MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 21 November 2019 10:29
Delapan Tahun Penantian Istri Umar Patek Menjadi WNI

Janji Menjaga Kepercayaan Setia kepada Negeri

Surat keterangan WNI untuk Ruqayyah diberikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius kepada Umar Patek. Surat itu juga menjadi bentuk apresiasi terhadap Umar karena telah berkelakuan baik selama di lapas. Bahkan, Umar juga telah menyatakan kesetiaan terhadap NKRI.

Suhardi berpesan agar Ruqayyah dapat menumbuhkan rasa sayang terhadap pemerintah. Pemberian surat kewarganegaraan tersebut menjadi bentuk kepastian status untuk Ruqayyah sekaligus perhatian pemerintah. ”(Pemerintah, Red) hadir dalam penanggulangan terorisme,” tuturnya.

Pemberian surat itu sudah melalui serangkaian pertimbangan. Semua instansi melakukan pengkajian mendalam. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah aspek kemanusiaan. Suhardi bercerita sekitar 2,5 tahun lalu bertemu Umar Patek. ”Dia memiliki permintaan, salah satunya agar istrinya menjadi WNI,” ungkap Suhardi.

Melihat niat yang luar biasa dari Umar, Suhardi meminta permohonan diproses sesuai ketentuan. Terlebih, Umar juga sering menunjukkan kesetiaannya kepada negara. Salah satunya dengan menjadi anggota pasukan pengibar bendera Merah Putih. ”Tolong jaga kepercayaan ini,” pesan Suhardi kepada Umar Patek dan istri.

Mereka berjanji memenuhi permintaan untuk setia kepada negeri ini. Menurut Umar, perjuangan mendapatkan WNI tersebut luar biasa. Tidak hanya lama. Tapi juga menguras pikiran. Bahkan, saat membuat surat permohonan, Ruqayyah harus mengganti tulisan berkali-kali. Salah satu huruf saja harus menulis dari awal lagi. Permohonan ditulis dengan tangan dan bermaterai.

Selanjutnya, Ruqayyah akan mengurus dokumen kependudukan. Antara lain KTP dan KK. Umar bercerita bahwa Ruqayyah menjadi mualaf pada 1996. Dia kemudian belajar agama di kamp militer Abu Bakar Asy-Syidiq, Mindanao, tempat yang sama dengan Umar Patek menjadi guru mengaji.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Agustus 2020 22:08

Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Pria Ini Ditangkap

SAMARINDA - Kepolisian dari Polsek Bengalon menangkap pria atas nama…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:28

Tabung Sampo Meledak, Tangan Kanan Pekerja Putus, Lalu Meninggal

Duar! dentuman keras itu terjadi kemarin (10/8). Mengejutkan warga di…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:16

Di Karo, Siang Berubah Jadi Malam karena Sinabung

Puluhan desa gelap selama tiga jam karena sinar matahari tak…

Selasa, 11 Agustus 2020 11:56

PNS Eselon I dan II Dapat Gaji Ke 13, Sudah Cair 82,5 Persen

JAKARTA– Pemerintah memastikan pencairan gaji ke 13 bisa terakselerasi dengan…

Selasa, 11 Agustus 2020 11:35

3 Ribu Desa Belum Ada Listrik, 11 Ribu Desa Belum Terkoneksi Internet

JAKARTA– Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres…

Selasa, 11 Agustus 2020 10:43

Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Bergairah

SAMARINDA- Setelah merosot sejak Maret 2020, harga tandan buah segar…

Selasa, 11 Agustus 2020 10:38
Ketika Peneliti Sejarah DI/TII Al Chaidar Tertahan di Belanda gara-gara Covid-19

Terjebak Lockdown, Malah Temukan Tulisan Langka Soekarno

Sudah tujuh bulan Al Chaidar terjebak lockdown di Belanda. Namun,…

Senin, 10 Agustus 2020 13:17

Nasib Jembatan Pulau Balang, 13 Tahun Sisi Balikpapan Selalu Payah

Progres bentang panjang Jembatan Pulau Balang cukup menggembirakan. Namun sayang,…

Senin, 10 Agustus 2020 13:15

57.102 Visa Umrah Dibatalkan, Biaya yang Dikeluarkan Calon Jamaah Bakal Dikembalikan

JAKARTA–Ada sekitar 50 ribu calon jamaah umrah yang batal berangkat…

Senin, 10 Agustus 2020 13:11

Daya Serap Rendah Anggaran Pandemi Rendah, Gubernur Bilang : Jangan Buru-Buru

SAMARINDA–Penggunaan realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers