MANAGED BY:
SABTU
24 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 16 November 2019 11:55
Susah Solar Akibat Kuota Dikurangi
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA– Kosongnya stok solar bersubsidi di SPBU-SPBU telah menghambat aktivitas masyarakat dan pelaku bisnis. Kelangkaan solar tersebut ditengarai sebagai buntut lebih rendahnya kuota solar bersubsidi tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. Ditambah dugaan tidak optimalnya kontrol konsumsi dan distribusi.

’’Hampir bisa diprediksi (kelangkaan solar, Red). Memang kuota tahun ini lebih rendah daripada tahun lalu. Padahal, seharusnya kuota tahun ini ditambah karena asumsi pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen,’’ ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman kepada Jawa Pos (15/11).

Mengenai alasan lebih rendahnya kuota tahun ini daripada tahun lalu, Kyatmaja yang sebelumnya berdiskusi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan bahwa anggaran 2019 tidak mencukupi. Karena itu, kuota solar bersubsidi diturunkan dari 15,6 juta kiloliter tahun lalu menjadi 14,5 juta kiloliter tahun ini.

’’Angka tersebut sedari awal sudah disinyalir kurang. Kami mengkhawatirkan November dan Desember tersendat. Ternyata, benar-benar terjadi di lapangan,’’ ungkapnya.

Di samping masalah kuota tersebut, Kyat menyoroti kontrol distribusi dan konsumsi solar bersubsidi di lapangan. Pada kesempatan sebelumnya, Pertamina sempat menyinggung solar bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Dia berpendapat, memang ada berbagai kejanggalan di sejumlah titik kelangkaan solar.

’’Pertamina pernah membeberkan bahwa ada dua daerah yang konsumsi solar subsidinya lebih tinggi daripada Pulau Jawa. Yaitu, Riau dan Kaltim. Ini kan aneh,’’ katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Juli 2021 11:29
Beber Praktik Premanisme dan Kecurangan Lewat Kades

PHP Pilgub Kalsel, MK Minta Lampiran Bukti Detail

JAKARTAs – Sidang perdana gugatan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) jilid…

Jumat, 23 Juli 2021 11:25

TWK Pegawai KPK Cacat Prosedur, Ombudsman Minta Presiden Ambil Alih Kewenangan PPK KPK

JAKARTA- Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK menjadi aparatur…

Jumat, 23 Juli 2021 11:11

Akhirnya, Pemerintah Larang TKA Masuk

Pada kesempatan yang sama, Menkumham Yasonna Laoly menambahkan, pemerintah akhirnya…

Jumat, 23 Juli 2021 11:09

Tersangka Penembak Laskar FPI Tak Juga Diserahkan, Ini Alasan Polri

Bareskrim Polri tak kunjung melakukan pelimpahan berkas perkara tahap 2…

Jumat, 23 Juli 2021 10:18

Desak Pemerintah Jalankan Kewajiban Konstitusional, Beri Pengakuan Penuh Masyarakat Hukum Adat Laman Kinipan

Aliansi Akademisi untuk Kinipan menggelar konferensi pers dengan tajuk "Dari…

Kamis, 22 Juli 2021 11:20

Pegawai KPK Tolak Diklat Bela Negara

JAKARTA - Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK kembali…

Kamis, 22 Juli 2021 10:46
KPPOD Usul Sanksi Potong Gaji Kepala Daerah

Mendagri Gerah Pencairan Bansos Masih Rendah

JAKARTA– Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu sumber masyarakat untuk…

Kamis, 22 Juli 2021 10:13

Aturan Dikorbankan, Presiden Terbitkan Aturan Baru, Rektor UI Boleh Rangkap Jadi Komisaris BUMN

JAKARTA- Aturan hukum akhirnya dikorbankan dalam polemik rangkap jabatan Rektor…

Kamis, 22 Juli 2021 10:10
Integrasi Dokumen Kesehatan untuk Syarat Perjalanan Udara

Penerbangan Jakarta-Bali Tak Perlu Isi e-HAC

Kini validasi syarat terbang bagi calon penumpang pesawat tak lagi…

Rabu, 21 Juli 2021 10:56

Kasus Positif Turun Hampir 40 Persen, Pemerintah Bisa Tentukan Kriteria Pelonggaran

JAKARTA- Pertambahan 56.757 kasus positif harian pada tanggal 15 Juli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers