MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 22 November 2019 21:25
Suporter Malaysia Brutal, Indonesia Kirim Nota Keberatan
Suporter timnas Indonesia.

PROKAL.CO,

JAKARTA– Tindakan brutal suporter Malaysia yang menganiaya suporter Indonesia di Kuala Lumpur disikapi oleh pemerintah Indonesia. Kemenpora RI berencana mengirimkan Nota Keberatan kepada Kementerian Belia dan Sukan (Kemenpora Malaysia) atas peristiwa itu. Pagi ini, nota keberatan tersebut bakal dikirim.

Hal itu dijelaskan Sesmenpora RI Gatot S. Dewabroto kepada Jawa Pos (21/11). Dia menyatakan sudah melihat video penganiayaan suporter Malaysia kepada suporter Indonesia. Pihaknya juga memastikan video yang beredar bukanlah hoaks. ’’Kejadian ini sudah viral. Saya yakin kejadian tersebut bukan hoaks ya. Saya sebagai orang yang pernah dibesarkan di lingkungan TI bisa membedakan foto video croping tersebut hoaks atau tidak. Saya punya kemampuannya. Itu bukan hoaks,’’ ujarnya.

Atas dasar itulah, ada tiga sikap yang akan dilakukan Kemepora RI. Yang pertama adalah mengecam keras peristiwa tersebut. Atas nama pemerintah, Gatot mengutuk keras tindakan brutal dari suporter Malaysia itu.

Sikap yang kedua, Kemenpora RI ingin PSSI meminta pertanggungjawaban dari FAM (PSSI-nya Malaysia) untuk mengklarifikasi peristiwa tersebut secara jelas. ’’Karena tempo hari di GBK, yang melapor ke FIFA itu pihak PSSI-nya Malaysia. Kalau ini benar-benar terjadi, PSSI jangan diam, lapor juga ke FIFA,’’ ucapnya.

Lantas, sikap terakhir ialah berkoordinasi dengan pihak KBRI di Kuala Lumpur. Pihaknya sudah meminta konfirmasi dan penjelasan. ’’Ada protapnya. Kalau memang ada kejadian, informasinya harus jelas. Lantas memberikan perlindungan hukum dan yang ketiga memperjuangkan hak secara langsung,’’ jelasnya.

Dia meminta Malaysia merespons dengan baik peristiwa brutal suporter Malaysia itu. Sebab, di GBK pada 5 September lalu, Kemenpora RI, yakni Imam Nahrawi, langsung meminta maaf kepada Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq. ’’Hal-hal seperti itu harus segera diselesaikan. Padahal Pak Imam sudah minta maaf. Jadi klir. Sekarang hak dari Indonesia untuk meminta pertanggungjawaban,’’ ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 05 Juli 2020 10:54

Pencairan Anggaran Nakes Dipermudah, Pemda Bisa Langsung Lakukan Verifikasi

JAKARTA– Rendahnya serapan anggaran sektor kesehatan untuk penanganan Covid-19 membuat…

Minggu, 05 Juli 2020 10:52

Polisi Tangkap Dua Penyebar Hoax Rush Money

JAKARTA—Bareskrim Polri bergerak cepat menangkap penyebar uang yang memprovokasi rush…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:27

Misi Kemanusiaan Kongo Berlanjut

JAKARTA – Hanggar Skadron Udara 17 Pangkalan Udara TNI AU…

Jumat, 03 Juli 2020 12:08

Tunda Pemindahan Pengungsi Rohingya di Aceh

JAKARTA – Rencana pemindahan 99 orang pengungsi etnis Rohingya di…

Kamis, 02 Juli 2020 15:00

Ombudsman Sebut Jadi Lahan Komersial, Pertanyakan Rapid Test sebagai Syarat Perjalanan

JAKARTA – Hasil rapid test dan swab test Covid-19 sebagai…

Kamis, 02 Juli 2020 12:17

Pembakar Mobil Via Vallen Bermaksud Cari Perhatian sang Idola

SIDOARJO– John Lennon adalah pendiri The Beatles, band yang diidolakan…

Kamis, 02 Juli 2020 11:47

Indonesia Tampung 99 Orang Pengungsi Rohingya

Pastikan Seluruhnya Negatif Covid-19 JAKARTA– Indonesia kembali menerima puluhan pengungsi…

Kamis, 02 Juli 2020 10:46

Tersangka Pungli Bansos Covid-19 Mencapai 3.176

JAKARTA-- Polri benar-benar tegas dalam mengawal dana bansos Covid 19.…

Rabu, 01 Juli 2020 12:44

Seluruh Daerah Dapat Gelar Salat Idul Adha dan Kurban

JAKARTA – Pemerintah memberikan lampu hijau bagi umat Islam untuk…

Rabu, 01 Juli 2020 12:42

Imam Akan Ajukan Upaya Hukum Lanjutan

JAKARTA - Upaya hukum lanjutan tengah dipersiapkan pihak eks Menteri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers