MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Jumat, 22 November 2019 11:54
PMI Siapkan Aplikasi Layanan, Persingkat Waktu, Jaminan Darah Berkualitas

PROKAL.CO, Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan tengah menyiapkan aplikasi layanan, sehingga warga bisa mudah mendonorkan darah, dan masyarakat yang membutuhkan darah bisa menghemat waktu dan tepat sasaran.

 

BALIKPAPAN- Selain melalui media sosial, pengembangan aplikasi turut dilakukan PMI Balikpapan. Itu untuk mempermudah masyarakat ataupun keluarga pasien yang tengah membutuhkan darah. Apalagi darah merupakan kebutuhan yang sangat penting. Terlebih dalam keadaan genting bila terjadi kecelakaan maupun penderita gagal ginjal yang memerlukan cuci darah.

 

Kepala UPTD PMI Balikpapan Dyah Muryani mengungkapkan, pihaknya tengah serius melakukan penjajakan dengan berbagai pihak terkait pembuatan aplikasi PMI Balikpapan. Mengadopsi tampilan website, pada platform ini terdapat berbagai fitur seperti jumlah ketersediaan atau stok darah, jadwal donor darah keliling, berserta rute kelilingnya. Baik di perusahaan maupun area publik akan ditampilkan, pada aplikasi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya juga bisa melihat persyaratan dan mengisi surat pendaftaran donor.

“Dengan aplikasi ini, keluarga pasien yang memerlukan darah bisa mengetahui stok darah yang dibutuhkan apakah ada atau tidak. Begitu juga pendonor bisa mengisi formulir biar lebih singkat,” ujar Dyah.

Setelah sesuai persyaratan yang ada bagi para pendonor bisa langsung mengisi formulir pada link di aplikasi itu. Tidak hanya mendapatkan informasi lebih awal, waktu prosedur administrasi pendonor juga lebih singkat.

Karena biasanya membutuhkan waktu hingga 1 jam. Tapi ketika calon pendonor mendaftar melalui aplikasi hanya membutuhkan waktu 30 menit. Ketika datang, para pendonor tinggal melakukan pengecekan tekanan darah, guna memastikan apakah boleh mendonorkan darahnya atau tidak.

Dyah menjelaskan, pada aplikasi tertera syarat-syarat bagi pendonor, seperti tidak meminum minuman keras, tengah menstruasi ataupun mengonsumsi obat selama tiga hari jelang waktu donor.

“Pendonor tidak boleh mengonsumsi obat tiga hingga seminggu ketika akan mendonorkan darahnya. Walaupun itu obat flu ataupun vitamin tidak diperkenankan, karena kami menjamin darah yang kami dapatkan adalah darah yang segar dan berkualitas tidak tercemar dengan obat apapun,” bebernya.

 

Wacana pembuatan aplikasi terus digulirkan. Dyah mengungkapkan, anggaran yang digunakan berasal dari dana hibah dari Pemkot yang akan dikeluarkan pada Desember nanti.

Dalam pembuatan aplikasi ini sendiri anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 100 juta. Itu sudah termasuk biaya perawatan dan kesiapan teknisnya.

Direncanakan aplikasi akan mulai dikerjakan pada 2020, bila tidak ada halangan, di tahun yang sama aplikasi dapat diakses. “Saat ini kami tengah dalam bahasa penjajakan dengan berbagai instansi lainnya terkait persiapan layanan aplikasi ini,” ucap Dyah.

Aplikasi kelak bisa diakses hingga 24 jam. Selain berbagai fitur tersebut, data dari pendonor aktif ataupun rutin juga akan ditampilkan. Sehingga bagi keluarga pasien yang stok darahnya habis bisa menelpon pendonor agar bersedia membantu. Ia mengungkapkan pula, para pendonor rutin mendapatkan penghargaan. Bahkan bagi para pendonor yang sudah menyumbangkan darah hingga 100 kali bisa berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden.

“Kami mendorong masyarakat agar bisa menerapkan pola hidup sehat, termasuk mau mendonorkan darahnya bagi sesama. Donor darah juga sesuatu yang bermanfaat bagi tubuh si pendonor sendiri. Apalagi bagi pendonor dengan golongan darah AB ataupun negatif, itu sangat dibutuhkan, karena jumlahnya sangat minim,” tutupnya. (lil/ms/k15)

 

Ayo Donor Darah. Ini Kegunaannya

 

 

1. Menurunkan berat badan

Rutin donor darah setiap dua bulan sekali akan mempengaruhi berat badan Anda.

Para pendonor rutin akan merasakan berat badannya menurun dan menjadi lebih ideal.

 

 

2. Menurunkan resiko kanker

Penumpukan zat besi pada tubuh juga dapat meningkatkan bahaya radikal bebas.

Radikal bebas dalam tubuh dapat memicu munculnya kanker. Zat besi merupakan satuan mineral yang ada pada darah. Dengan mendonorkan darah Anda dapat mengontrol zat besi pada tubuh dan mengurangi resiko penyakit kanker.

 

 

3. Menjaga kesehatan jantung

Dikutip dari laman resmi pmi.or.id, donor darah secara rutin Anda dapat mengontrol jumlah zat besi pada tubuh. Jumlah zat besi yang berlebih pada tubuh dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

 

 

4. Meningkatkan produksi sel darah merah

Setiap mendonorkan darah, sel darah merah pada tubuh akan berkurang.

Namun tak perlu panik, sumsum tulang belakang Anda akan meproduksi sel darah merah yang baru dengan lebih cepat. Sehingga para pendonor rutin akan memiliki pasokan darah baru pada tubuh setiap habis mendonorkan darah.

Karena itulah donor darah menjadi cara yang baik untuk melakukan pemutaran darah baru pada tubuh.

 

 

5. Mendeteksi penyakit serius

Dengan donor darah, terdapat prosedur standar untuk melakukan pemeriksaan segala penyakit, melalui sempel darah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pendonor darah tertular penyakit yang dimiliki pendonor.

Beberapa penyakit yang akan dicek adalah HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, Sifilis, dan Malaria.

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 12:19

Senin, Notaris Arifin Divonis

BALIKPAPAN - Kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa notaris Arifin Samuel…

Minggu, 26 Januari 2020 12:18

Meriahnya Imlek di Tahun Tikus Logam

BALIKPAPAN – Meriahnya perayaan Imlek tersaji di Kota Balikpapan. Salah…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:35

Polisi Masih Buru Penikam di Warkop

KURANG lebih delapan hari anggota Unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:34

Lapak Dirobohkan, Bingung Lunasi Pinjaman Bank

Atas nama izin administrasi, puluhan pedagang kehilangan lapak sekaligus kehilangan…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:26

Permendikbud Baru, Proses PPDB Berubah, Kuota Zonasi Sisa 50 Persen

BALIKPAPAN – Tahun ini sejumlah aturan untuk penerimaan peserta didik…

Jumat, 24 Januari 2020 23:42

WADUH BAHAYA..!! Kasus HIV di Kota Ini Naik 8 Persen

  BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mencatat sepanjang…

Jumat, 24 Januari 2020 09:55

Jukir Liar Diangkut

  SEBANYAK 12 juru parkir (jukir) liar di sepanjang Jalan…

Jumat, 24 Januari 2020 09:54

Sabu 1,4 Kg Gagal Beredar, Lima Tersangka Diciduk, 1 Perempuan

BALIKPAPAN – Pengungkapan kasus narkoba kian marak. Lima orang pelaku…

Jumat, 24 Januari 2020 09:53

Sidang Dugaan Pencabulan Anak Bawah Umur, Pembelaan Oknum Polisi Ditolak

BALIKPAPAN- Perkara dugaan pencabulan anak di bawah umur disidangkan di…

Jumat, 24 Januari 2020 09:53

Tak Ada Izin, Diperingatkan sejak September 2019, Pasar Beller Diratakan

Karena keberadaannya yang ilegal, sejumlah petak pedagang di kawasan Beller…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers