MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 16 November 2019 11:36
Akhir Tahun, Inflasi Dipastikan Terkendali
Bahan makanan harganya rentan turun naik.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Inflasi Kaltim selalu terkendali dan masih berada dalam target inflasi nasional sebesar 3,5 plus minus 1 persen year-on-year (yoy). Jelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2020, inflasi Kaltim diyakini tetap terkendali.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan, sampai Oktober lalu inflasi Kaltim masih sangat terkendali. “Di bulan Oktober lalu, Kaltim terjadi deflasi sebesar minus 0,37 persen yang disumbang deflasi 0,12 persen di Samarinda dan deflasi sebesar 0,69 persen di Balikpapan,” jelasnya.

Secara nasional, dari 82 kota yang terpantau inflasinya, pada Oktober sebanyak 43 kota mengalami inflasi dan 39 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,22 persen, dan terendah terjadi di Pematang Siantar, Tual dan Ternate sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Balikpapan sebesar 0,69 persen dan terendah di Palopo sebesar 0,01 persen.

Dia menjelaskan, pada Desember mendatang, inflasi Kaltim pasti meningkat. Namun masih terkendali. Sebab selama ini jelang HBKN pasti terjadi inflasi di Bumi Etam seiring banyaknya pasokan makanan yang berasal dari luar daerah. Tapi pihaknya yakin hal itu tidak membuat gangguan kepada inflasi tahunan.

“Meskipun pasokan makanan Kaltim masih berasal dari luar daerah, tapi tingkat inflasinya selalu terkendali. Apalagi jelang HBKN Natal pada Desember, gangguan terhadap inflasi tidak akan terlalu banyak,” tegasnya.

Senada, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono memprediksi jelang HBKN akan terjadi peningkatan inflasi. Namun masih terkendali, karena saat Natal peningkatan kebutuhan masyarakat tidak terlalu meningkat tajam.

Kaltim sebagai daerah dengan supply yang didominasi dari luar, membuat biaya logistik cukup memengaruhi. “Mungkin untuk stok sebenarnya sangat banyak dan mampu memenuhi kebutuhan akhir tahun. Namun perjalanan logistik membuat sedikit gangguan pada harga,” ujarnya.

Menurutnya, pada 2019 ini, inflasi Kaltim akan berada pada kisaran 2,97-3,37 persen (yoy). Namun, dia tidak dapat mengesampingkan terbatasnya produksi komoditas tanaman bahan makanan (tabama), dan hortikultura. Kaltim sampai sekarang masih ketergantungan pasokan dari wilayah lain.

Selain kondisi fundamental, rantai distribusi yang panjang juga turut mendorong harga untuk meningkat lebih tinggi dari seharusnya. Tapi tetap terus diusahakan inflasi Kaltim terkendali, lewat pemenuhan stok dan sebagainya.

Lalu yang perlu diantisipasi adalah inflasi tahun depan, sebab akan banyak harga-harga yang meningkat. Seperti cukai rokok, subsidi BBM yang menurun dan lainnya. “Harus diantisipasi dari sekarang, agar dampaknya tidak terlalu besar. Sehingga tingkat inflasi Kaltim tetap terkendali seperti saat ini,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 12:59

Dukung Pelarangan Minyak Curah

PEMERINTAH daerah berharap larangan peredaran minyak curah di pasar tradisional…

Jumat, 13 Desember 2019 11:59

Menunggu Hadirnya Pengolahan Sarang Walet

BALIKPAPAN- Industri burung walet di Kaltim belum maksimal. Pasalnya hingga…

Jumat, 13 Desember 2019 11:47

Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata

JAKARTA– Bangkok Bank Public Company Limited resmi mengakuisisi saham PT…

Kamis, 12 Desember 2019 12:29

Pengusaha Berharap Harga Domestik Batu Bara Dievaluasi

Pengusaha batu bara meminta pemerintah mengkaji ulang harga jual batu…

Kamis, 12 Desember 2019 11:58

Hotel Bumi Senyiur Siapkan Paket, Hadirkan “Serba-Lima” pada Perayaan Tahun Baru

SAMARINDA–Tidak terasa waktu cepat berlalu dan tahun baru sudah di…

Rabu, 11 Desember 2019 13:08

Ekonomi Kaltim Diproyeksi Tumbuh 5 Persen

Derasnya ekspor batu bara hingga triwulan III/2019 membuat pertumbuhan ekonomi…

Rabu, 11 Desember 2019 13:05

2020, Pemerintah Larang Peredaran Minyak Curah, Asa Baru Bisnis Kelapa Sawit

SAMARINDA- Mulai 1 Januari 2020, Kementerian Perdagangan berencana melarang peredaran…

Rabu, 11 Desember 2019 13:03

Suplai Pisang Kepok Masih Kurang

SAMARINDA- Petani pisang kepok di Kaltim dituntut meningkatkan produksi. Pasalnya,…

Senin, 09 Desember 2019 12:57

Pembangunan IKN, Para Pekerja Wajib Bersertifikat

Tenaga kerja lokal bisa diandalkan untuk menyukseskan pengerjaan proyek konstruksi…

Senin, 09 Desember 2019 12:51

Penurunan Harga Tiket Jangan Setengah-Setengah

SAMARINDA – Wacana penurunan harga tiket pesawat sebesar 30 persen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.