MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 21 November 2019 13:55
Wales, Kuda Hitam yang Mengancam
Wales melengkapi 20 tim yang lolos otomatis ke Euro tahun depan. Kepastian tersebut diperoleh tim asuhan Ryan Giggs itu setelah menang 2-0 atas Hungaria pada matchday pemungkas kualifikasi kemarin dini hari.

PROKAL.CO,

CARDIFF - Wales melengkapi 20 tim yang lolos otomatis ke Euro tahun depan. Kepastian tersebut diperoleh tim asuhan Ryan Giggs itu setelah menang 2-0 atas Hungaria pada matchday pemungkas kualifikasi kemarin dini hari. Ini kali pertama dalam sejarah Wales mampu back to back lolos Euro setelah edisi 2016.

Keberhasilan Wales lolos pada detik-detik akhir kualifikasi sekaligus menebar ancaman bagi tim besar. Sebab, Gareth Bale dkk masuk pot 4 bersama Finlandia, dan empat tim lainnya yang ditentukan via playoff pada 26 dan 31 Maret 2020. Artinya, mereka bisa satu grup dengan tim besar yang tergabung dalam pot 1 dan 2. (lihat grafis)

"(Kemarin, Red) jadi salah satu malam terbesar dalam hidupku,'' kata Giggs kepada BBC. ''Sebab, aku mengawali langkah di kualifikasi sebuah turnamen besar yang sekaligus tidak akan mudah setelah apa yang dicapai Cookie (sapaan akrab eks pelatih Wales Chris Coleman) sebelumnya,'' ucap Giggs kepada BBC.

Pelatih 45 tahun itu memang diiringi skeptis tinggi pendukung Wales ketika jadi pelatih per 15 Januari 2018. Salah satu faktornya, karir kepalatihan Giggs masih hijau. Satu-satunya pengalaman sebelum menangani Wales adalah,  jadi pelatih interim Manchester United pada 2014. Itu pun tidak terlalu impresif. Yakni, hanya dua kali menang dalam empat laga.

Sebaliknya,  pencapain Wales bersama Coleman pada Euro 2016 cukup menawan. Kala itu, pelatih 49 tahun tersebut berhasil membawa Wales menembus semifinal sebelum dikalahkan Portugal yang bablas juara.

Nah, serangkaian beban dan ekspektasi tinggi membuat langkah awal Giggs bersama Wales lebih banyak tersendat. Pada sepuluh laga awal, Giggsy--sapaan Giggs--hanya mempersembahkan empat kemenangan. Rinciannya, sekali seri dan lima kalah. Bahkan, desakan agar Giggs dipecat sempat menggema pasca kekalahan 0-1 dari Hungaria di matchday kelima kualifikasi (12/6). Sebab, itu adalah kekalahan kedua beruntun Wales di kualifikasi yang membuat kans lolos ke putaran final mengecil.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers