MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 19 November 2019 11:03
Tol Balsam Beroperasi Sebagian, Anggaran Dipertanyakan

Pembebasan Lahan Jadi Prioritas

Tol Balikpapan - Samarinda masih dihadang persoalan lahan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Tarik-ulur pemanfaatan Tol Balikpapan-Samarinda menjadi atensi DPRD Kaltim. Tol pertama di Kalimantan itu sudah beberapa kali lepas target operasional lantaran beberapa persoalan pada penyelesaian tol sepanjang 99,35 kilometer itu. Di antaranya, masalah pembebasan lahan hingga kondisi tanah yang lunak.

Karena sebagian lahan yang dilintasi tol tersebut merupakan tanah rawa yang tidak stabil, sehingga membutuhkan penanganan khusus. Komisi III DPRD Kaltim yang membidangi pembangunan pun sempat melakukan studi banding ke Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Tol Cisumdawu Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jatinangor, Sumedang, Jabar, Kamis (14/11).

Tujuannya mengetahui penanganan Pemprov Jabar dalam mengatasi persoalan pembebasan lahan hingga masalah kondisi alam. Sebab, persoalan pada proses pembangunan jalan tol Trans Jawa itu serupa dengan pembangunan Tol Balsam. “Ada beberapa masalah krusial di Tol Balsam, seperti pembebasan lahan sekitar 3 kilometer di sana. DPRD Kaltim berupaya untuk secepatnya diselesaikan,” kata anggota Komisi III DPRD Kaltim Eddy Sunardi Darmawan kepada Kaltim Post.

Politikus PDIP itu mengatakan, pihaknya meminta agar pembangunan tol penghubung dua kota penyangga ibu kota negara (IKN), yakni Balikpapan dan Samarinda bisa dituntaskan tahun ini. Apalagi, tahapan pemindahan IKN ke Kaltim sudah dimulai pada 2020. Jadi, dia berharap Tol Balsam secepatnya bisa difungsikan. “Semuanya berujung pada anggaran. Saya yakin Desember nanti bisa selesai. Tinggal pembebasan lahan yang perlu diperhatikan. Karena saya kebetulan enggak (tergabung) di Badan Anggaran (Banggar), jadi saya enggak tahu berapa anggaran yang diperlukan,” terang dia. Pria kelahiran Balikpapan, 20 Desember 1969 itu bahkan sudah meninjau langsung ke lokasi Tol Balsam. Dalam pengamatannya, secara garis besar, tidak ada masalah pada konstruksi pembangunan tol tersebut.

Namun, ada beberapa titik yang memang memerlukan perbaikan. “Jadi, tinggal pembebasan lahan itu saja di sekitar di Seksi I yang ada di Km 20. Kalau itu sudah diselesaikan, bisa tersambung dari Km 13 sampai Palaran Samarinda,” jelas Eddy Tarmo–biasa dia disapa. Anggota Komisi III DPRD Kaltim lainnya, Muhammad Adam juga menyebut, masalah pembebasan lahan, memang masih ada.

Namun, lokasinya bukan di badan jalan. Melainkan di area kawasan yang bersinggungan dengan jalan tol. Dengan lebar sekira 50 meter pada kedua sisi badan jalan tol. Dengan demikian, harus dilakukan pembebasan. “Saya tidak tahu berapa panjang persisnya. Namun, masih ada (lahan) beberapa orang yang belum dibebaskan. Informasinya tidak terlalu besar,” terang dia. Menurutnya, Komisi III DPRD Kaltim mendorong penyelesaian pembebasan lahan itu melalui upaya konsinyasi.

Dengan harapan, jika belum menemui titik temu antara pemerintah daerah dengan pemilik lahan, biar pengadilan negeri yang mengurus kegiatan pembebasan lahan tersebut. Pasalnya, menurut dia, jangan sampai hanya karena pembebasan lahan terhadap segelintir pemilik lahan, membuat tahapan pembangunan Tol Balsam menjadi terhambat. “Tapi tentu juga, kita tidak boleh mengabaikan hak-hak masyarakat,” ucapnya.

Politikus Partai Hanura itu melanjutkan, pembangunan Tol Balsam telah menelan APBD Kaltim Rp 3,3 triliun. Pembangunan tol yang dimulai pada 12 Januari 2011 terbagi dalam beberapa tahapan. Pada tahap pertama, pematangan lahan telah menelan biaya sekitar Rp 2 triliun. Bersumber dari APBD Kaltim tahun 2011–2013. Lalu tahap selanjutnya, pengerjaan konstruksi. Untuk Seksi I meliputi ruas Km 13 (Balikpapan) menuju Samboja (Kukar) sepanjang 22,025 kilometer memakan biaya sekira Rp 1,3 triliun dari APBD Kaltim tahun 2015–2018.

“Ini harus dicatat. Sebab, berkaitan dengan tarif tol nantinya,” pesan dia. Selanjutnya, pada Seksi V dari ruas Km 13 menuju Sepinggan dengan panjang 11,5 kilometer dibiayai menggunakan APBN dan pinjaman dari Pemerintah Tiongkok tahun 2015–2017 sebesar Rp 848,5 miliar. Dia menyebut, dua seksi yang lokasinya berada di Balikpapan tersebut belum rampung pengerjaannya.

Sebab, masih ada kurang lebih 2,5 kilometer ruas jalan di Seksi I yang belum selesai dibangun. Lantaran kondisi tanahnya tidak padat, sehingga memerlukan pemancangan dan penggantian tanah. “Saya yakini itu tidak akan selesai tahun ini,” ujar Adam.

Menurutnya, informasi yang disampaikan STH Saragih selaku direktur utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) perihal target pengoperasian Tol Balsam mengacu pada kegiatan konstruksi pada Seksi II, III, dan IV yang dikerjakan PT JBS.

Berdasar pengamatannya saat berkunjung ke lokasi, tiga ruas jalan tersebut, mulai Samboja-Muara Jawa (Kukar) sepanjang 30,975 kilometer (Seksi II), ruas Muara Jawa (Kukar)–Palaran (Samarinda) sepanjang 17,3 kilometer (Seksi III) dan ruas Palaran–Jembatan Mahkota II (Samarinda) sepanjang 17,55 kilometer (Seksi IV) dianggap pembangunannya sudah hampir 100 persen. Bakal difungsikan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

“(Seksi II, III dan IV) itu kurang lebih masih 65 kilometer. Karena (Seksi I dan V) belum selesai. Jadi, sekali lagi saya minta, pihak pengelola tol untuk menyampaikan informasi seakurat mungkin. Bahwa yang fungsional itu hanya Km 38 (Samboja) sampai Palaran,” terang dia. Pria kelahiran Enrekang, 24 Maret 1963 itu pun menyarankan, karena Tol Balsam merupakan tol berbayar pertama di Kaltim, perlu ada kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Di antaranya, memberikan tenggang waktu kepada pengguna tol tersebut untuk masuk secara gratis.

“Kalaupun nanti ternyata sudah harus dikenai tarif, perlu dihitung seakurat mungkin. Sekali lagi, saya ingatkan ada APBD (Kaltim) sebesar Rp 3,3 triliun di luar APBN,” tegas dia.

Dia menyebut, pada rapat internal Komisi III DPRD Kaltim sudah mengagendakan untuk mengunjungi lokasi pembangunan Tol Balsam. Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPUPR Kaltim, untuk berkomunikasi dengan PT JBS dalam membahas pembangunan Tol Balsam itu.

“Kami juga sering ditanyakan masyarakat, kapan tol difungsikan. Kami berharap secepatnya. Sebab, ada agenda yang lebih prioritas sampai akhir bulan, paling lambat awal Desember nanti,” janji pria berkacamata ini. (kip/riz/k16)


BACA JUGA

Minggu, 15 Desember 2019 10:00

Pemerintah Kaji Bus Amfibi Jadi Moda Transportasi di Calon Ibu Kota Negara

Melihat karakter geografis calon ibu kota negara, Kalimantan Timur, banyak…

Minggu, 15 Desember 2019 09:52

IKN Perlu Daya Listrik Empat Kali Lipat Jakarta

Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim berdampak domino. Salah…

Minggu, 15 Desember 2019 09:47

Presiden ke Kaltim Lagi, Resmikan Tol Balsam lalu Tinjau Lahan IKN

SAMARINDA-Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) direncanakan diresmikan pekan depan. Tepatnya, Selasa…

Minggu, 15 Desember 2019 09:44

BPK Temukan Pajak Daerah Tak Maksimal

SAMARINDA–Di tengah kesulitan keuangan yang melanda beberapa daerah di Kaltim,…

Minggu, 15 Desember 2019 09:42

Mesti Ada Pengganti UN yang Berstandar

SAMARINDA–Rencana penghapusan ujian nasional (UN) direspons Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Jumat, 13 Desember 2019 13:19

Nego Proyek KFX – IFX Berlanjut, Prabowo Ingin Pastikan Indonesia Tidak Rugi

JAKARTA– Menteri Pertahanan (Menhan) Korea Selatan Jeong Kyeong Doo berjumpa…

Jumat, 13 Desember 2019 11:35

Tahanan Kabur di PN, Ternyata Kasus Kedua dalam Tiga Tahun Terakhir

SAMARINDA–Kaburnya Syamsul Fajri (Ancu), terdakwa narkotika, saat hendak disidang di…

Jumat, 13 Desember 2019 11:34

Jaringan Listrik di IKN, Di Bawah Tanah

SELAIN infrastruktur jalan, kelistrikan di pusat pemerintahan IKN baru di…

Jumat, 13 Desember 2019 11:33

Pembangunan Jalan IKN Dimulai Duluan

BALIKPAPAN–Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan ibu kota negara (IKN)…

Jumat, 13 Desember 2019 11:23

Jadi Pro dan Kontra, Mendikbud Kukuh, Tetap Hapus UN

JAKARTA– Perubahan sistem pendidikan selalu memantik pro-kontra. Begitu pula dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.