MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 20 November 2019 13:03
Pembangunan Jembatan Sebulu dan Loa Kulu Mencuat Lagi

Usulkan lewat APBN, Diharapkan Mulus Menyambut IKN

MEGAH: Maket jembatan Sebulu yang sempat dirancang Pemkab Kukar.

PROKAL.CO, Wacana pembangunan dua jembatan yang sempat menguap kini kembali dilirik. Memanfaatkan peluang ibu kota anyar.

 

TENGGARONG–Gebrakan pembangunan infrastruktur d Kukar tidak hanya meliputi akses jalan antar-kecamatan. Dua jembatan yang sempat terhambat pembangunannya karena defisit anggaran; Jembatan Sebulu dan Jembatan Loa Kulu, dikabarkan mulai dilirik pusat untuk dibangun.

Sekkab Kukar Sunggono pun tak menampik kabar tersebut. Dia menyebut, saat ini Pemkab Kukar dan pemerintah pusat intens menjalin komunikasi pembangunan infrastruktur di daerah. Termasuk interkoneksi lintas kecamatan dan kabupaten yang beririsan dengan aset nasional.

Untuk jembatan Loa Kulu dan Sebulu, saat ini sudah diusulkan melalui bantuan keuangan (bankeu) dari APBN. Sinyal positif sebenarnya sudah diperoleh Pemkab Kukar, terlebih kaitannya untuk perkembangan sosial ekonomi yang ditunjuk menjadi kawasan ibu kota negara (IKN) baru.

“Memang benar sudah kita usulkan kembali melalui bankeu di APBN. Itu juga masuk perjuangan bupati untuk meningkatkan pemerataan ekonomi di seluruh kecamatan Kukar,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Kaltim Post, wacana mempercantik Kecamatan Loa Kulu dengan membangun jembatan mengemuka, beberapa tahun lalu. Keberadaan jembatan akan semakin membuat Loa Kulu dekat dengan Samarinda. Loa Kulu juga menjadi salah satu kecamatan yang masuk lokasi IKN baru.

Kepastian pembangunan Jembatan Loa Kulu sempat diterima Pemkab Kukar. Baik Pemprov Kaltim maupun pemerintah pusat, sudah memberi lampu hijau dan mendukung rencana tersebut. Pemkab Kukar, Pemprov Kaltim, serta pemerintah pusat, nantinya mengucurkan anggaran untuk proyek tersebut. “Tentunya Loa Kulu sendiri akan semakin berkembang karena dekat dengan pusat kota,” ujar Sunggono.

APBD Kukar pernah menganggarkan Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan pada 2012 hingga 2015. Sayangnya, jembatan yang digadang-gadang menyerupai Jembatan Barelang di Kepulauan Riau itu tak mendapat dukungan APBN. Alokasi APBN sebesar Rp 40 miliar pada 2014 justru dialihkan untuk memperbaiki jalan nasional di Loa Kulu.

Padahal, jembatan yang membentang di atas Sungai Mahakam itu keberadaannya tak hanya menguntungkan Kutai Kartanegara dan Samarinda. Tetapi juga akses alternatif menuju Kalimantan Tengah. Perlu diketahui, jembatan tersebut akan menghubungkan jalan menuju poros Kota Bangun, Kutai Barat, hingga Muara Teweh di Kalimantan Tengah.

Saat itu, usaha melakukan percepatan pembangunan, bahkan pernah diupayakan melalui Forum Kerja Sama Revitalisasi Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK). Dari sini, dicantumkan percepatan pembangunan Jembatan Loa Kulu sebagai bagian dari pra-musrenbangnas sebagai program prioritas.

Sebagai informasi, pembebasan lahan di sisi seberang lokasi jembatan sudah beres sejak 2012. Dengan membebaskan lahan eks PT Kayu Mas. Lokasi tersebut masih kosong dari permukiman penduduk. Jadi, pembangunannya pun diperkirakan lancar. Akses jalan ini juga akan membuat jarak tempuh dari Kecamatan Loa Kulu menuju sekitaran Jalan M Said di Samarinda tidak sampai 30 menit.

Sedangkan panjang keseluruhan jembatan yakni 1 km dengan bentang utama sekitar 200 meter. Sedangkan lebar badan jembatan 9 meter. Keberadaan jembatan tersebut dipastikan mempercantik Loa Kulu serta mengundang investasi. Apalagi, infrastruktur di Kecamatan Loa Kulu akan meningkat seiring pembangunan smart city.

Sedangkan Jembatan Sebulu, pernah diwacanakan dibangun melalui pinjaman dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Untuk pola kerja sama bantuan PT SMI tersebut, yaitu dengan memangkas APBD Kukar, bergantung besaran dana yang diajukan. Belakangan, wacana tersebut menguap.

Terkait izin amdal, feasibility study (FS), dan detail engineering design (DED) pun disebut sudah rampung pada 2015. Jembatan ini, kata dia, akan menyerupai salah satu jembatan megah di Korea Selatan. Perkiraan alokasi dana yang dibutuhkan sekitar Rp 450 miliar. Jembatan ini pun akan menjadi salah satu ikon di Sebulu.

Ditemui terpisah, anggota DPRD Kaltim dapil Kukar Salehuddin membenarkan salah satu kegiatan yang diprioritaskan untuk diusulkan di pusat adalah dua jembatan tersebut. Pasalnya, kata dia, sejumlah upaya pemerintah daerah dalam melakukan percepatan sudah dilakukan. Termasuk studi kelayakan.

Politikus Golkar itu pun menjelaskan, Kecamatan Sebulu masih dipisahkan dengan Sungai Mahakam. Sehingga, warga Desa Sebulu Modern yang ingin menuju pusat kecamatan harus menggunakan feri tradisional. Sedangkan akses darat yang tersedia bisa memakan waktu hingga lebih satu jam.

“Ini menjadi yang kita prioritaskan di legislatif. Menjelang IKN ini, mestinya pemerintah pusat akan memberikan lampu hijau,” ujarnya. (qi/dwi/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 23:09

Waspada Potensi Bencana, Tim BPBD Siaga 24 Jam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau meminta masyarakat waspada…

Rabu, 04 Desember 2019 12:28

Banyak TMS, Berkas CPNS Diverifikasi Faktual

SANGATTA–Seusai melaksanakan rapat persiapan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS),…

Rabu, 04 Desember 2019 12:23

Bincang-Bincang dengan Kepala BPN Kukar Herman Hidayat

Sosok Herman Hidayat tidak asing di kalangan pejabat agraria. Mantan…

Rabu, 04 Desember 2019 12:20

Total Ada 2.128 Pendaftar Online CPNS Paser

TANA PASER - Hingga hari penutupan 30 November 2019, Plt…

Rabu, 04 Desember 2019 12:17

Dua Calon Independen Sudah Penuhi Target Syarat Suara

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser secara resmi…

Rabu, 04 Desember 2019 12:14

Lahan Bandara Paser Sudah Klir Sertifikatnya

TANA PASER - Kendala pembangunan kelanjutan Bandara Paser  di Desa…

Selasa, 03 Desember 2019 10:48

Gaji dan Insentif Dianggarkan Setahun

Sering terlambat pembayaran gaji tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) dan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:47

Mirisnya, Lima Tahun Perpustakaan Berjalan, tapi Banyak Ditinggalkan

Zaman serba digital. Di tengah kemajuan teknologi tinggi, hampir semuanya…

Selasa, 03 Desember 2019 10:44

Sembilan Rumah Hangus di Jembayan

TENGGARONG - Peristiwa kebakaran kembali melanda warga di Kecamatan Loa…

Selasa, 03 Desember 2019 10:44

Bantuan Masjid Beloan Tak Kunjung Cair

SENDAWAR - Dua sumber bantuan kelanjutan pembangunan Masjid Khairul Ummah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.