MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 02 Desember 2019 11:55
Kaltim Jadi IKN, Rusia Didorong Segera Bangun Rel Kereta
Konsep Tak Jelas, Lahan Belum Tuntas
infografis rencana kereta api Kaltim yang pernah diwacanakan.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Konsep angkutan yang belum jelas dituding menjadi alasan proyek rel kereta api Kaltim tak kunjung terealisasi. PT Kereta Api Boneo (KAB) selaku investor belum memaparkan jenis angkutan yang akan dilalui rel kereta api trans Kalimantan itu. Karena sebelumnya, rel kereta api yang akan menghubungkan Kalteng dengan Kaltim itu dikhususkan sebagai angkutan barang. Yang akan mengangkut batu bara.

PT KAB merupakan anak perusahaan dari Russian Railways, perusahaan jasa pelayanan kereta penumpang dan barang di Rusia. Peletakan batu pertama (groundbreaking) terhadap proyek itu sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Kawasan Industri Buluminung (KIB) Penajam Paser Utara (PPU), 19 November 2015 silam.

Namun, empat tahun berselang, proyek fisik pembangunan rel kereta api tersebut tak kunjung dilaksanakan. “Harapan kami dengan adanya trigger (pemicu) dari calon IKN (ibu kota negara) baru di Kaltim bisa mendorong Pemerintah Rusia. Untuk bisa menyelesaikan feasibility study-nya. Dan ada konsep yang jelas,” kata Kabag Pembangunan Setkab PPU Nicko Herlambang kepada Kaltim Post.

Dia menerangkan maksud dari konsep yang jelas adalah peruntukan rel kereta api trans Kalimantan tersebut. Dibangun sebagai kereta barang saja atau kereta penumpang. Bahkan, sebagai kereta api barang dan penumpang.

Selain itu, pihak Rusia ingin memastikan regulasi yang akan melindungi investasi terkait pembangunan rel kereta tersebut. “Apakah mekanisme KPBU (kerja sama pemerintah dan badan usaha) atau mekanisme seperti apa. Harus ada kejelasan maunya mereka seperti apa,” imbuh pria humoris itu.

Skema investasi KPBU mirip dengan rencana pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU yang diprakarsai konsorsium PT Tol Teluk Balikpapan. PT KAB bisa menyusun studi kelayakan untuk diajukan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selanjutnya akan dibahas bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai skema pembiayaan yang paling tepat.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers