MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 21 November 2019 13:47
Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara
Awal Tahun Draf RUU Rampung, Akhir Tahun Groundbreaking di IKN
Pemerintah terus mempersiapkan aspek legal atau dasar hukum pemindahan ibu kota negara (IKN). Targetnya, rancangan undang-undang (RUU) IKN rampung pada 2020. Selanjutnya, pembangunan dimulai semester akhir di tahun yang sama. Foto salah satu lokasi IKN.

PROKAL.CO, JAKARTA– Pemerintah terus mempersiapkan aspek legal atau dasar hukum pemindahan ibu kota negara (IKN). Targetnya, rancangan undang-undang (RUU) IKN rampung pada 2020. Selanjutnya, pembangunan dimulai semester akhir di tahun yang sama.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menuturkan, saat ini pembahasan pemindahan ibu kota tengah dikoordinasikan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Diharapkan, awal tahun depan draf RUU IKN bisa disampaikan ke DPR.

Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan, dalam UU IKN yang baru, akan diputuskan beberapa hal penting. Salah satunya, definisi ibu kota negara itu sendiri. ”Supaya setelah kita tetapkan, ibu kota negara jangan digeser-geser lagi. Jadi, kan sekarang Jakarta. Nah, Jakarta itu bukan Jakarta-nya yang dipindahkan, tapi fungsi sebagai ibu kota pemerintahan. Pusat-pusat bisnis dan keuangan dunia bisa saja tetap di Jakarta,” papar dia.

UU IKN juga menyangkut proses penamaan IKN yang baru di Kalimantan Timur. Hal lainnya menyangkut skema pembiayaan. Berbagai skema sedang dipertimbangkan, baik dari APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), maupun investasi langsung.

Suharso memastikan bahwa gedung-gedung vital pemerintahan tetap akan dibangun dengan APBN. Tidak diserahkan kepada swasta. Misalnya, istana presiden/wakil presiden, pangkalan-pangkalan militer, dan gedung-gedung lembaga negara.

Namun, infrastruktur lain seperti perumahan serta sentra permukiman dan bisnis tetap bisa dikerjasamakan dengan swasta. ”Untuk (area, Red) yang 6.000 hektare (lahan inti, Red) tidak akan kita jual. (Lahan) 40 ribu hektare juga tidak akan kita jual,” katanya.

Prolegnas Prioritas

Dari gedung parlemen, RUU IKN diharapkan bisa masuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2020. RUU IKN juga bisa menjadi contoh penerapan ide omnibus law. Itu disampaikan pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie saat menjadi narasumber tunggal di Badan Legislasi (Baleg) DPR kemarin (20/11).

Jimly mengatakan, sangat urgen memasukkan RUU IKN menjadi prolegnas prioritas. Sebab, UU IKN dibutuhkan sebagai dasar hukum untuk memulai langkah konstitusional pemindahan ibu kota. Baik dalam penetapan anggaran APBN maupun pemindahan secara fisik. ”Sekaligus bisa menjadi pilot project dalam penerapan omnibus law seperti yang diminta Pak Presiden,” papar Jimly.

Pembahasan RUU IKN harus diikuti dengan perbaikan atau revisi sejumlah UU sekaligus. Menurut Jimly, sedikitnya ada 40 UU terkait yang disederhanakan. Yakni, menyangkut kementerian, lembaga, atau komisi-komisi negara yang menyebut kedudukan di ibu kota negara. Termasuk UU Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). ”Pasal dalam UU yang menyebut ’berkedudukan di ibu kota negara’ harus ikut diselaraskan. Agar tidak tumpang-tindih dan saling bertentangan dengan UU IKN,” paparnya.

UU IKN yang baru, kata Jimly, juga harus menjawab di mana kedudukan lembaga-lembaga negara. Prioritas utama yang dipindah adalah istana presiden, istana wapres, serta kantor-kantor lembaga tinggi negara seperti MPR, DPR, DPD, Mabes Polri, dan Mabes TNI. ’’Apakah cukup dibatasi hanya pada pusat-pusat pemerintahan tertentu. Ini semua harus dibahas serius oleh pemerintah bersama-sama DPR,” jelasnya.

Wakil Ketua Baleg Ibnu Multazam setuju RUU IKN masuk prolegnas prioritas 2020. Meski demikian, pihaknya menunggu sikap resmi eksekutif. Sebab, RUU tersebut merupakan inisiatif pemerintah. Jika RUU tentang IKN diajukan ke legislatif, pembahasan RUU tersebut diumumkan melalui rapat paripurna sebelum penutupan masa sidang pertama Desember nanti. ’’Saya kira DPR setuju. Karena presiden sudah telanjur mengumumkan pemindahan ibu kota. Ini kami pandang urgen,” kata Ibnu.

Sementara itu, Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis Hidayat Sumadilaga menegaskan, tidak ada proses pembangunan yang akan dilakukan mendahului UU IKN. Namun, perencanaan bisa dilakukan secara paralel. ”Pelaksanaannya (pembangunan, Red) harus sesudah aspek legal selesai dulu. Sebelum ada legal, tidak mungkin,” jelas Danis.

Jika perencanaan dan proses legislasi berjalan paralel, dia berharap pada semester akhir 2020 sudah muncul desain dan pembangunan. Pemerintah juga bisa segera melakukan groundbreaking.

Namun, menurut Danis, jika berimplikasi pada pembiayaan, perencanaan tersebut tetap harus menunggu UU baru. Praktis, pada perencanaan tahun anggaran 2020, tidak ada alokasi anggaran yang berkaitan dengan pembangunan IKN. Namun, menurut Danis, pada APBN perubahan tahun depan bisa diusulkan. (wan/mar/tau/c10/fal)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 13:39

Penyelamat Peserta Susur Sungai Sempor Dapat Penghargaan, Sumbangkan Uang Apresiasi untuk Masjid

Sudarwanto dan Sudiro adalah dua sosok yang punya peran besar…

Rabu, 26 Februari 2020 10:24

Kerawanan Pilkada Didominasi Wilayah Timur

JAKARTA- Indonesia Timur nampaknya masih menjadi kawasan yang membutuhkan treatment…

Selasa, 25 Februari 2020 17:13

Cuma Sehari, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Mobil Dinas Ketua KPU Samarinda

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda…

Selasa, 25 Februari 2020 15:25

Mahathir Jadi Pelaksana Tugas sampai PM Baru Terpilih

KUALA LUMPUR– Politik Malaysia meledak dalam 24 jam terakhir. Perdana…

Selasa, 25 Februari 2020 15:22

Di Kawasan Ini Diperbolehkan Bangun Pabrik Semen, Bagaimana Nasib Wisatanya...??

SAMARINDA –Draf rencana peraturan daerah zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau…

Selasa, 25 Februari 2020 15:19

Main Aman di Musda Golkar, Hindari Konflik Antarkader, Pemilik Suara “Dikondisikan”

SAMARINDA–Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kaltim tinggal menghitung hari. Rencananya, ajang…

Selasa, 25 Februari 2020 15:14

Tol Balsam Gratis sampai Lebaran

BALIKPAPAN–Tampaknya Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) bakal dilintasi secara gratis hingga libur…

Selasa, 25 Februari 2020 13:18

Tanpa Corona Batu Bara Sudah Susah

Pada awal 2020, Tiongkok yang menjadi tujuan utama ekspor Kaltim…

Selasa, 25 Februari 2020 11:47

PPU Banjir, Apakah Lokasi IKN Rawan Banjir Juga..?

JAKARTA- Salah satu kawasan yang hendak dijadikan lokasi ibu kota negara…

Selasa, 25 Februari 2020 11:41

WOW..!! Pembangunan Tol dan Mal Menjadi Incaran Swasta di Ibu Kota Baru

JAKARTA- Ibu Kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers