MANAGED BY:
SELASA
29 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 17 November 2019 14:56
Nikah Makin Ribet, Bimbingan Pranikah Libatkan Sejumlah Kementerian
ilustrasi

PROKAL.CO,

Pembicaraan pembinaan pranikah dan sertifikasi masih bergulir. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan bahwa bimbingan pranikah adalah tanggung jawab lintas sektor. Menurut dia, pemahaman yang perlu diberikan kepada calon pengantin bukan hanya soal keagamaan, melainkan juga multiaspek.

Dalam membangun rumah tangga, setidaknya dibutuhkan pemahaman mengenai perencanaan keluarga, kesehatan, ekonomi rumah tangga, hingga masalah reproduksi.

Untuk itu, Muhadjir menekankan tanggung jawab bimbingan pranikah tersebut dilakukan beberapa kementerian seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian PPPA, Kemenkop UKM, dan BKKBN. ”Pembekalan pranikah tersebut mestinya diberikan kepada setiap calon pengantin baru. Bahan materi pembekalan pun juga harus diperkaya,” ucapnya.

Selain itu, pola dan waktu penyelenggaraannya harus fleksibel. Tidak memberatkan calon pengantin, tetapi efektif. Bahan atau materinya bisa berupa modul secara daring maupun luring. ”Calon pengantin yang telah mengikuti pembekalan dengan baik memperoleh surat keterangan atau sertifikat,” tuturnya.

Muhadjir menjelaskan, bimbingan terhadap calon pengantin tidak hanya berhenti pada pembekalan. Harus ada tindak lanjut apabila ditemukan masalah. Misalnya, kalau diketahui bahwa calon pasangan pengantin belum punya penghasilan tetap dan ingin buka usaha, yang bersangkutan harus dibukakan akses pendanaannya melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Kebijakan tersebut harus diambil untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.

Menurut dia, keluarga adalah bagian dari hulu pembangunan manusia Indonesia. Sementara itu, masih banyak kasus yang terjadi di dalam keluarga. Misalnya, masih tingginya angka kematian bayi dan ibu melahirkan. ”Apabila tidak ditangani dengan sungguh-sungguh, hal tersebut bisa menggagalkan upaya membangun generasi masa depan Indonesia,” kata Muhadjir.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 13:19

Di Tarakan, 11 Orang Meninggal dari 42 Titik Longsor

TARAKAN–Hujan deras yang mengguyur Tarakan pada pukul 02.00 Wita, kemarin…

Selasa, 29 September 2020 11:47

Surat Nikah dan Akta Cerai Inggit Garnasih-Soekarno Diserahkan ke Negara

Keluarga besar tak setuju dokumen pernikahan dan perceraian Inggit Garnasih-Soekarno…

Selasa, 29 September 2020 11:41

DPR Belum Satu Suara Soal TPS Keliling

JAKARTA - Rencana tempat pemungutan suara (TPS) keliling dalam pilkada…

Selasa, 29 September 2020 10:47

Kawal Omnibus Sebelum Pengesahan, Buruh Ancam Mogok Nasional

JAKARTA-- Pembahasan RUu Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR…

Senin, 28 September 2020 18:52

Evaluasi Kontrak Tambang Disoal, Jatam Tuding Pemerintah Tak Transparan

BALIKPAPAN-Evaluasi perpanjangan kontrak tambang batu bara atau Perjanjian Karya Pengusahaan…

Senin, 28 September 2020 18:51

Beban Berat Menunda Pilkada, Anggaran Pemilu Sudah Terplot, Penunjukan Pjs Jadi Pemantik

SAMARINDA-Pilkada Serentak 2020 membawa kekhawatiran. Sempat terhenti di awal pagebluk…

Senin, 28 September 2020 18:51

Tepian Pandan Jadi Asal-usul Tenggarong yang Kini Berusia 238 Tahun

Keselamatan warga lebih utama. Begitu kira-kira gambaran perayaan HUT Tenggarong,…

Senin, 28 September 2020 18:50

Peti Mati Ramah Lingkungan

PERUSAHAAN rintisan Belanda bernama Loop menciptakan peti mati yang bisa…

Senin, 28 September 2020 18:49

Riset Sementara, Longsor di Selat Makassar Berdampak ke IKN

BALIKPAPAN­-Potensi tsunami di ibu kota negara (IKN) baru kembali menjadi…

Senin, 28 September 2020 17:53

Di PPU, Besok Denda Rp 1 Juta Berlaku

ASEP SAIFI/KP     PENAJAM - Masa sosialisasi soal Peraturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers