MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 20 November 2019 22:52
Disegel Ahli Waris, Minta Pembayaran Pinjam Pakai, Pengurus PMI Mengungsi
HENTIKAN PELAYANAN: Sempat mediasi antara pihak PMI dan ahli waris di halaman kantor PMI. Namun, pegawai tetap diminta tidak beraktivitas di bangunan sengketa tersebut. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, SANGATTA–Pengurus PMI Kutim terpaksa angkat kaki mencari hunian baru sebagai tempat sementara. Pasalnya, kantor yang kerap digunakan untuk sehari-hari disegel. Ahli waris pemilik lahan meminta ada pelunasan pembayaran.

Senin (18/11), mediasi kembali dilaksanakan. Diungkapkan Kepala Markas PMI Kutim Wilhelmus WD, pihaknya mengaku terpaksa mencari lokasi sementara untuk tetap memberikan pelayanan. Lahan seluas 50x30 meter persegi, dengan bangunan enam ruangan itu telah digunakan sejak 2010. Namun, saat ini statusnya bersengketa.

"Tadi sekitar pukul 12.00 Wita ahli waris datang. Mereka mengajak mediasi, tapi minta kami untuk mengosongkan gedung ini," ujarnya saat diwawancarai di lokasi. Ewil, sapaan akrabnya, merasa terganggu atas keputusan tersebut. Dia meminta, Pemkab Kutim cepat mengambil keputusan agar tidak mengganggu aktivitas. Terlebih, setiap hari ada pendonor darah datang, termasuk pelayanan ke rumah sakit yang kekurangan darah.

"Kami diberi tempat ini oleh pemerintah, sebenarnya yang berhak mengusir itu pemerintah. Tapi kami menghindari konflik, mengalah mencari tempat lain," ujarnya.

Dilarang melakukan aktivitas, membuat PMI gelisah. Sehingga, dia meminta keringanan ahli waris untuk memberi pelayanan pada masyarakat jika terjadi hal darurat. PMI diberikan kelonggaran selama tiga hari, untuk membereskan seluruh barang-barang untuk dibawa keluar.

Seluruh ruangan dan pagar dikunci. Jadi, pihaknya terpaksa memboyong alat kesehatan keluar. "Kami sudah minta kalau ada kejadian darurat tetap memberi pelayanan. Tapi hanya diberi keringanan hari ini. Selanjutnya, kantor harus benar-benar kosong," sambungnya.

Untuk itu, dia mencari solusi lain. Yakni, dengan pindah sementara waktu ke gedung Korpri. Namun, menurut dia, tempat itu tidak representatif. PMI masih tetap mencari lokasi alternatif.

"Saya mau ketemu Sekda (Irawansyah). Saat ini, kami stop pelayanan sampai benar-benar dapat tempat baru. Kami berharap, pemerintah menyelesaikan permasalahan dengan cepat," harapnya.

Sementara itu, ahli waris lahan, Hengky Abdullah, menegaskan pihaknya meminta pemerintah menepati janji untuk segera melunasi utang. Menurut dia, tanah tersebut milik ayahnya yang dipinjam-pakai oleh Pemkab Kutim. "Tanah itu banyak dipakai untuk pelayanan, harusnya pemerintah yang berpikir cepat untuk menyelesaikan masalah itu. Saya cuma minta lahan dibayar, itu saja," singkatnya. (*/la/dra2/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 11:27

Intensitas Hujan Tinggi, Proyek Penanganan Banjir Diuji

Hujan deras melanda Tenggarong dan sekitarnya kemarin (13/12). Beberapa proyek…

Sabtu, 14 Desember 2019 11:27

Hujan Deras, Loa Janan dan Sebulu Banjir

MESKI permukiman warga di Tenggarong aman dari banjir, berbeda halnya…

Sabtu, 14 Desember 2019 11:26

Mancing Malam Hari, Bocah SD Tenggelam

TANA PASER - Tragedi tenggelam kembali melanda warga Kabupaten Paser.…

Jumat, 13 Desember 2019 13:32

Pusat Akan Bangun Dua Waduk di Kukar

Untuk menunjang kebutuhan di IKN dan sekitarnya, pemerintah pusat akan…

Jumat, 13 Desember 2019 13:32

SPBU Wajib Laporkan Kuota BBM

SENDAWAR - Kepolisian Resort (Polres) Kubar akan menindak tegas pelanggaran…

Jumat, 13 Desember 2019 13:31

Jembatan Kukar Uji Dinamik, Hanya Kendaraan Ini yang Boleh Lewat

TENGGARONG - Penutupan Jembatan Kukar untuk pelaksanaan uji dinamik akhir…

Jumat, 13 Desember 2019 13:30

2020, Paser Alokasikan 146 Unit Rumah Layak Huni

TANA PASER - Pada tahun 2020 mendatang, Kabupaten Paser kembali…

Jumat, 13 Desember 2019 13:29

“Jalan Bubur” Mulai Berkurang, Perbaikan Awal 20 Kilometer

Ruas jalan di hampir seluruh kecamatan Kutai Timur (Kutim) rusak…

Jumat, 13 Desember 2019 13:28

Evaluasi Jabatan Tidak Produktif

SANGATTA–Wacana perampingan Eselon III dan IV pada 2020 di Kutim…

Jumat, 13 Desember 2019 13:27

Dana Pembebasan Terancam Hangus

TELUK BAYUR–Persoalan pembebasan lahan jalan ke stadion mini terus dibahas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.