MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 02 Desember 2019 12:41
KPK Selidiki Kasus Lain Annas
Annas Maamun

PROKAL.CO, JAKARTA- Kebijakan Presiden Joko Widodo memberikan grasi kepada terpidana korupsi kasus alih fungsi lahan Annas Maamun terus menuai kritik. Apalagi, belakangan diketahui bahwa Annas juga terseret kasus lain yang ditangani KPK. Yakni, suap kepada anggota DPRD Riau terkait pembahasan RAPBD 2014 dan RAPBD tambahan tahun 2015 Provinsi Riau.

Deputi Direktur Indonesia Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar mengatakan, fakta tersebut membuktikan bahwa proses pemberian grasi di Indonesia belum transparan. Meski grasi menjadi kewenangan eksklusif presiden, idealnya, keputusannya melalui proses yang transparan. ”Itu tidak dipenuhi secara substansi untuk grasi yang diberikan presiden kepada Annas. Padahal, ternyata dia diketahui terlibat juga dalam kasus korupsi lainnya,” ujarnya kemarin (1/12).

Erwin menjelaskan, dalam konstitusi memang hanya disebutkan bahwa presiden perlu meminta pertimbangan Mahkamah Agung. Namun, lanjut dia, presiden bisa membuat sistem tersendiri jika memang ada keinginan untuk membuat prosesnya transparan. Misalnya, melibatkan KPK dalam proses grasi terpidana korupsi.

Jika prosesnya transparan, kata dia, publik menjadi tercerahkan dan tidak terus menduga-duga. Dalam proses pemberian grasi kepada Annas, pemerintah hanya memberikan informasi yang sepotong-sepotong. ”Kalau alasan sakit harus ada rekomendasi dokter. Ngga bisa kita dengar dia sakit saja. Harus ada evaluasi medis dan itu harus dituangkan dalam grasi tadi,” ujarnya. Karena itu, pihaknya mendesak ada evaluasi dalam proses pemberian grasi.

Sementara itu, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, pemberian grasi yang dilakukan presiden tidak diputuskan sendiri. Namun mempertimbangkan pendapat Mahkamah Agung dan Menkopolhukam. Soal adanya kasus lain yang melibatkan Annas, pemerintah menunggu prosesnya. ”Kalau ada perkembangan lebih lanjut, nanti kita lihat apa yang dilakukan KPK,” ujarnya.

Fadjroel enggan berspekulasi terkait kemungkinan pencabutan grasi. ”Kita akan melihat saja. Kita akan melihat perkembangannya,” kata Komisaris Utama PT Adhi Karya itu.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi memberikan grasi kepada Annas berupa potongan masa tahanan dari tujuh tahun menjadi enam tahun. Dengan grasi tersebut, Annas yang saat ini mendekam di Lapas Sukamiskin Bandung diprediksi bebas pada Oktober 2020. (far/fal)


BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 13:05

Danau Batur Jadi Hijau, Ikan Masih Aman

BANGLI- Air Danau Batur masih berwarna hijau, Selasa (28/1). Perubahan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:46

EMANGNYA MANJUR ..?? Puluhan Peserta Tes CPNS Kantongi Jimat

MALANG KOTA - Ribuan calon abdi negara kembali berjibaku dengan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:14

Dirjen Imigrasi Jadi Tumbal Kaburnya Harun Masiku

JAKARTA – Polemik kedatangan buron tersangka suap komisioner KPU Wahyu…

Rabu, 29 Januari 2020 11:59

Putri Raja Faisal Tertipu Pembelian Vila di Bali

JAKARTA- Putri Kerajaan Arab Saudi Lolowah binti Mohammed bin Abdullah…

Selasa, 28 Januari 2020 13:35

Tuai Penolakan, Wisatawan Tiongkok Pulang Lebih Cepat

PADANG- Penolakan dari berbagai unsur masyarakat di tengah kekhwatiran terhadap…

Selasa, 28 Januari 2020 12:59

119 Babi Mati di Marga, Diduga Terkena Virus AFC

TABANAN- Kasus kematian babi di Tabanan semakin merebak. Sebelumnya puluhan…

Selasa, 28 Januari 2020 10:40

Jika Pemerintah Bentuk DKN, Menko Polhukam Diusulkan Dibubarkan

JAKARTA- Rencana pemerintahan membentuk Dewan Keamanan Nasional (DKN) mendapat penolakan…

Selasa, 28 Januari 2020 10:39

Aset Tanah Seluas 1,9 Juta Meter Persegi Terpidana BLBI Dicurigai Dikorupsi dan Dijual

"Kami mencium ada potensi aset-aset tersebut dikorupsi oleh para jaksa…

Senin, 27 Januari 2020 14:14

Pakai Ilmu Apa Si Harun Masiku? KPK Bilang Seperti Cari Jarum dalam Sekam

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kewalahan mencari tersangka kasus suap…

Senin, 27 Januari 2020 14:08

Bisnis Pasar Gelap yang Menggiurkan di Batam, Akali Pajak, Harga Jadi Lebih Murah

Salah satu lapak di platform penjualan online itu langsung menarik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers