MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 21 November 2019 13:50
Ayah yang Jadi Pelatih Juga Bisa Brutal
Jelena Dokic

PROKAL.CO, BERLATIH dibawah gemblengan ayah sendiri bisa memberikan motivasi tinggi bagi seorang petenis. Keberadaan father coach idealnya membuat nyaman seorang petenis ketika menghadapi situasi tertekan sekalipun. Seperti yang saat ini dialami Alexander Zverev, ataupun Stefanos Tsitsipas, dua petenis tunggal putra potensial.

Tetapi tidak bagi Jelena Dokic, dia mengalami hal yang sebaliknya. Mantan bintang petenis tunggal putri Australia itu malah mengalami siksaan fisik maupun mental ketika berlatih bersama ayahnya Damir Dokic. Dalam autobiografi miliknya, Jelena mengungkapkan sejak usia muda dia sudah mendapatkan perlakuan keras menjurus kasar dari ayahnya.

Ditendang dan dipukul menjadi makanan rutin bagi Jelena. "Pada dasarnya itu berlangsung sejak kali pertama saya bermain tenis, dan berlanjut sampai tak terkendali," bebernya kepada Sydney's Sunday Telegraph sebagaimana dikutip USA Today.

Salah satu kejadian yang cukup menyesakkan berlangsung ketika Jelena kalah dari petenis Amerika Serikat (AS) Lindsay Davenport di semifinal Wimbledon 2000. Saat itu usia Dokic masih 17 tahun. Jelena mengatakan ayahnya menolak mengakui keberadaannya. Parahnya lagi, Jelena dilarang pulang ke hotel tempat keluarganya menginap.

Dalam situasi penuh tekanan dia luntang-lantung area pemain lapangan Wimbledon. Dia memilih bertahan di sana sampai pada akhirnya bertemu salah satu ofisial turnamen mayor tersebut. Dia membantu mengubungi agennya untuk segera mendapatkan tempat tinggal sementara.

Dokic mulai berlatih tenis di usia relatif muda delapan tahun. Sejak 1994 bersama keluarganya dia pindah dari Serbia ke Australia. Mulai saat itu, Dokic berlatih tenis di Sydney bersama ayahnya. Prestasinya terbilang bagus di level junior. Pada 1998 dia menjadi kampiun di AS Terbuka.

Di tahun yang sama dia berkesempatan membela Australia di ajang Fed Cup. Jelena juga menorehkan prestasi hebat dengan mengalahkan legenda tenis Swiss Martina Hingis pada babak pertama Wimbledon edisi 1999 lewat straight set 6-2, 6-0. Menyandang status sebagai petenis kualifikasi Jelena mengakhiri turnamen di babak kuarterfinal.

Pada 2001 dia berganti kewarganegaraan dan membela Serbia atas desakan ayahnya. Itu merupakan bentuk kekecewaan sang ayah terkait undian Australia Terbuka 2001 yang merugikan Jelena. Setelahnya, Jelena kembali membela Australia pada 2006.

Wanita kelahiran Osijek Kroasia itu mencapai ranking tertinggi di posisi empat tunggal putri WTA pada 2002. Setelah itu, dia terlempar di peringkat 600-an dunia pasca berkutat dengan cedera dan stres mental yang dialaminya. Jelena mengejutkan Australia Terbuka 2009 setelah menembus kuarter final. Padahal dia datang dengan status petenis wild card. Selanjutnya, Jelena secara resmi memutuskan pensiun dari dunia tenis profesinal pada 2014.

Sementara itu, Serangan mental dari ayahnya memberikan dampak buruk kepada Jelena. Dampaknya lebih besar ketimbang ketimbang perlakuan kasar yang dia dapatkan. "Itu teramat menyakiti saya," katanya.

Di sisi lain, Damir rupanya pernah dipenjara lantaran melakukan penyerangan terhadap duta besar Australia di Belgrade Serbia. Dia juga dibanned dari WTA Tour pasca membuat keributan. Termasuk tuduhan pengaturan undian di Australia Terbuka 2001 silam. (nap)


BACA JUGA

Jumat, 06 Desember 2019 00:31

Tol Balikpapan-Samarinda Mau Digratiskan, Gubernur Bilang Belum Bisa Dipastikan

Jalan Tol Balsam Gratis Liburan Natal dan Tahun Baru Masih…

Jumat, 06 Desember 2019 00:21

Suaka Orang Utan Jompo 10 Km dari Calon Istana Negara

 Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Kamis, 05 Desember 2019 23:13

Hakim Itu Dituntut 10 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

SAMARINDA–Air muka Kayat datar, kala mendengar jaksa penuntut umum (JPU)…

Kamis, 05 Desember 2019 11:32

Satu Tersangka Kembali Ditangkap

TENGGARONG-Dukungan kepada Pertamina, Polri dan TNI dalam mengungkap dalang di…

Kamis, 05 Desember 2019 11:31

Bawa Misi Dagang, Gubernur Jatim Berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post

Dalam lawatan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ke…

Kamis, 05 Desember 2019 11:31
Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Difungsikan Penuh Maret 2020

Beroperasi Sebagian, Tol Balikpapan-Samarinda Bakal Digratiskan

Teka-teki pengoperasian Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akhirnya terjawab. Jalan bebas…

Kamis, 05 Desember 2019 00:29

Dirut Pupuk Kaltim Diperiksa Terkait Perjanjian Pengangkutan Amoniak

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT. Pupuk…

Rabu, 04 Desember 2019 12:00

KPK Periksa Dirut PT Pupuk Kaltim

JAKARTA- Kasus dugaan suap Bidang Pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik…

Rabu, 04 Desember 2019 11:55

Stefano ’’Teco’’ Cugurra, Telepon Pembuka Jalan, dan Sejarah di Liga Indonesia

Kedekatan dengan pemain dan kepiawaian meramu taktik dengan ketahanan fisik…

Rabu, 04 Desember 2019 11:37

Illegal Tapping Terkuak, Hasil Produksi Meningkat

TENGGARONG–Pihak PT Pertamina Field Sangasanga mulai membeberkan hasil investigasi internal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.