MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Senin, 02 Desember 2019 12:00
Polda Telusuri Jaringan Ganja Luar Kaltim
ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kaltim terus melakukan pengembangan terhadap tersangka Heru (30) dan Syaid alias Ebi (32) yang mengedarkan narkoba jenis ganja di Balikpapan. Keduanya dikabarkan kerap memasok pula ke luar Kaltim.

Modus mereka mengendalikan peredaran ganja antarpulau yang diorder melalui pesan WhatsApp. Setelah diorder, keduanya mengirimkan barang tersebut melalui jasa pengiriman kepada alamat yang dituju.

“Ini sedang ditelusuri jaringannya,” terang Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana bersama Direktur Reskoba Kombes Pol Akhmad Shaury.

Sejauh ini barang bukti yang diamankan ada dua kilogram. Saat diamankan, ganja kering tersebut masih dalam bentuk kemasan besar. Jumlahnya dua kemasan, masing-masing seberat satu kilogram. Saat Heru diamankan, ada 1 kilogram. “Dikembangkan ada 1 kilo dibawa Ebi,” urainya.

“Ebi memesan ganja pada Heru,” tuturnya. Dari pemeriksaan, rencana ganja 2 kilogram tadi hendak dikirim ke Makassar, Jakarta, Bandung, Sulawesi dan Malang. “Kami koordinasi ke semua polda di kota tadi, ditemukan masing-masing 1 kilogram,” paparnya.

Sementara, ganja dipesan pria tak punya pekerjaan tetap itu dari Medan. “Ini sedang kami telusuri jaringan Medan,” imbuhnya. Harganya kisaran Rp 3-4 juta per 1 kilogram.

Pada Januari 2019 lalu, Ditreskoba juga mengungkap dan menangkap Jauri Hermawanto (34) karena memiliki tanaman ganja di rumahnya, RT 33, Karang Rejo, Balikpapan Tengah. Bibit beli di Samarinda. Dengan modal Rp 100 ribu, dia berhasil menumbuhkan dua pohon.

Budi dayanya diteruskan hingga memiliki 15 pot tanaman. Delapan pot besar dan tujuh pot kecil. Masing-masing berisi satu batang tanaman. Baru setahun tanam. Pengakuannya untuk konsumsi sendiri.

Ilmu botani untuk budidaya diperoleh dari berbagi video di YouTube. Dari proses penyemaian, penyiraman, mengatur suhu ruangan hingga proses memanen. Karena di dalam ruangan, dia memakai lampu untuk penerangan.

Sementara tanah untuk media bercocok tanam diambil dari tanah di sekitar kandang sapi di Teritip, Balikpapan Timur. (aim/ms/k18)


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 12:03

Truk vs Motor, 1 Satu Tewas

KECELAKAAN melibatkan truk dan sepeda motor terjadi kemarin (12/12). Satu…

Kamis, 12 Desember 2019 13:41

Percobaan Penculikan Hebohkan Dunia Maya

BALIKPAPAN – Percobaan penculikan anak terjadi di Jalan PJHI Batakan…

Kamis, 12 Desember 2019 13:20

Abrasi dan Sampah Hantui Pantai Manggar

BALIKPAPAN - Mendekati pergantian tahun, gelombang di Pantai Manggar masih…

Kamis, 12 Desember 2019 12:26

Inflasi Balikpapan Diprediksi Tak Sampai 2 Persen

BALIKPAPAN – Memasuki perayaan Natal dan tahun baru, permintaan barang…

Rabu, 11 Desember 2019 12:16

Natal dan Pergantian Tahun Rawan Kejahatan

BALIKPAPAN-Polda Kaltim menganalisis potensi kerawanan keamanan jelang perayaan Natal dan…

Rabu, 11 Desember 2019 12:06

Investor Siap Asal Tata Kelola Jelas

Potensi PDAM bertransformasi sebagai BUMD juga dibahas dari sudut pandang…

Rabu, 11 Desember 2019 12:05

Diskusi Publik PDAM, Potensi Jadi Persero

Untuk menghasilkan laga kuncinya PDAM harus dikelola profesional dan mandiri.…

Rabu, 11 Desember 2019 12:02

Demi Hewan Peliharaan, Rela Rogoh Kocek Jutaan

Memiliki hewan peliharaan menjadi hobi sebagian orang. Tak jarang mereka…

Rabu, 11 Desember 2019 11:58

SOK JAGO ACUNG PEDANG..!! Enam Preman Pandansari Digulung Polisi

BALIKPAPAN - Tim Opsnal Polsek Balikpapan Barat mengamankan enam orang…

Selasa, 10 Desember 2019 11:46

Somber Bakal Dihidupkan Lagi, Tapi Tunggu Ini

Pelabuhan Somber akan digunakan untuk kapal tujuan Palu dan Mamuju…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.