MANAGED BY:
KAMIS
02 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 22 November 2019 09:45
2020 Jatah Dana BPNT Ditambah, Dari Rp 110.000 naik Rp 150.000
DATA BELUM AKURAT: Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Paser harusnya lebih banyak dari jatah yang diberikan Kemensos selama ini.

PROKAL.CO,

TANA PASER - Peralihan program Kementerian Sosial (Kemensos) untuk warga miskin yakni Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari semula pemberian jatah langsung berupa Bantuan Sosial (Bansos) beras miskin (Raskin) atau Beras Sejahtera (Rastra) dan kini dialihkan ke Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga akhir tahun ini berupa uang di rekening senilai Rp 110.000 berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa digesek langsung oleh KPM di e-Waroeng yang tersedia.  

Rencananya pada 2020 akan ditambahkan angkanya menjadi Rp 150.000. Saat ini dari jumlah Rp 110.000, KPM hanya diperbolehkan membeli beras atau telur. Bupati Yusriansyah Syarkawi mengharapkan jika kenaikan sudah berjalan tahun depan, dia berharap lebih dana Rp 40.000 bisa membeli komoditas lainnya. 

" Kta harapkan lebih banyak lagi jenis pangannya tahun depan yang bisa dibeli, misal Gula dan Minyak Goreng. Itu sangat dibutuhkan rumah tangga," kata bupati saat peluncuran BPNT. 

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Paser Hairul Saleh  menyebut ada 14.608 KPM yang terdata oleh Kemensos. Data setiap bulannya terus berubah dilapangan. Ada perubahan status warga yang bisa keluar dari KPM atau pun masuk. Ini yang menjadi kendala selama ini dilapangan. Data yang ada di Dinsos kata dia ada 32.000 lebih warga tidak mampu saat ini di Paser. 

" Kami sudah membentuk tim koordinasi hingga kecamatan dan desa. Juga mengangkat operator tingkat desa. Data tiap hari kami verifikasi. Dalam pembagian Rastra, kami selalu didampingi kepolisian. Beberapa hari ini akan ada kelanjutan pembahasan Rastra ini oleh Kemensos di Batam," terangnya. 

Kendala pihaknya menyalurkan KKS ialah kondisi geografis dan blank spot area KPM yang susah dijangkau. Ditambah terkadang ada beberapa KPM yang sulit ditemui saat petugas mendata di lapangan, ada juga yang meninggal, pindah dan lainnya. Kini jumlah KPM yang sudah menerima sekitar 13.659 atau 70 persen penyalurannya.  

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers