MANAGED BY:
KAMIS
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 02 Desember 2019 11:42
Usut Jalur Penjualan Batu Bara, Cuma Layangkan Teguran Tertulis ke PT TES
TUNGGU SANKSI: Aktivitas pertambangan PT TES di SMP 25 dihentikan. Selain itu, surat teguran dari Dinas ESDM telah dilayangkan. SAIPUL ANWAR/KP

PROKAL.CO, Kasus pertambangan di Samarinda seperti selalu menemui babak baru. Teranyar, lokasi pertambangan yang hanya berjarak 10 meter dari SMP 25 Samarinda. Modusnya melakukan pematangan lahan.

 

SAMARINDA–Masih lekat di ingatan, penambangan yang hanya berjarak 10 meter dari SMP 25 Samarinda. Dengan berkedok pematangan lahan, emas hitam di keruk dari lahan sekolah seluas 17.000 meter persegi. Peraturan Lingkungan Hidup (Permen-LH) Nomor 04 Tahun 2012, seperti tak diindahkan.

Aktivitas tersebut dikabarkan telah berjalan selama tiga minggu, sebelum terkuak pada 21 November lalu. Kini aktivitas pertambangan tersebut telah dihentikan. Teguran tertulis dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim juga telah diberikan kepada PT Transisi Energi Satunama (TES).

Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata menerangkan, PT TES memiliki IUP resmi di bawah kewenangan Dinas ESDM Kaltim. "IUP-nya resmi di bawah kewenangan saya, sudah diberikan surat teguran sesuai peraturan perundang-undangan," terangnya.

Surat teguran itu juga akan dikirim ke Gubernur, KPK, dan Dirjen Minerba. Selain aktivitas yang dihentikan, PT TES diminta menutup lubang pengerukan dan membuat pagar pembatas.

Saat disinggung soal dokumen yang ditunjukan Kepala SMP 25 Samarinda Widhi tak mengetahui secara pasti. "Saya nggak tahu kalau soal itu, yang pasti ini IUP resmi makanya kami tegur," lanjut Widhi. Proses investigasi juga masih terus berlangsung guna mengetahui alur penjualan batu bara tersebut.

Soal konsekuensi yang diberikan jika melakukan penjualan emas hitam, Widhi menegaskan akan memberikan sanksi. "Yah harus ada dong, investigasi masih berjalan, kami akan lihat sanksinya apa soal batu bara yang dijual itu," tegasnya. Terkait dokumen izin pematangan lahan Widhi tak mengetahui. "Saya kan belum lihat yang izin pematangan lahan, saya urus IUP-nya saja, terkait adanya permainan, nanti KPK yang usut sesuai surat tebusan," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa menerangkan, pihaknya telah memintai keterangan dari Dinas Pendidikan Samarinda. "Itu terkait dari penjelasan sekolah yang ada minta izin ke Dinas Pendidikan," terangnya.

Persoalan perizinan, Damus belum bisa memastikan adanya praktek ilegal. "Belum soal itu (izin aktivitas tambang), kami juga mengawasi batu bara yang dikarungi biar nggak dijual," pungkasnya. (*/dad/dns/k8)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 12:42

Temukan Dua Sertifikat Akses SMP 38, Tak Ingin Ambil Risiko

Persoalan lahan untuk jalan menuju SMP 38 Loa Bakung rupanya…

Selasa, 10 Desember 2019 12:41

Hibah RT 28 Menunggu SK

SAMARINDA–Sinkronisasi data tim appraisal dengan data kelurahan dan RT 28…

Selasa, 10 Desember 2019 12:40

Pecah Kaca, Barang Berharga Digasak

SAMARINDA–Sujarwo (25) dan Roni Rahman (36) tak bisa berkutik saat…

Selasa, 10 Desember 2019 12:38

Guru Ngaji Cabul Palaran Menuju Meja Hijau

SAMARINDA–Masih ingat dengan Muhtadi (29)? Pelaku pencabulan terhadap santrinya di…

Selasa, 10 Desember 2019 10:54

Sayang Jika Aset Kaltim Tak Termanfaatkan

Mengelola Perusahaan Daerah menjadi tangan kanan yang mampu dijadikan mesin…

Selasa, 10 Desember 2019 10:53

Jangan Fokus Dana Perimbangan, Kuatkan Ketahanan Ekonomi Kaltim

SAMARINDA. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono berharap…

Selasa, 10 Desember 2019 10:50

Kaltim Belum Punya Arah yang Jelas Soal Industri Unggulan

SAMARINDA- Anggota Komisi II DPRD Kaltim HM Syahrun berharap Kalimantan…

Senin, 09 Desember 2019 14:51
Samarinda Dalam Riset Hari Antikorupsi Sedunia 9 Desember 2019

Tagih Komitmen Pemerintah

Komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi di Indonesia masih diragukan sebagaian…

Senin, 09 Desember 2019 14:49

Tak Sesuai Janji, SMP 38 Kembali Diportal Pemilik Lahan

Jalan masuk menuju SMP 38 diportal lagi. Pemilik tanah kecewa…

Senin, 09 Desember 2019 14:48

Dishub Tekan Jukir Liar, Masyarakat Harus Berani Menagih Karcis

SAMARINDA–Masalah parkir liar di Kota Tepian harus cepat diselesaikan. Dinas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.