MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 01 Desember 2019 13:39
Proyek Rel Kereta Masih Menggantung
Awang Faroek Ishak dalam peresmian pembangunan rel kereta.

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Proyek rel kereta api di Kaltim sepertinya belum menemukan titik terang kapan bakal dibangun. Pasalnya, pihak investor berkeinginan membangun rel kereta api umum. Sementara, sebelumnya kereta api yang dirancang untuk komoditas batu bara.

“Pemprov sebenarnya mendukung terlaksananya proyek tersebut. Sebab, perkeretaapian di Kaltim sudah masuk Ripnas (Rencana Induk Pembangunan Nasional),” kata Plt Sekprov Kaltim Muhammad Sabani kepada Kaltim Post.

Kemudian, lanjut Sabani, ada keinginan pihak Rusia selaku investor untuk membangun kereta api umum. Sementara, sebelumnya izin transportasi itu adalah kereta api khusus. Perbedaan itu hingga kini belum menemukan titik terang. “Sampai sekarang masih belum ada kesepakatan antara Kementerian Perhubungan dan pihak Rusia dalam masalah tersebut,” ucapnya.

Selain perkara tersebut, yang belum menemukan titik terang adalah apakah pelaksanaan proyek ini solicited atau unsolicited? Untuk diketahui, solicited artinya proyek diprakarsai pemerintah sedangkan unsolicited adalah proyek yang tidak diprakarsai pemerintah.

Dilansir dari laman Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, proyek kereta api Kaltim memiliki nilai investasi Rp 53,3 triliun. Kereta api itu merupakan proyek pembangunan kereta api single track sepanjang 203 kilometer. Didukung berbagai infrastruktur meliputi stasiun, jetty batu bara, pelabuhan, dan PLTU dengan kapasitas 15 megawatt (MW). Proyek ini melalui Kutai Barat, Paser, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan.

Proyek itu bertujuan mengurangi biaya distribusi dan waktu tempuh, sehingga bisa meningkatkan kapasitas produksi perusahaan pertambangan. Untuk meningkatkan nilai kelayakan proyek, pihak investor yaitu PT Kereta Api Borneo, telah mengajukan permohonan perubahan status dari kereta api khusus menjadi kereta api umum.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 24 Juni 2020 20:44

Perempuan 48 Tahun di Paser Positif Corona Meninggal Dunia

SAMARINDA - Kasus meninggal dunia positif Corona (covid-19) di Kaltim…

Rabu, 24 Juni 2020 17:37

Kaltim Tertinggi di Kalimantan, Angka Pengangguran Meroket karena Corona

SAMARINDA- Akibat penyebaran virus corona (covid-19) di Kaltim, Dinas Tenaga…

Selasa, 23 Juni 2020 20:35

Kasus Covid-19 Tambah 9 di Balikpapan dan 3 di Berau, Total 447 di Kaltim

SAMARINDA - Kasus positif virus corona (covid-19) di Kalimantan Timur…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

Tiga Jam Tengah Malam Bersama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh

Minggu (21/6) malam, manajemen Kaltim Post ngobrol santai bersama Ketua…

Selasa, 23 Juni 2020 13:05

PDIP Ingatkan Peta Politik Bisa Berubah

DARI Balikpapan, sejauh ini ada dua figur yang mencuat ke…

Selasa, 23 Juni 2020 13:04

Ngos-ngosan Usung Kader Sendiri

SAMARINDA–Manuver Demokrat dan Golkar menyambut Pilkada Samarinda masih terbilang landai.…

Senin, 22 Juni 2020 13:19

Balita di Balikpapan Positif Covid-19

SEMENTARA itu, masih terlalu dini untuk menilai apakah penularan Covid-19…

Senin, 22 Juni 2020 13:17

Heri Yulianto, Sembuh dari Stroke setelah Rutin Bersepeda

Dia mengaku sebagai gila sepeda. Rela bercapek ria menempuh ratusan…

Senin, 22 Juni 2020 12:41

Pilwali Samarinda, PDIP Belum Tentukan Sikap, PAN Resmi Usung Barkati-Darlis

SAMARINDA–Duet Barkati dan Darlis Pattalongi yang sudah mengantongi restu DPP…

Senin, 22 Juni 2020 12:39

Sering “Kecolongan” Pendatang lewat Pelabuhan

BALIKPAPAN- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan masih mencari formulasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers