MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Rabu, 20 November 2019 10:17
Ahnaf Fauzi Zulkarnain, 10 Besar KJSA Goes Digital 2019
Belajar lewat YouTube, Bikin Robot Pelayan Penderita Stroke
Ahnaf Fauzi Zulkarnain

PROKAL.CO, Berawal dari rasa peduli terhadap sesama, siswa MTsN 4 Gunungkidul Ahnaf Fauzi Zulkarnain memulai gerakan sosial. Salah satunya memanfaatkan tekhnologi digital untuk membantu penderita stroke dengan peralatan robotik.

 

GUNAWAN, Gunungkidul, Radar Jogja

 

DALAM kompetensi sains pelajar Indonesia, nama Ahnaf Fauzi Zulkarnain tidak asing lagi. Ketika duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia menjadi salah satu finalis Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2016. Namanya cukup popular. Waktu itu dia mengikuti kompetisi dengan karya mesin perontok jagung.

Beranjak dewasa, naik level ajang Kalbe Junior Scientist Award Goes Digital 2019. Siswa kelas 9 ini membuat robot pelayanan penderita stroke yang diberi nama Rapentis. Rapentis yang dimaksud berupa rak dispenser otomatis.

Ketika ditemui Radar Jogja, Agnaf bercerita, robot prototipe yang dibuat memakan waktu dua bulan. Tidak sia-sia, Hasil karyanya masuk 10 besar nasional kategori siswa SMP atau MTs.

“Robot Rapentis merupakan alat untuk memudahkan dan melayani kebutuhan penderita stroke,” kata Ahnaf.

Kata dia, ide awal membikin robot didasari niat baik membantu sesama. Pihaknya menerima informasi ada penderita stroke di Kabupaten Gunungkidul. Tanpa pikir panjang untuk mengetahui berapa data jumlah penderita, Afnan langsung bergerak.

“Pengidap stroke umumnya terkendala dalam bergerak. Aspek fungsional dari robot tersebut juga dapat digunakan bagi simbah (lansia) dengan keterbatasan mobilitas,” ujarnya.

Didampingi kedua orang tua, lantas mencari piranti robot secara online. Mulai dari bluetooth, arduino nano (salah satu papan pengembangan mikrokontroler berukuran kecil), driver motor, motor dinamo, sensor infrared, cervo, sensor ultrasonic, saklar dan beberapa kabel jamper. Kemudian bodi robot didesain sendiri. “Keluar biaya sekitar Rp 1 jutaan,” ucap warga Seneng, Siraman, Wonosari.

Jreng-jreng-jreng, robot sudah jadi. Didampingi Pujiyanto, orang tua Ahnaf, disampaikan bahwa kinerja robot cukup simpel. Sistem kendali robot menggunakan aplikasi android. Tinggal ‘klik’, robot berjalan sesuai keinginan.

Robot didesain memiliki rak makanan dan dispenser atau wadah air minum. Robot dapat mengantar makanan dan air minum kepada yang dikehendaki. Kran dispenser secara otomatis juga dapat terbuka dan tertutup sesuai perintah melalui HP.

“Robot juga didesain berhenti secara otomatis dan bisa mundur ketika di depan ada benda menghalangi,” kata pelajar yang bercita-cita jadi peneliti itu.

 Dia mengaku belajar membuat robot secara otodidak melalui channel YouTube didampingi orang tua dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Sementara itu, sang ayah Pujiyanto, mengaku bangga dengan kerja keras buah hatinya. Kompetisi baru-baru ini mampu menyingkirkan 400-an peserta lain se-Indonesia. Pihaknya mendukung penuh hobi dan keinginan anak dalam mengikuti berbagai kompetisi sains.

“Sudah empat kali ikut kompetisi. Kali ini dapat apresiasi uang pembinaan sebesar Rp 5 juta,” tambah Pujiyanto. (laz)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 11:52

Obati Kangen dengan Makanan Indonesia

HONG KONG memang terkenal perkembangannya yang lebih pesat ketimbang Indonesia.…

Minggu, 26 Januari 2020 11:05

Lebih Dekat dengan Aktivis Lingkungan Muda Aeshina Azzahra Aqilani

Terlahir dari orang tua yang merupakan pejuang lingkungan memunculkan kepedulian…

Senin, 20 Januari 2020 14:19
Menikmati Family Fun Rally Sambut Kejuaraan Provinsi Kaltim 2020

Memperkuat Pariwisata, Ingin Lebih Banyak Orang Datang ke Balikpapan

Family Fun Rally 2020 gelaran Kaltim Post berakhir meriah, Ahad…

Kamis, 16 Januari 2020 16:10

Cerita Mengharukan, Kembar Identik yang Terpisah 16 Tahun Akhirnya Bertemu

Kisah hidup dua remaja kembar ini begitu mengharukan. Enam belas…

Rabu, 15 Januari 2020 13:45
Keraton Baru ”Calon Pemersatu Dunia”, Nasibmu Kini...

Nasib Keraton Agung Sejagat, "Keraton" Disegel Pemkab, Sang Raja dan Ratu Ditangkap Polisi

Keraton Agung Sejagat boleh menyebut diri sebagai pendamai bumi, pemulih…

Selasa, 14 Januari 2020 14:39

Inovator Semen Geo Fast Sotya Astuningsih, Pakai Limbah Smelter, 5 Jam Sudah Kuat

Semen biasa butuh waktu 28 hari untuk bisa kuat optimal.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:24
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (4-habis)

Warisan Tiongkok-Thailand hingga Surga Belanja Tepi Sungai

Sungai Chao Phraya adalah nadi kehidupan dan transportasi di Bangkok.…

Jumat, 27 Desember 2019 00:21
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (3)

Berpose di Puncak Tertinggi, Selfie dengan 75 Tokoh Sedunia

PIngin berjalan di atas kaca dari tinggi 314 meter? Menyaksikan…

Jumat, 27 Desember 2019 00:19
Jelajah Wisata Baru Negeri Gajah Putih (2)

Balet Atas Air dan Habiskan Malam bersama Waria

Informasi umum jika Thailand populer dengan waria atau lady boys…

Jumat, 27 Desember 2019 00:16
Wisata Baru Negeri Gajah Putih (1)

Taman Terluas Se-Asia Tenggara hingga Lukisan Bergerak

Pattaya dikenal sebagai kota wisata dengan hiburan malam tiada henti.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers