MANAGED BY:
RABU
29 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 22 November 2019 11:32
Mayoritas Lembaga Publik Belum Informatif
Ma'ruf Amin

PROKAL.CO, JAKARTA– Kemarin (21/11) Komisi Informasi Pusat (KIP) memberikan apresiasi kepada sejumlah lembaga atau badan publik (BP) yang dinilai informatif. Sedikitnya ada 34 lembaga, termasuk 11 kementerian yang menerima penghargaan tersebut. Meski begitu, jumlah lembaga yang informatif itu dinilai belum ideal. Sebab, ada 355 BP yang dievaluasi tahun ini.

’’Jumlah BP yang masuk kategori tidak informatif mencapai 189 atau 53,24 persen,’’ terang Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana setelah acara penyerahan penghargaan di kantor Wapres kemarin.

Menurut dia, saat ini sudah memasuki era keterbukaan informasi. Budaya terbuka itu harus dibiasakan di semua lembaga. Dengan masih minimnya BP yang informatif, Indonesia masih jauh dari keterbukaan. ’’Kondisi ini harus menjadi tugas bersama dalam mendorong pelaksanaan keterbukaan informasi sebagai budaya,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wapres KH Ma’ruf Amin yang menyerahkan penghargaan mengingatkan, selama lima tahun ke depan, pemerintah berupaya mengelola pemerintahan secara bersih, efektif, dan tepercaya. ’’Dalam konteks badan publik, yang tepercaya itu mustahil tanpa keterbukaan dan transparansi,’’ tuturnya.

Dia meminta semua BP bisa lebih informatif sesuai dengan standar UU Keterbukaan Informasi Publik. Mereka tidak sekadar memberikan akses yang luas terhadap informasi di lembaganya, tetapi juga memberikan informasi yang berkualitas dan akurat. Jadi, masyarakat akan terbiasa menerima informasi yang benar.

Wapres meminta semua BP meningkatkan kualitas konten yang disajikan. Badan publik, tambah dia, harus mampu menjadi rujukan masyarakat dalam mendapat informasi. ’’Sekaligus menjadi ujung tombak penangkal hoax, misinformasi, atau disinformasi yang dapat menyesatkan,’’ tandas mantan Rais Am PB NU tersebut. (byu/c14/fat)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 12:59

119 Babi Mati di Marga, Diduga Terkena Virus AFC

TABANAN- Kasus kematian babi di Tabanan semakin merebak. Sebelumnya puluhan…

Selasa, 28 Januari 2020 10:40

Jika Pemerintah Bentuk DKN, Menko Polhukam Diusulkan Dibubarkan

JAKARTA- Rencana pemerintahan membentuk Dewan Keamanan Nasional (DKN) mendapat penolakan…

Selasa, 28 Januari 2020 10:39

Aset Tanah Seluas 1,9 Juta Meter Persegi Terpidana BLBI Dicurigai Dikorupsi dan Dijual

"Kami mencium ada potensi aset-aset tersebut dikorupsi oleh para jaksa…

Senin, 27 Januari 2020 14:14

Pakai Ilmu Apa Si Harun Masiku? KPK Bilang Seperti Cari Jarum dalam Sekam

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kewalahan mencari tersangka kasus suap…

Senin, 27 Januari 2020 14:08

Bisnis Pasar Gelap yang Menggiurkan di Batam, Akali Pajak, Harga Jadi Lebih Murah

Salah satu lapak di platform penjualan online itu langsung menarik…

Senin, 27 Januari 2020 13:53

Bisnis Pasar Gelap yang Menggiurkan di Batam, Perketat Aturan hingga Intensifkan Patroli Laut

MODUS mengakali bea masuk merugikan penerimaan negara. Kasubdit Komunikasi dan…

Senin, 27 Januari 2020 12:42

Ancam Jemput Paksa Nurhadi

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melayangkan surat panggilan untuk…

Senin, 27 Januari 2020 12:37

DPR Janji Transparan Bahas Omnibus Law

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) omnibus law yang digagas pemerintah…

Senin, 27 Januari 2020 12:36

Revisi UU Pemilu, Kasus Wahyu Harus Jadi Patokan

JAKARTA– Revisi UU Pemilu yang akan dilakukan tahun ini diharapkan…

Minggu, 26 Januari 2020 11:41

Draft Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Masih Bermasalah

JAKARTA– Selama ini, dalam survei Ease Doing Business (EODB) Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers