MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 21 November 2019 13:39
DUH..!! Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tak Sampai 5 Persen

Proyeksi JP Morgan

Tahun depan, ekonomi Indonesia lagi-lagi diperkirakan hanya tumbuh 4,9 persen. Konsumsi masih akan tumbuh 3 persen pada 2020. Namun kabar baiknya, JP Morgan masih melihat inflasi pada Desember 2019 akan berada di kisaran 2,7 persen (yoy).

PROKAL.CO,

JAKARTA– Lembaga internasional JP Morgan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 akan berada di posisi 4,9 persen. Penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi itu disebabkan belanja barang modal yang melambat. Dalam riset tersebut, JP Morgan menyebut tekanan pada ekonomi Indonesia masih berlanjut pada 2020.

Tahun depan, ekonomi Indonesia lagi-lagi diperkirakan hanya tumbuh 4,9 persen. Konsumsi masih akan tumbuh 3 persen pada 2020. Namun kabar baiknya, JP Morgan masih melihat inflasi pada Desember 2019 akan berada di kisaran 2,7 persen (yoy).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi santai prediksi JP Morgan. "Kalau prediksi kan boleh-boleh saja," ujarnya kemarin (20/11). Pemerintah sendiri, lanjut dia, tetap menjadikan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai acuan. Data BPS sendiri menunjukkan angka pertumbuhan di atas lima persen.

Namun, pandangan lain datang dari Center of Reform on Economics (Core) Indonesia yang memprediksi pertumbuhan ekonomi 2020 bakal berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,1 persen. Prediksi itu melebar dibandingkan prediksi sebelumnya. Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, jika sebelumnya range prediksi hanya 0,1 persen, maka untuk 2020 melebar jadi 0,2 persen. ‘’Menjadi 0,2 persen karena faktor ketidakpastiannya sangat tinggi,’’ ujar Faisal kemarin (20/11).

Sementara itu, unuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi yang masih stagnan, Bank Indonesia (BI) telah empat kali melonggarkan kebijakan moneter. Yakni dengan menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebanyak 100 basis points (bps). Saat ini, posisi BI7DRR adalah di 5 persen. Untuk bulan ini, BI diprediksi akan menahan suku bunga acuannya di posisi saat ini.

Alasannya, meski sudah mencapai posisi 5 persen, transmisi kebijakan tersebut terhadap penyesuaian suku bunga kredit perbankan, masih berjalan lambat. Selain itu, nilai tukar rupiah cenderung stabil. “BI rate diperkirakan akan ditahan di 5 persen. Faktornya rupiah masih dalam batas yang wajar yakni di kisaran Rp 14.000 per dolar AS,”jelas peneliti INDEF Bhima Yudhistira. (far/dee/ken/oki)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers