MANAGED BY:
KAMIS
02 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Sabtu, 16 November 2019 11:32
Jual Ayam dan Telur Harus Ditimbang, Tak Boleh Lagi Per Ekor dan Per Butir
MASIH CARA LAMA: Pedagang ayam di pasar tradisional Balikpapan belum menggunakan sistem satuan kilogram, meski sudah berkali-kali diimbau Dinas Perdagangan.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengimbau kepada pedagang khususnya penjual telur dan ayam untuk menjual telur dengan sistem satuan kilogram sejak enam bulan lalu. Jadi ayam dan telur harus ditimbang.

Begitu pula Dinas Perdagangan yang telah menyampaikan informasi tersebut melalui surat imbauan. Sayang hingga kini, pedagang di pasar tradisional ternyata tak begitu mengindahkan aturan tersebut.

Buktinya mereka masih menjual telur dengan satuan butir dan ayam dengan satuan ekor. Padahal aturan ini wajib dilakukan dan seharusnya tidak ada lagi yang menjual dengan satuan butir dan ekor.

“Ada yang belum mengerti aturan dan belum melaksanakan. Kami terus koordinasi dengan pasar setiap hari,” kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Balikpapan Irawan. Pihaknya telah berusaha turun ke pasar untuk menyebarkan imbauan tersebut.

Namun kenyataannya memang masih banyak yang menjual dengan hitungan per butir dan ekor. “Ibu-ibu masyarakat juga ada yang merasa keberatan karena terbiasa gunakan satuan ekor untuk ayam,” sebutnya. Dinas Perdagangan juga sudah bertemu dengan forum penjual di wilayah Balikpapan

Dia menuturkan, sejak dikirim dari distributor sudah melakukan penerapan satuan kilogram untuk ayam. Tinggal menertibkan di level penjual yang sebagian besar masih menjual per ekor. “Kami sosialisasi di lapangan harus pelan-pelan, ada beberapa pedagang mungkin merasa rugi. Tapi ini ketentuan dari kementerian,” imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 02 Juli 2020 12:22

Tetap Merah, Pemprov Ralat Balikpapan Zona Hitam

BALIKPAPAN masih berstatus zona merah Covid-19. Bukan zona hitam seperti…

Kamis, 02 Juli 2020 12:19

Kosmetik Ilegal Asal Malaysia Gagal Edar

BALIKPAPAN-Ribuan produk kosmetik ilegal kembali disita petugas. Barang asal Malaysia…

Kamis, 02 Juli 2020 11:12

Kasus Covid-19 di Balikpapan Melonjak dari Kalangan Pekerja Luar Daerah

BALIKPAPAN - Data terakhir, 186 pasien Covid-19 sebagian besar didominasi…

Kamis, 02 Juli 2020 11:09

Harga Hewan Kurban Berpotensi Naik

BALIKPAPAN – Sebulan lagi umat Islam merayakan Iduladha 1441 H.…

Kamis, 02 Juli 2020 11:08

Polda Kaltim Siaga Karhutla

BALIKPAPAN - Rapat koordinasi penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan…

Kamis, 02 Juli 2020 11:06

Relaksasi Pernikahan di 3 Juli, Menyusul Objek Wisata

BALIKPAPAN – Sesuai rencana, Pemkot Balikpapan akan memulai sejumlah relaksasi di…

Rabu, 01 Juli 2020 13:26

Tak Ada Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Balikpapan

BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan masih mempertimbangkan kembali rencana penerapan sanksi…

Selasa, 30 Juni 2020 13:10

Nelayan Sulit Melaut Akibat Gelombang Tinggi, Harga Ikan Laut Melambung

BALIKPAPAN - Pengaruh angin selatan membuat gelombang tinggi di perairan…

Selasa, 30 Juni 2020 13:01

Warga Push Up karena Tak Pakai Masker Viral

Viral oknum warga tidak mengenakan masker mendapat sanksi push up…

Selasa, 30 Juni 2020 13:00

Harga Tanah Jadi Penghambat Investasi di Balikpapan

Investor asing yang akan masuk ke Kaltim mendapat banyak hambatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers