MANAGED BY:
KAMIS
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 19 November 2019 10:29
Buku Pelajaran Agama yang Baru Mulai Diajarkan Tahun Depan, Bedanya Apa Sih?
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA– Perubahan terhadap 155 buku ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) sudah memasuki tahap akhir. Kementerian dengan moto ‘ikhlas beramal’ itu menargetkan untuk selesai akhir tahun ini sehingga bisa digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.

“Sekarang sedang dilakukan finalisasi penulisan buku. Desember ini selesai Insya Allah. Dipakai Juni 2020 tahun ajaran baru,” kata Dirjen Pendidikan Agama Islam Kemenag Kamaruddin Amin di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin (18/11). Buku itu sendiri diperuntukkan untuk siswa kelas I SD hingga kelas IX SMA.

Dia menambahkan, sebagaimana UU nomor 3 tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, penyusunan buku ajar PAI memang dialihkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke Kemenag. Dan dalam prosesnya, Kemenag memandang perlu mengubah buku yang ada saat ini.

Kamaruddin mengakui, salah satu pokok materi yang diubah adalah pelajaran yang berkaitan dengan khilafah. Menurutnya, penjelasan terkait khilafah dalam buku ajar PAI perlu dipertegas untuk menghindari kesalahpahaman. “Seperti sistem khilafah misalnya harus dipahami bahwa ya khilafah itu tidak relevan, tidak kontekstual sama sekali tidak cocok di Indonesia,” imbuhnya.

Meski demikian, dia menegaskan hal itu bukan satu-satunya materi perubahan. Hal lain yang dikuatkan dalam buku ajar PAI adalah orientasinya. Dalam buku PAI saat ini, agama lebih diidentikkan dengan ritual keagamaan seperti salat, puasa, haji dan ibadah-ibadah lainnya. Di buku PAI baru, akan ditambahkan pemahaman bahwa agama juga instrument perekat sosisial.

“Beragama itu buahnya adalah akhlak, buahnya itu mencintai diri sendiri, mencintai agama kita, menghargai perbedaan orang lain,” ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 14 September 2020 12:10

PSBB Jakarta Lebih Longgar, Kegiatan Nonesensial Boleh Beroperasi dengan Kapasitas 25 Persen

JAKARTA– Masa transisi menuju new normal di Jakarta akhirnya selesai.…

Senin, 14 September 2020 11:46

Maju Mundur PSBB Total, Tarik-Ulur Antara Kesehatan atau Ekonomi

 Dengan rasio tes rendah, penanganan pandemic Covid-19 di Indonesia seperti…

Senin, 14 September 2020 11:11

Wakil Ketua DPR RI Kutuk Penikaman Syekh Ali Jaber

JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin mengutuk…

Sabtu, 12 September 2020 12:31

KPU Larang Paslon Iklan di Media Sosial, Hanya Boleh di Media Massa

JAKARTA - Pasangan calon Pilkada diminta untuk tidak melakukan iklan…

Kamis, 10 September 2020 13:06

Zoom, Twitter, Shopee Dkk Kena Pajak 10 Persen

JAKARTA– Pemerintah kembali menunjuk 12 perusahaan untuk memungut Pajak Pertambahan…

Kamis, 10 September 2020 01:28

Di Jakarta, Setiap Hari Rata-Rata Seribu Orang Tertular Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan mengakhiri masa Pembatasan…

Rabu, 09 September 2020 13:59
Nyatakan Masih On The Track, KPK Belum Bisa Ambil Alih Kasus Pinangki

Sangkal Jaksa Agung Terlibat Urusan Fatwa MA

JAKARTA – Ketika Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memimpin agenda di…

Rabu, 09 September 2020 12:39

WFO, ASN Kerja Berdasarkan Kategori Zonasi Risiko Wilayah

JAKARTA– Pemerintah kembali mengatur sistem kerja pada aparatur sipil negara…

Rabu, 09 September 2020 12:11

Suap Djoko Tjandra Juga Diduga Mengalir ke Adik Jaksa Pinangki

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan aliran suap ke adik…

Rabu, 09 September 2020 12:09

Menag Pastikan Penceramah Bisa Berdakwah Meski Tak Punya Sertifikat

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjamin bahwa para penceramah tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers