MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 16 November 2019 11:52
Eks Menag Diperiksa 7 Jam
Lukman Hakim Saifuddin

PROKAL.CO, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya mendalami dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji dan penerimaan gratifikasi di Kementerian Agama (Kemenag). Kemarin (15/11) KPK memeriksa mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam perkara yang masih dalam lingkup penyelidikan itu. 

Lukman diperiksa sekitar tujuh jam di tahap penyelidikan itu. Mengenakan batik warna gelap, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mengatakan kedatangannya merupakan undangan dari KPK. Hanya, dia enggan menjelaskan lebih detail terkait hasil pemeriksaan penyelidikan itu. "Saya hadir untuk memenuhi panggilan tersebut untuk memberikan keterangan terkait penyelidikan," ujarnya.  

Lukman menyebut pihaknya menghormati proses hukum di KPK. Sehingga, dia enggan membeberkan materi penyelidikan yang tengah didalami lembaga antirasuah tersebut. "Tentu saya secara etis tidak pada tempatnya sampaikan di sini (dihadapan awak media, Red)," kata Lukman menjawab pertanyaan soal materi penyelidikan tersebut. "Jadi silakan tanyakan langsung ke KPK," imbuhnya.  

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Lukman masih di tahap penyelidikan. Dengan demikian KPK tidak bisa terlalu detail mengungkap apa saja materi yang menjadi agenda pemeriksaan tersebut. "Ada kebutuhan klarifikasi lanjutan pada proses penyelidikan terkait pelaksanaan kewenangan di Kemenag saat (Lukman) menjabat," ujarnya. 

 Apakah kasus tersebut bakal naik ke penyidikan? Febri belum mau berkomentar. Dia menyebut kasus terkait dengan Lukman masih di tahap penyelidikan hingga saat ini. "Jadi (dugaan korupsi penyelenggaraan haji dan penerimaan gratifikasi) masih penyelidikan, ya," tutur mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu. (tyo) 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:42
Membantu Ekonomi Eks Napiter dengan Localov

Kombatan Filipina Selatan Jual Donat Rambo

Local dan love disatukan menjadi Localov. Aplikasi lapak online atau…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:33

Wiranto Masuk Pemerintahan Lagi

JAKARTA- Sempat kosong hampir dua bulan, susunan Dewan Pertimbangan Presiden…

Jumat, 13 Desember 2019 13:18

Nama Randy-Yusuf Diabadikan di KPK

JAKARTA – Perjuangan Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas…

Jumat, 13 Desember 2019 13:16

Sudah 12 Pegawai KPK Memilih Mundur

JAKARTA- Proses alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara…

Jumat, 13 Desember 2019 13:10

Plt dan Plh Direksi Garuda Benahi Internal Jelang RUPSLB

JAKARTA– Buntut kasus penyelundupan 15 boks onderdil Harley Davidson edisi…

Jumat, 13 Desember 2019 13:07
Aplikasi Gowes Ajak Bertransportasi Minim Polusi

Bermula dari Bali, Tebar Pesona sampai Miami

Memahami tren warga yang semakin peduli lingkungan plus kebiasaan lebih…

Kamis, 12 Desember 2019 13:39

Buka Suara, Kritisi Negeri Sendiri dan WADA

Para atlet Rusia menjadi pihak yang paling dilematis menghadapi sanksi…

Kamis, 12 Desember 2019 12:10

Kasus Novel, Istana Masih Enggan Bentuk TGPF

JAKARTA- Terkatung-katungnya proses pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik…

Rabu, 11 Desember 2019 11:55

Anak Jokowi Kian Dekat Nyalon Wali Kota Solo

JAKARTA– Pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilwali Solo tampaknya bakal…

Rabu, 11 Desember 2019 11:53

Keterbatasan Anggaran, Butuh 30 Tahun untuk Standardisasi Guru

JAKARTA- Upaya Kementerian Agama (Kemenag) untuk standardisasi kemampuan guru terbentur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.