MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

HIBURAN

Jumat, 15 November 2019 13:17
Menghadirkan Lagi Charlie’s Angels dengan ’’Muatan” Ekstra
Lantang Sampaikan Pesan Feminisme

PROKAL.CO, Charlie’s Angels versi baru tidak hanya melanjutkan eksistensi film sebelumnya. Karya besutan Elizabeth Banks tersebut ’’disegarkan” kembali dengan muatan ekstra: nilai-nilai feminisme. 

 

WOMEN can do anything. Begitu kata Sabina Wilson (Kristen Stewart) pada awal cerita. Para mata-mata perempuan terlatih dan ber-skill tinggi, yang disebut Angels, tersebar di seluruh dunia. Mereka bekerja dalam tim kecil untuk menuntaskan misi yang diberikan Charlie –kode samaran dari Townsend Agency buat klien mereka.

Misi Angels kali ini adalah menyelamatkan Calisto, teknologi energi hijau berkelanjutan. Teknologi tersebut dikembangkan ilmuwan Elena Houghlin (Naomi Scott). Meski ramah lingkungan dan berpotensi besar, Calisto bisa berbahaya jika jatuh di tangan mereka yang tidak bertanggung jawab.

Untuk melindungi Calisto, Townsend Agency mengirim Sabina dan Jane Kano (Ella Balinska), Angels ’’lulusan” program MI-6, untuk bekerja sama dengan Elena. Bersama mantan Angels Susan Bosley (Elizabeth Banks) serta para pemimpin misi lainnya, ketiganya pun melalui banyak misi berbahaya.

Charlie’s Angels versi baru menyuguhkan action yang tidak main-main. Ketiga Angels yang jadi tokoh utama mengeksekusi adegan pertarungan dengan tepat. Pesan bermuatan nilai feminisme disampaikan dengan lantang. Bahkan di beberapa bagian, terasa dipaksakan. Formula eye candy khas franchise pun tetap dipertahankan. Ada momen ketika para Angels tampil berbalut pakaian mewah hingga kemunculan Noah Centineo dan Sam Claflin.

Bisa dibilang, reboot Charlie’s Angels cukup di luar dugaan. Terlepas perbandingan dengan versi-versi sebelumnya, film yang juga dibintangi Patrick Stewart itu tersaji apik. Kontributor Hollywood Reporter Beandrea July menilai film tersebut layak disejajarkan dengan film action lain seperti Bourne atau Mission: Impossible.

Owen Gleiberman dari Variety pun sependapat. ’’Kalau Angels versi 2000 adalah film pop, yang kali ini adalah heavy metal,” paparnya. Meski demikian, Charlie’s Angels garapan Banks dinilai punya kekurangan dalam hal plot cerita. ’’Ide ceritanya amat solid. Namun, saat memasuki konflik, pace cerita berantakan dan plotnya jadi rumit,” ulas Kenneth Turan, kontributor Los Angeles Times. Hal serupa diungkap dalam kritik Lindsey Bahr di Associated Press. ’’Tidak lebih segar daripada trio Charlie’s Angels versi 2000 dan soundtrack Destiny’s Child-nya,” ulasnya. (fam/c7/jan)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:41

Cerita Frederika Ikuti Miss Universe, Tak Cemas meski Terpeleset

JAKARTA– Indonesia bangga. Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull, 20,…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:36

Dominasi Perempuan di Imperfect: Karir, Cinta, dan Timbangan

JAKARTA– Kali pertama rilis pada 7 Mei tahun lalu, Meira…

Jumat, 13 Desember 2019 13:11

Semangat Lagu Nasional

PENYANYI Gita Gutawa memiliki cara memperkenalkan Indonesia melalui profesi yang…

Jumat, 13 Desember 2019 11:44

Menyambut Episode Terakhir Star Wars: The Rise of Skywalker

THE saga will end. The story last forever. Tak terasa,…

Jumat, 13 Desember 2019 11:36
Cut Tary-Richard Kevin Menikah

Status Baru: Suami Istri

Babak baru kehidupan Cut Tary Aminah Anasya, 42, dan Tubagus…

Kamis, 12 Desember 2019 13:36

Kesempatan Ngobrol Lu-Gue sama Menteri

Komedian dan penyiar Beddu Tohar mendapat kesempatan bermain sketsa komedi…

Kamis, 12 Desember 2019 13:34
Baper Nonton Trailer Milea: Suara dari Dilan

Memperjelas Dua Film Sebelumnya

JAKARTA– ’’Perpisahan adalah upacara menyambut hari-hari penuh rindu.’’…

Kamis, 12 Desember 2019 13:32

Akhir Bulan Bebas

SATU lagi selebriti yang akan bebas dari tahanan. Dia adalah…

Kamis, 12 Desember 2019 13:27

The Irishman Ditonton 26,4 Juta Akun

LOS ANGELES – Film Netflix The Irishman bukan cuma kuat…

Kamis, 12 Desember 2019 13:25

Kanker Otak, Vokalis Roxette Meninggal

STOCKHOLM– Penggemar musik di era 1980 dan 1990-an berduka. Marie…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.