MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Sabtu, 16 November 2019 11:31
Pengantin Baru Segera Disidangkan
Oksaktian Subarka (23) dan Arnelia Putri Wulandari.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Pasangan suami istri yang baru dua pekan resmi menikah, Oksaktian Subarka (23) dan Arnelia Putri Wulandari (22) waktu dekat akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.

Pasal berlapis segera dihadapkan kepada pasutri yang diduga membunuh bayi mereka yang baru lahir. Keduanya dijerat Pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa jo Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan bersama yang mengakibatkan kematian seseorang.

Penyidik Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara telah merampungkan berkasnya dan dilimpahkan ke Kejaksaan negeri (Kejari) Balikpapan.

“Sedang dicek kejari, belum ada kabar apakah ada perbaikan atau tidak,” kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta. Berkas perkara keduanya sendiri telah diterima kejaksaan dan kini diketahui sedang diperiksa.

“Sedang dipelajari berkasnya,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Amie Noor. Sementara tersangka dan barang bukti masih berada di penyidik. “Nanti setelah semua kami pelajari lengkap, baru siap diagendakan jadwal sidangnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Selasa (29/10) pagi, penyidik Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara menggelar reka ulang kasus pembunuhan bayi ini di tempat kejadian perkara. JPU turut hadir mengikuti rangkaian kejadian tersebut.

Fakta tentang kejadian pembunuhan bayi yang lahir di sebuah indekos di kawasan Gang Buntu Balikpapan bulan lalu diperagakan dalam rekonstruksi Selasa (29/10) pagi. Ada 59 adegan mereka peragakan. Penyidik menghadirkan pula saksi.

“Dari reka ulang, tidak kami temukan ada bukti atau petunjuk baru. Semua sesuai berita acara pemeriksaan (BAP),” kata Wakil Kapolsek Balikpapan Utara AKP Wiyono, Kamis (31/10).

Bayi yang lahir prematur itu dibekap mulutnya. Selain panik karena menangis juga malu dengan keluarga. Tersangka Oksaktian memperagakan mencium kening bayi, kemudian dimasukkan ke plastik hitam.

Sang ayah lalu dengan teganya menyimpan jasad bayi di bawah jok motor, lalu bekerja seperti biasa pada Selasa (8/10) pagi.

Siang hari, dengan mengendarai motor tersebut ia lalu mencari-cari lokasi yang dianggapnya tepat, sebelum memutuskan mengubur jasad bayi di kolong sebuah rumah kayu di RT 47 Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. (aim/ms/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:39

Kapolresta Garuk Preman Pandansari

BALIKPAPAN-Pungutan liar (pungli) di kawasan Pasar Pandansari, Balikpapan Barat membuat…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:39

Penculikan di Manggar, Polisi Dalami Bukti

BALIKPAPAN – Dugaan percobaan penculikan anak terjadi di Jalan PJHI…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:38

Musim Haji, Tidak Ada Lagi Jatah Staf

BALIKPAPAN - Berdasarkan survei yang dilakukan Balitbang Diklat Kemenag pada…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:34

Drainase Habis “Dimakan” Ruko

Seharusnya fasilitas umum bisa bermanfaat untuk masyarakat. Jangan sampai drainase…

Jumat, 13 Desember 2019 13:21

Banjir Diskon di Late Night Shop, Hanya Dua Hari di e-Walk dan Pentacity, Ada Game Menarik

BALIKPAPAN – Manajemen e-Walk dan Pentacity Balikpapan kembali memanjakan masyarakat…

Jumat, 13 Desember 2019 13:00

Jago Merah Ngamuk, Penginapan Ludes

BALIKPAPAN- Kobaran api Kamis (12/12) dini hari membuat panik warga…

Jumat, 13 Desember 2019 13:00

Jalur Pipa Transmisi PDAM Diubah, 2 IPAM Stop Produksi

Dua instalasi pengolahan air minum, yakni di KM 8 Batu…

Jumat, 13 Desember 2019 12:03

Truk vs Motor, 1 Satu Tewas

KECELAKAAN melibatkan truk dan sepeda motor terjadi kemarin (12/12). Satu…

Jumat, 13 Desember 2019 12:02

Satgas Pangan Awasi Distributor

Pastikan Stok Sembako dan Daging Aman Jelang Natal – sub…

Kamis, 12 Desember 2019 13:41

Percobaan Penculikan Hebohkan Dunia Maya

BALIKPAPAN – Percobaan penculikan anak terjadi di Jalan PJHI Batakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.