga batu bara sepanjang tahun ini nampaknya…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:30

Kerek Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini yang Dilakukan Bapenda

BALIKPAPAN – Pemerintah terus berupaya meningkatkan penerimaan dari pajak kendaraan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:47

Sasar Pasar Internasional, Kutim Ekspor 20 Ton Pisang

Komoditas pisang kepok atau kerap dikenal pisang sanggar yang tumbuh subur…

Jumat, 06 Desember 2019 09:29

Tingkatkan Ekosistem 4G LTE, Telkomsel Gratiskan Ganti Kartu dan Upgrade Simcard

SAMARINDA - Untuk meningkatkan eksosistem 4G LTE, Telkomsel kini menggariskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.