MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 20 November 2019 10:17
Nasib Nestapa Stadion Palaran yang
Anggaran yang Ada Hanya Cukup untuk Bersih-Bersih

Stadion Utama Palaran yang Perlu Sentuhan Pemerintah

Jalan masuk ke stadion Palaran pun rusak.

PROKAL.CO, Dulu disayang. Kini “dibuang”. Mungkin jadi ungkapan yang pas menggambarkan nasib Stadion Utama Palaran, Samarinda saat ini. Alasan minim anggaran, membuat kompleks olahraga itu terpinggirkan.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Samarinda

 

SEORANG pengendara sepeda motor membersihkan sepatu olahraganya kemarin (19/11). Dia baru saja kena cipratan air lumpur karena sebuah truk trailer melintas di kawasan Stadion Utama Palaran. Setelah merasa sepatunya bersih kembali, dia melanjutkan kemudinya, sembari pelan-pelan memilah jalan, mana yang tak rusak dan mana yang tak tergenang air.

Lalu, setang kemudinya dia arahkan ke sebuah gapura, bertuliskan Stadion Utama Palaran. Sebuah stadion utama yang dibandingkan kemegahan, rekahan besar di temboknya yang justru membuat mata menyorot tajam.

Balik ke masa 2008, semua orang di Kota Tepian ingin ke stadion ini. Semua selalu ingin mengabadikan diri dalam foto di kawasan itu. Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008, jadi alasan stadion itu dibangun di Kaltim.

Tetapi sayang, Stadion Utama Palaran kini tak lagi punya daya pikat. Bangunan rusak. Rumput liar tumbuh subur di sekitar stadion. Jalanan di sekitar juga rusak dan tergenang air. Jalan yang dikuasai truk besar, membuat orang malas ke kompleks stadion yang berada di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran itu.

Terakhir, lautan massa ke kompleks itu terjadi pada helatan Piala Gubernur Kaltim 2018 yang mempertemukan Arema FC dan Sriwijaya FC di final. Namun, adanya event itu juga tak berarti membuat stadion kian mendapat perhatian lebih.

Padahal, dahulu Stadion Utama Palaran dibangun dengan dana Rp 800 miliar dengan spesifikasi kelas internasional. Secara kapasitas, stadion itu mampu menampung 67 ribu penonton dengan kursi tunggal. Jauh lebih besar dibandingkan Stadion Gelora Sriwijaya di Palembang yang menampung sekitar 40 ribu orang.

Kisah dua stadion itu sama, dibangun untuk gelaran PON. Jika Stadion Gelora Sriwijaya untuk gelaran PON pada 2004, maka Stadion Palaran untuk PON 2008. Namun, dua stadion itu beda nasib. Sebab, Stadion Gelora Sriwijaya meski lebih kecil, namun dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Sedangkan, Stadion Utama Palaran tidak. Kondisi stadion yang harusnya jadi kebanggaan Kaltim itu memang bikin urut dada.

Bangunan rusak, jalan tak rata, tanah ambles, hingga dikepung tambang, membuat stadion tersebut hanya bisa bertahan. Harapannya kini satu, adanya ibu kota negara (IKN), bisa memicu kucuran dana untuk memperbaiki bangunan yang rusak di stadion.

Saat ini saja, diungkapkan Kepala Pengelola Stadion Palaran Hasbar, anggaran yang diperuntukkan stadion itu kecil. Anggaran Rp 1,3 miliar selama setahun yang dibagi untuk dua stadion, yaitu Stadion Palaran dan Stadion Madya Sempaja, hanya cukup untuk bersih-bersih di areal 88 hektare itu.

“Kami sudah memaksimalkan, memang cukup untuk bersih-bersih saja. Itu saja, sebenarnya masih kurang. Kadang kami siasati dengan tiap Jumat gotong royong di sini,” kata Hasbar.

Saat ini, hanya ada 16 pegawai yang bergantian mengurus stadion tersebut. Anggaran yang ada, membuat mereka hanya bisa bersih-bersih. Tak memungkinkan rasanya melakukan perbaikan dengan anggaran kecil itu.

Meski begitu, bukan hanya bersih-bersih dan menatap bangunan rusak, Hasbar mengaku sekitar 2016 mengusulkan audit building. Kegiatan itu untuk mengetahui tingkat kerusakan dan dana berapa yang harus disiapkan. Sekitar Rp 160 miliar diperkirakan kala itu untuk memperbaiki stadion. Namun, anggaran terbatas dan perbaikan tak bisa dikabulkan.

Kini, area stadion itu pun juga banyak dimanfaatkan siswa di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) dalam kegiatan praktiknya. Sebab, sekolahnya masih berada di sekitar Stadion Utama Palaran.

Sesekali, gedung serbaguna juga disewa. Seperti acara wisuda dan beberapa kegiatan lainnya. Masyarakat di sekitarnya yakni dari Palaran, Loa Janan Ilir, dan Samarinda Seberang pun terkadang menghabiskan waktu berolahraga di kompleks itu. Namun, tak seramai dahulu.

Hal itu diutarakan Arista (25), warga Jalan Ampera, Palaran itu mengaku dulunya kerap berolahraga di Stadion Utama Palaran. Namun, kini dia lebih suka joging di Jembatan Mahkota 2. “Soalnya, di stadion (Palaran) itu jalan ke sananya rusak. Banyak genangan air, tanahnya ambles. Jadinya malas,” pungkasnya. (rom/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 12:02

Banyak Pihak Dukung Pencopotan Dirut Garuda

JAKARTA - Tampaknya banyak pihak yang ikut geram dengan kasus…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:46

Anggaran Pemindahan IKN Tertahan

BALIKPAPAN–Sudah lebih dari dua bulan, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:43

Jembatan Pulau Balang Jadi Jalan Lingkar Luar

BALIKPAPAN–Lelang prakualifikasi untuk pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 07 Desember 2019 11:41

Nasib Harley-Davidson; Dimusnahkan atau Dilelang

Setelah skandal penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton oleh dirut Garuda…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:59
Jelajah Kampung Terpencil di Kutai Barat (1)--SUB

Murid SD Cuma 14, Guru Mengajar Enam Kelas Sekaligus

Jalan “bubur” kala hujan, tanpa jangkauan komunikasi, hingga menikmati listrik…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:49

ALHAMDULILLAH..!! SMA/Sederajat Kaltim Kebagian Rp 194,9 Miliar

SAMARINDA–Tahun depan Kaltim mendapat dana alokasi khusus (DAK) dari APBN…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:33

Karena Ini, Ada Peluang Kerek Kunjungan Wisatawan

Kunjungan wisatawan ke Kaltim diprediksi meningkat. Ini dampak dari kepastian…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:06

Melihat “Panti Jompo” Orangutan di Lokasi Ibu Kota Negara

Sekitar dua bulan lalu, orangutan (Pongo pygmaeus) pipi lebar bernama…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:05

ALHAMDULILLAH..!! Pusat Jamin Tambahan Dana Tol Balsam, Berapa Duit...??

BALIKPAPAN–Pemerintah pusat memastikan tidak akan meneruskan megaproyek jembatan tol Balikpapan–Penajam.…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:02

Tunjang IKN, Bangun Dua Pelabuhan Baru di Kaltim

BALIKPAPAN-Sejumlah pelabuhan baru bakal dibangun di Kaltim. Menyusul rencana pemindahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.