MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 16 November 2019 23:00
Istana Negara Hidupkan Akses Kawasan Penyangga

Masih Beberapa Alternatif, DPRD Kukar Sebut Senoni

Museum Mulawarman di Tenggarong. Ada usulan istana negara juga dibangun di Kutai Kartanegara.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Usulan istana negara juga dibangun di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mencuat. Itu karena pusat pemerintahan ibu kota negara (IKN) yang baru difokuskan di Penajam Paser Utara (PPU). Padahal, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa IKN baru nanti di sebagian wilayah PPU dan sebagian wilayah Kukar.

Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Masjaya berpendapat, posisi istana negara bisa menghidupkan aksesibilitas di kawasan penyangga IKN. “Kayak model DKI Jakarta sekarang. Istana negara ada di Jakarta dan Bogor. Kalau sudah ada dua tempat tinggal kepala negara itu akan dibangun aksesnya yang mudah,” kata dia kemarin.

Saat ini, istana kepresidenan di DKI Jakarta terdiri dari dua bangunan utama. Yang disebut Istana Negara dan Istana Merdeka. Mereka merupakan dua bangunan utama yang luasnya 6,8 hektare. Letaknya di antara Jalan Medan Merdeka Utara dan Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Dikelilingi sejumlah bangunan yang sering digunakan kegiatan kenegaraan.

Posisi Istana Merdeka menghadap ke Taman Monumen Nasional di Jalan Medan Merdeka Utara, dan Istana Negara yang menghadap ke Sungai Ciliwung di Jalan Veteran. Sementara itu, Istana Bogor pada era Presiden Joko Widodo dijadikan istana kepresidenan utama. Sebagai tempat istirahat, sekaligus tempat menyambut tamu negara. Lokasinya bersebelahan dengan Kebun Raya Bogor.

Masjaya melanjutkan, dirinya tidak spesifik menyebut lokasi di Kukar yang cocok untuk dibangunkan istana negara. Dia hanya mengusulkan agar tempat tinggal presiden itu bisa dibangun di wilayah Kukar. Karena pusat pemerintahan IKN baru nanti sudah diumumkan di PPU. Tepatnya di Kecamatan Sepaku, walau secara resmi belum ditetapkan desa atau kelurahannya.

“Saya secara plotting lokasi tidak bisa memberikan komentar. Karena bukan ranah kami. Yang pasti, kita bersyukur di Kaltim, kearifan lokal itu harus diakomodasi. Dan bagaimana Kaltim, PPU, Kukar, Samarinda, Balikpapan, dan sekitarnya bisa mendapat manfaat,” harap dia.

Ketua Komisi II DPRD Kukar Andi Faisal merespons pernyataan Masjaya. Dia memberikan masukan, istana negara bisa di Desa Senoni, Kecamatan Sebulu. Alasannya berkaitan dengan pusat kerajaan tertua di Kaltim. Sekira 30 km ke Kerajaan Kutai di Tenggarong. Juga tak jauh ke Kerajaan Sendawar (Dayak) di Kutai Barat (Kubar). Pun demikian ke Kerajaan Paser yang ada di Paser, saat aksesnya dibangun.

“Jadi akan ada kehidupan baru. Bukan posisi IKN saja, tapi ada istana negara. Seperti DKI Jakarta dengan Bogor, ada sentral pembagian keramaian,” ucap dia.

Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti masih enggan berspekulasi mengenai lokasi istana negara. Apakah di PPU atau Kukar. Pasalnya, saat ini Sayembara Gagasan Desain Kawasan IKN masih berlangsung.

“Kalau istana (negara), terus terang masih ada beberapa alternatif. Saya enggak bisa (menyampaikan). Karena kami harus melakukan desain,” kata dia.

Perempuan berkacamata itu menerangkan, lokasi pembangunan istana negara sudah ada kriteria yang ditetapkan. Salah satunya, menjadi tempat kebanggaan yang membuat orang berada di sana merasa nyaman. Selain itu, lokasi istana negara juga harus aman. Karena menjadi tempat tinggal pemimpin tertinggi di Indonesia.

Namun, menurut Diana, diperlukan diskusi lebih lanjut mengenai penentuan lokasi istana negara pada IKN baru nanti. “Faktor-faktor itu yang menjadi pertimbangan,” jelas dia.

Dalam beberapa kesempatan yang lalu, Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyampaikan, istana negara pada IKN baru akan ditempatkan di PPU. Pria yang kini menjabat menteri Riset dan Teknologi sekaligus kepala Badan Riset Inovasi Nasional mengatakan, istana negara menjadi bangunan yang pertama dibangun pada IKN baru. Dengan konstruksi awal yang direncanakan dimulai 2020.

“Yang pertama kali dibangun ya pasti istana (negara), kemudian tempat ibadah, masjid. Kemudian yang tidak kalah penting kantor pemerintahan, kementerian dan parlemen, DPR, dan perumahan penunjang," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Joni Supriyanto sempat mengatakan, Markas Besar (Mabes) TNI akan dipindah ke wilayah Kukar. “Rencananya kita 117 km dari wilayah ibu kota nantinya," kata Joni dalam rapat kerja bersama Pansus Pemindahan Ibu kota di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 26 September lalu. (kip/dwi/k8)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 18:58

9 Mahasiswa Kaltim yang Kuliah di China Pulang, Ini Kisah Mereka Sejak Corona Merebak

SAMARINDA - Sembilan dari 14 mahasiswa se Kaltim dari Wuhan…

Minggu, 16 Februari 2020 12:45

Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah, Gedung DPR Sudah Ada yang Ngincar

Pasca pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, sejumlah aset…

Minggu, 16 Februari 2020 11:48

Sambut 5 Mahasiswa dari Wuhan, Rizal : Masyarakat Jangan Punya Anggapan Macam-macam

SAMARINDA - Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyambut kedatangan 5 mahasiswa…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:15

Bahan Baku Masih Terbatas, Lokasi IKN Baru Krisis Air

BALIKPAPAN–Ketersediaan air di calon ibu kota negara (IKN) menjadi sorotan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:40

Peredaran Narkoba di Kaltim dari Malaysia, Ada Celah di Akses Darat

SAMARINDA-Menyelesaikan masalah peredaran narkoba tak semudah membalikkan telapak tangan. Parahnya,…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:39

Musda Golkar Kaltim, Keluarga Mas’ud All Out

SAMARINDA–Opsi diskresi oleh ketua umum Golkar bisa saja mencuat dalam…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:36

SEMUA SEHAT..!! Lewati Masa Inkubasi Virus Corona, 14 Pelajar Kaltim Pulang

SAMARINDA–Hari ini (15/2), 238 WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok akan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:23

Draf RUU Cipta Lapangan Kerja, Bisa Kontrak Seumur Hidup dan Tak Dapat Pesangon

JAKARTA – Kerja! Kerja! Kerja! Slogan Kabinet Kerja era kepimpinan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:04

Garda Terdepan Yang Paling Rawan Terpapar COVID-19

WUHAN– Jam masih menunjukkan pukul 03.00 ketika Wang Xiaoting menembus…

Sabtu, 15 Februari 2020 11:48

Masih Ada 3 Ribuan Warga Tiongkok di Bali, 468 Warga RRT Mengajukan Perpanjangan Izin Tinggal Darurat

Virus Corona membuat semuanya geger. Yang paling kena imbasnya tentu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers