MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 19 November 2019 11:06
Tak Yakin Jembatan Mahakam Masih Aman

Kembali Ditabrak, Kualitas Konstruksi Terus Menurun

Agustus lalu, umur Jembatan Mahakam sudah lebih tiga dekade. Minim perawatan, jembatan yang dibangun era Presiden Soeharto itu tak henti-hentinya ditabrak, bahkan di pilar yang sama; P3. Yang merupakan pilar utama penyangga.

PROKAL.CO, Agustus lalu, umur Jembatan Mahakam sudah lebih tiga dekade. Minim perawatan, jembatan yang dibangun era Presiden Soeharto itu tak henti-hentinya ditabrak, bahkan di pilar yang sama; P3. Yang merupakan pilar utama penyangga.

 

SAMARINDA-Untuk kesekian kali, pilar Jembatan Mahakam kembali ditabrak pada Ahad (17/11) malam. Peristiwa itu mengakibatkan guncangan. Lalu lintas terhenti. Warga yang ingin menyeberang panik dan ketakutan.

Tak jauh dari lokasi tabrakan, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang sedang menghadiri acara di Hotel HARRIS Samarinda turut merasakan getaran. Tokoh yang selama ini dikenal kalem, tiba-tiba murka. Menyangkan lemahnya pengawasan dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda.

"Yang mengelola (lalu lintas pelayaran di Sungai Mahakam) KSOP. Seharusnya ada rambu dan aturan yang jelas. Jangan mungut saja. Dikira enggak tahu pungutannya berapa,” ucapnya dengan nada tinggi. “Ya tahu lah berapa jumlah pungutan. Maksudnya dibuat rambu yang baik ke pengusaha, diingatkan karena ini sudah sering (Jembatan Mahakam ditabrak)," tambahnya.

Selain itu, Hadi meminta perusahaan pelayaran melakukan pembinaan terhadap anggotanya. Jadi, tidak ceroboh saat menarik tongkang melewati pilar jembatan yang menghubungkan sisi Samarinda Kota dan Samarinda Seberang itu. "Jangan tidur saja," ucapnya. Dirinya menegaskan, Pemprov Kaltim akan melakukan pemanggilan kepada perusahaan yang terlibat.

Apabila terbukti bersalah, wagub memastikan akan memberikan sanksi. "Laporan terakhir belum ada. Baru saya terima dari rekan-rekan (jurnalis). Kalau begitu terus (Jembatan Mahakam ditabrak) gawat, lama-lama bisa bubar negara. Seharusnya ada laporan segera mungkin, baik dari PU, KSOP, dan ESDM. Secepatnya saya akan suruh bikin laporannya," ungkapnya.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.28 Wita. Tongkang BG Financia 37 yang ditarik kapal TB Entebe Emerald 59 membentur pilar tiga. TB Entebe Emerald 59 saat itu menuju ke salah satu jetty perusahaan tambang yang berada di Kukar sehabis melakukan pembongkaran muatan di Muara Berau.

Herdi Setiawan Plh Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda menuturkan, tongkang yang menabrak pilar utama jembatan tidak bermuatan. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan menarik dokumen pelayaran TB Emerald 59.

"Kami lakukan pengejaran dan mendapati TB tersebut di jetty tambang, dokumennya sudah kami tahan sementara," jelasnya. Lima saksi yang merupakan awak kapal TB telah dimintai keterangan. Proses pengolongan di bawah jembatan, lanjut Herdi, berlangsung di luar jam prosedur. Ia menjelaskan, waktu pengolongan harus dipandu PT Pelindo IV. "Itu di luar jam aturan, paling tidak kan dari agen kapal meminta pemanduan dari Pelindo, tapi itu posisi kosong. Kalau ada isi, baru biasanya pakai pandu," lanjutnya.

Perihal sanksi tegas, mengingat kejadian tertabraknya pilar jembatan sudah berulang kali, Herdi menuturkan, hal tersebut di luar kewenangannya. "Bukan kami, itu kami serahkan ke provinsi," sebutnya. Suhadi Hamid Al, general manager PT Pelindo IV menjelaskan, pihaknya tidak menerima permintaan untuk proses pengolongan saat insiden tertabraknya pilar tiga Jembatan Mahakam, Ahad malam lalu.

"Kami sudah instruksikan tidak ada pengolongan jam tersebut," jelasnya. Koordinasi setelah kejadian tersebut juga telah dilakukan dengan KSOP Samarinda. Adapun Marsudi Pejabat Pembuat Komitmen 14 (PPK 14) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kaltim menerangkan, akibat insiden tongkang yang terjadi, pilar mengalami kerusakan di sisi bawah.

"Secara visual terjadi kerusakan pada beton di bagian pilar. Nanti ada pemeriksaan lebih lanjut untuk bagian atasnya," jelasnya setelah melakukan pemantauan lapangan kemarin. Ditanya soal kelayakan jembatan akibat kejadian tersebut, Marsudi belum bisa memastikan secara terperinci. Hanya, dari pantauan visual, sebut dia, masih dapat dilalui. "Soal kelayakan secara terperinci akan kami sampaikan setelah tim selanjutnya melakukan pemeriksaan," tambahnya.

Marsudi menyebut, untuk perbaikan fender jembatan sudah mencapai 85 persen. Fender akan selesai di akhir 2019. Sebagaimana diketahui, Jembatan Mahakam di bawah pengawasan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan. Ketua BPJN XII Balikpapan Budiamin menuturkan, pilar tiga yang ditabrak kondisinya masih aman. “Bangunan bawah dan atas secara visual tak masalah,” ungkapnya. Ia tak bicara banyak lantaran sedang rapat. “Ada pengerjaan fender dan ditargetkan selesai akhir tahun,” singkatnya.

Sering berulang kalinya pilar Jembatan Mahakam ditabrak, kekuatan konstruksinya kini diragukan. Dari catatan Kaltim Post, jembatan sudah kerap ditabrak sejak 2008. Kala itu tongkang yang mengangkut batu bara menabrak pilar jembatan. Bahkan, membuat pilar retak meski akhirnya diperbaiki. Kemudian, tertabraknya pilar jembatan kembali terjadi pada 23 Januari 2010. Tongkang yang mengangkut serpihan kayu menyeruduk pilar Jembatan Mahakam. Konstruksi jembatan ikut terganggu. Akses di jembatan sempat ditutup.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kaltim Heru Cahyono mengatakan, pihaknya sudah membahas kondisi jembatan sejak beberapa bulan lalu. “Kan, akhirnya kejadian lagi (pilar ditabrak). Kaltim pernah punya riwayat buruk soal jembatan loh,” ujarnya.

Tepatnya di Kutai Kartanegara, November 2011. Tentu tak ada yang menginginkan. Namun, kejadian yang terus berulang disebut-sebut bisa menjadikan daya jembatan semakin rapuh.

Karena itu, Heru berharap, instansi terkait harus secepatnya menyelesaikan masalah tersebut. “Risiko tabrakan selalu muncul setiap saat. Harus segera mungkin mengambil langkah,” ujarnya. Heru secara terang-terangan menyebut, konstruksi Jembatan Mahakam sudah tak aman. Seringnya dihantam kendaraan sungai berulang-ulang, membuat kekuatan konstruksi semakin lemah.

“Usianya sudah enggak muda lagi. Kebiasaan orang kita kan tunggu ada kejadian baru diperbaiki, enggak mau antisipasi,” terangnya. (/dad/ain/dra/riz/k16)


BACA JUGA

Minggu, 15 Desember 2019 10:00

Pemerintah Kaji Bus Amfibi Jadi Moda Transportasi di Calon Ibu Kota Negara

Melihat karakter geografis calon ibu kota negara, Kalimantan Timur, banyak…

Minggu, 15 Desember 2019 09:52

IKN Perlu Daya Listrik Empat Kali Lipat Jakarta

Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim berdampak domino. Salah…

Minggu, 15 Desember 2019 09:47

Presiden ke Kaltim Lagi, Resmikan Tol Balsam lalu Tinjau Lahan IKN

SAMARINDA-Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) direncanakan diresmikan pekan depan. Tepatnya, Selasa…

Minggu, 15 Desember 2019 09:44

BPK Temukan Pajak Daerah Tak Maksimal

SAMARINDA–Di tengah kesulitan keuangan yang melanda beberapa daerah di Kaltim,…

Minggu, 15 Desember 2019 09:42

Mesti Ada Pengganti UN yang Berstandar

SAMARINDA–Rencana penghapusan ujian nasional (UN) direspons Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Jumat, 13 Desember 2019 13:19

Nego Proyek KFX – IFX Berlanjut, Prabowo Ingin Pastikan Indonesia Tidak Rugi

JAKARTA– Menteri Pertahanan (Menhan) Korea Selatan Jeong Kyeong Doo berjumpa…

Jumat, 13 Desember 2019 11:35

Tahanan Kabur di PN, Ternyata Kasus Kedua dalam Tiga Tahun Terakhir

SAMARINDA–Kaburnya Syamsul Fajri (Ancu), terdakwa narkotika, saat hendak disidang di…

Jumat, 13 Desember 2019 11:34

Jaringan Listrik di IKN, Di Bawah Tanah

SELAIN infrastruktur jalan, kelistrikan di pusat pemerintahan IKN baru di…

Jumat, 13 Desember 2019 11:33

Pembangunan Jalan IKN Dimulai Duluan

BALIKPAPAN–Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan ibu kota negara (IKN)…

Jumat, 13 Desember 2019 11:23

Jadi Pro dan Kontra, Mendikbud Kukuh, Tetap Hapus UN

JAKARTA– Perubahan sistem pendidikan selalu memantik pro-kontra. Begitu pula dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.