MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 16 November 2019 10:07
Targetkan Stunting Hanya 19 Persen di 2024
Moeldoko

PROKAL.CO, JAKARTA - Target tinggi dicanangkan pemerintah Jokowi-Maruf Amin dalam penanganan stunting atau kekurangan gizi pada anak dan balita. Hingga lima tahun ke depan, angka stunting diharapkan bisa ditekan ke angka 19 persen.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, dalam lima tahun terakhir, angka stunting sudah turun dari 37,2 persen di 2013 menjadi 30,8 persen di 2018. Meski demikian, angka tersebut belum cukup memuaskan. Sehingga dalam lima tahun ke depan akan dilakukan percepatan sebagai bagian dari pembangunan Sumber Daya Manusia.

"Presiden kemarin pada sidang kabinet menginginkan ada percepatan lagi. Lebih cepat lagi lebih bagus," ujarnya di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin (15/11).

Moeldoko menambahkan, stunting memiliki pengaruh yang besar terhadap perekonomian Indonesia ke depan. Sebab, kondisi stunting yang mengakibatkan perkembangan otak terhambat membuat Daya saing SDM Indonesia menurun. Imbasnya, bisa menciptakan pengangguran.

"Stunting telah menimbulkan potensi kerugian negara mencapai 2-3 persen dari GDP total. Sungguh memprihatinkan kalau Indonesia masih dibebani hal seperti ini," imbuhnya.   Lalu, bagaimana langkahnya? Mantan Panglima TNI itu menyebut stunting ditempatkan sebagai gerakan nasional. Sehingga upayanya tidak hanya dilakukan pemerintah pusat, melainkan daerah dan publik.

Di pusat sendiri, sejumlah program disiapkan beberapa Kementerian. Misalnya Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan yang memperluas akses bantuan pangan di posyandu, atau Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat yang fokus pada pembenahan sanitasi.

Untuk mempercepat, Moeldoko berharap peran aktif dan kesadaran masyarakat. Dia menilai, upaya pencegahan bisa dilakukan dengan hal-hal yang kecil. Misalnya dengan memelihara ayam peliharaan. "Saya katakan, perlu setiap rumah ada ayam, sehingga telurnya itu bisa untuk anak-anaknya," tuturnya.

 Selain itu, pihak lain yang tengah didorong untuk terlibat adalah swasta. Saat ini, lanjut dia, sudah ada beberapa perusahaan swasta yang menunjukkan perhatiannya pada persoalan stunting. Salah satunya adalah grup Mayapada yang dimiliki Dato Sri Tahir. (far)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:42
Membantu Ekonomi Eks Napiter dengan Localov

Kombatan Filipina Selatan Jual Donat Rambo

Local dan love disatukan menjadi Localov. Aplikasi lapak online atau…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:33

Wiranto Masuk Pemerintahan Lagi

JAKARTA- Sempat kosong hampir dua bulan, susunan Dewan Pertimbangan Presiden…

Jumat, 13 Desember 2019 13:18

Nama Randy-Yusuf Diabadikan di KPK

JAKARTA – Perjuangan Immawan Randy dan Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas…

Jumat, 13 Desember 2019 13:16

Sudah 12 Pegawai KPK Memilih Mundur

JAKARTA- Proses alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara…

Jumat, 13 Desember 2019 13:10

Plt dan Plh Direksi Garuda Benahi Internal Jelang RUPSLB

JAKARTA– Buntut kasus penyelundupan 15 boks onderdil Harley Davidson edisi…

Jumat, 13 Desember 2019 13:07
Aplikasi Gowes Ajak Bertransportasi Minim Polusi

Bermula dari Bali, Tebar Pesona sampai Miami

Memahami tren warga yang semakin peduli lingkungan plus kebiasaan lebih…

Kamis, 12 Desember 2019 13:39

Buka Suara, Kritisi Negeri Sendiri dan WADA

Para atlet Rusia menjadi pihak yang paling dilematis menghadapi sanksi…

Kamis, 12 Desember 2019 12:10

Kasus Novel, Istana Masih Enggan Bentuk TGPF

JAKARTA- Terkatung-katungnya proses pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik…

Rabu, 11 Desember 2019 11:55

Anak Jokowi Kian Dekat Nyalon Wali Kota Solo

JAKARTA– Pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilwali Solo tampaknya bakal…

Rabu, 11 Desember 2019 11:53

Keterbatasan Anggaran, Butuh 30 Tahun untuk Standardisasi Guru

JAKARTA- Upaya Kementerian Agama (Kemenag) untuk standardisasi kemampuan guru terbentur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.