MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 18 November 2019 10:52
Panasnya Pilkades di Jawa, Persaingan Suami Versus Istri di 18 Desa

Masuk Pabrik Mundur, Buruh Tetap Nyoblos

PROKAL.CO, KUDUS- Gelaran pesta politik arus bawah atau pemilihan kepala desa (pilkades) tinggal esok hari. Dari 115 desa di Kabupaten Kudus, lebih dari 70 calon kepala desa petahan bakal kembali turun gelanggang untuk melanggengkan kekuasaannya. Juga ada calon yang melawan keluarganya sendiri. Mulai dari suami lawan istrinya. Dan Adik melawan kakaknya. Juga ada bapak melawan anaknya.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ada sejumlah desa yang calon kadesnya petahana, suami-istri, dan pertarungan antar saudara kandung. Di Kecamatan Bae jumlah petahana ada lima calon. Yakni Desa Bae, Purworejo, Peganjaran, Gondangmanis, dan Ngembalrejo. Serta tiga desa (Purworejo, Bacin, Karangbener) dengan calon kades suami-istri.

Sementara itu di Kecamatan Mejobo terdapat lima calon kades petahana. Yakni Desa Jepang, Kesambi, Jojo, Temulus, dan Tenggeles. Serta satu desa (Kirig) suami-istri, satu desa (Tenggeles) antara bapak-anak, dan satu desa (Jepang) kakak melawan adik kandungnya sendiri.

Di Kecamatan Gebog, terdapat lima calon kades petahana. Yakni di desa Gondosari, Karangmalang, Jurang, Klumpit, dan Besito. Sedangkan, di Kecamatan Dawe, terdapat 12 calon kades petahana. Yakni di desa Soco, Piji, Dawe, Dukuhwaringin, Kuwukan, Glagah Kulon, Colo, Kandangmas, Rejosari, Margorejo, Cendono, Samirejo. Dan tujuh calon suami-istri di Desa Puyoh, Soco, Piji, Dawe, Dukuhwaringin, Kuwukan, dan Glagah Kulon.

Sedangkan, di Kecamatan Undaan, terdapat 12 calon petahan yang kembali turun gelanggang. Yakni di Desa Berugenjang, Glagahwaru, Kalirejo, Karangrowo, Kutuk, Larik Rejo, Medini, Ngemplak, Sambung, Terangmas, Undaan Kidul, Undaan Tengah, dan Wates. Dan dengan empat calon suami-istri di Desa Wonosoco, lambangan, medini, serta karangrowo.

Camat Undaan Rifa’I Nawawi mengungkapkan saat ini desa yang cukup rawan konflik adalah Desa Undaan Tengah dan Lambangan. Sebelumnya, pihaknya menilai desa yang paling rawan yakni Desa Undaan Lor. Namun, sayangnya Pilkades di Desa Undaan Lor gagal dilaksanakan tahun ini. Sebab, dua calon lainnya mengundurkan diri tiba-tiba.

”Untuk dua desa ini akan kami perkuat keamanannya. Personel keamanan akan kami tambah. Sebab, kami harus pastikan pelaksanaan pilkades di Kecamatan Undaan berjalan dengan damai,” kata Rifa’fi kemarin.

Sementara itu, Pemkab Kudus juga mengeluarkan surat edaran,terkait penggunaan hak pilih masyarakat Kudus dalam Pilkades 2019. Intruksinya, agar intansi terkait memberikan izin karyawannya untuk mencoblos. Lantaran pada Selasa (19/11) tidak ada libur bagi perusahaan dan intansi di Kudus.

Kepala Dinas PMD, Adi Sadhono, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus di 116 desa itu agar menahan diri tidak melakukan hal-hal yang bisa memancing pertikaian. Di sisa satu hari ini, masyarakat lebih baik memantapkan pilihannya daripada ikut oknum-oknum yang berusaha membuat kegaduhan.

”Mari bersama-sama saling menjaga kedamaian. Supaya bisa mendapat pelajaran tentang politik yang sehat dan bermartabat,” ujar Adi.

Di sisi lain Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus Bambang Tri waluyo menyatakan, masyarakat yang bekerja di perusahaan dan intansi terkait akan diberikan hak pilihnya. Untuk itu pihaknya mengimbau para buruh agar pergi keTPS pagi hari.

“Imbauannya pagi bisa nyoblos. Setelah itu dilanjutkan bekerja. Agar partisipasi Pilkades meningkat,” katanya.

Bambang menambahkan, beberapa perusahaan telah menindaki surat edaran tersebut. Para buruh diberikan menyalurkan hak pilihnya. Sementara untuk rentan waktunya pukul 07.00 hingga 10.00 pagi. Baru kemudian dilanjutkan bekerja.

Hal ini dilakukan, mengingat jelang akhir tahun perusahaan berada pada puncak produksi. Ketika diliburkan perusahaan akan mengalami kerugian.

Sementara itu Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarkat Desa (PMD) Kudus Arif Suwanto mengatakan, surat tersebut sudah diserahkan kepada para perusahaan dan instansi.

Dari edaran itu, ada beberapa perusahaan yang memberikan respon. Arif menyatakan, perusahaan tersebut mengundurkan jam masuk kerja.

“Para karyawan diberikan nyoblos pada pukul 07.00 (diawal waktu) sampai jam 10.00, ” ungkapnya. Sedangkan untuk beberapa sekolah akan diliburkan. Pasalnya lokasi tersebut bakal difungsikan sebagai tempat pemungutan suara (TPS).

Pihaknya berharap, kepada para perusahaan untuk memberikan kesempatan karyawannya menyalurkan hak pilihnya. Serta ada pemberian toleransi waktu berangkat ke pabrik. (qih/gal/zen)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 14:26

Subsidi LPG 3 Kg Dicabut, Dialihkan ke Nontunai

JAKARTA– Pemerintah bakal mencabut subsidi untuk LPG 3 Kg. Rencananya,…

Jumat, 17 Januari 2020 14:01

Pelaku Buang Jenazah Hakim PN Medan ke Jurang, Ini Alasannya

MEDAN – Eksekusi baru saja selesai dilakukan. Tapi, di kamar…

Jumat, 17 Januari 2020 10:58

Aniaya Driver Go Car, Tentara Jerman Resmi Tersangka

BADUNG- Kasus penganiayaan warga negara asing (WNA) asal Jerman terhadap…

Jumat, 17 Januari 2020 10:55

Bule Ugal-ugalan di Jalan Raya Denpasar, Polisi Mengaku Kehilangan Jejak

DENPASAR- Seorang bule yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba viral karena…

Kamis, 16 Januari 2020 16:03

Kasus Suap KPU, PDIP Bantah OTT

JAKARTA– DPP PDIP akhirnya menyikapi secara resmi kabar tentang Sekjen…

Kamis, 16 Januari 2020 15:31

KPK Minta Bantuan Polri Cari Harun

JAKARTA - KPK bersikukuh bahwa keberadaan Harun Masiku, caleg PDIP…

Kamis, 16 Januari 2020 14:07

Bakal Diserbu Nelayan Pantura, Mahfud Janji Prioritaskan Nelayan Natuna

JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)…

Kamis, 16 Januari 2020 14:05

BPJS Kesehatan Berpotensi Langgar Tiga Aturan Perundangan

JAKARTA-- DPR masih bersikukuh menolak kenaikan iuran bagi peserta Jaminan…

Kamis, 16 Januari 2020 13:39

AS Melarang Kios Rokok Elektrik, Laaahhh...!! di Indonesia Malah Menjamur

JAKARTA- Pemerintah didesak untuk melarang peredaran rokok elektrik di Indonesia sebelum…

Kamis, 16 Januari 2020 13:36

Suami Menikah Lagi, Istri Membalas..!! Ngga Tanggung-Tanggung, 5 Lelaki Dipikat

Istilah tit for tat sepertinya berlaku di dalam rumah tangga Karin dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers