MANAGED BY:
JUMAT
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 14 November 2019 12:52
PBI Kutim Belum Maksimal, Baru 79 Persen untuk Kejar Program UHC
KEJAR TARGET: Petugas Kantor BPJS Sangatta melayani masyarakat yang tercatat dalam program UHC. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, SANGATTA–Kutim masih optimistis mengejar program universal health coverage (UHC), yang targetnya belum maksimal. Melalui Dinas Kesehatan, kabupaten ini berupaya mengejar target 95 persen dari total penduduk yang ada.

UHC merupakan program yang memastikan masyarakat memiliki akses untuk mendapat pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan finansial. Hingga awal November ini, Kutim baru menembus 79,69 persen, atau setara dengan 335.990 jiwa. Sekitar 85.626 jiwa belum masuk jaminan kesehatan nasional (JKN).

Kepala Dinas kesehatan (Diskes) Kutim Bahrani Hasanal menuturkan, terus berupaya mencapai target. Meski tersisa dua bulan lagi. Ditargetkan sudah tembus pada hari terakhir tahun ini. Dia menjabarkan, UHC di wilayah BPJS Kesehatan Sangatta, meliputi 18 kecamatan, dan belum sesuai target. Hal itu disebabkan tingkat peserta JKN-KIS di baru mencapai 78 persen.

"Tidak hanya di Kutim, di beberapa daerah Indonesia juga begitu. Setiap kabupaten harus mencapai 95 persen, artinya kurang 21 persen. Diupayakan bagaimanapun caranya," jelas dia.

Diungkapkan Bahrani, penerima bantuan iuran (PBI) merupakan syarat keikutsertaan masyarakat miskin yang ditanggung pemerintah, dan dialokasikan dari tiga sumber, yakni APBN, APBD provinsi, dan APBD kabupaten. Untuk APBD Kutim, dialokasikan Rp 5,1 miliar. Beberapa faktor menjadi penyebab belum tercapai target. "Masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS. Kedua, banyak aparat desa yang belum di-backup BPJS. Ketiga, masih ada masyarakat miskin belum masuk pendataan Dissos, terakhir data tumpang tindih pegawai TK2D, sehingga ribuan nama yang dicatat tidak diterima," ujar dia.

Pihaknya masih mencari orang untuk diakomodasi dalam program PBI. Namun, hal tersebut tidak bisa memasukkan data ribuan TK2D yang belum tercatat. Berdasarkan aturan yang ada, tenaga kontrak tergolong pekerja penerima upah (PPU). Sehingga, dalam kepesertaan memiliki tanggungan sekira 1–2 persen kepada yang bersangkutan.

"Kami kerja keras dan melibatkan semua pihak. Jadi bukan hanya BPJS dan Dinas Kesehatan sebagai leading sektor, tetapi OPD lain yang berkaitan," tegasnya.

Berdasarkan data yang diterbitkan BPJS Kesehatan Cabang Samarinda per November ini, untuk mencapai target, Pemkab Kutim harus giat melakukan upaya dalam meningkatkan peserta.

"Dana tersebut telah tersedia, hanya masyarakat yang akan ditanggung yang tidak ada, masih kurang," tandasnya.

Bahrani sangat memanfaatkan data peserta melalui nomor induk kependudukan (NIK). Dengan berkoordinasi ke Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 

"Pihak-pihak terkait terjun ke kecamatan untuk mendata. Tapi masih kekurangan data, jadi terus kami diupayakan," tutupnya. (*/la/dra2/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 23:10

Wabup Desak Pusat Perbaiki Trans Kalimantan

SENDAWAR - Harapan besar masyarakat terkena imbas pembangunan Ibu Kota…

Kamis, 05 Desember 2019 23:09

Waspada Potensi Bencana, Tim BPBD Siaga 24 Jam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau meminta masyarakat waspada…

Rabu, 04 Desember 2019 12:28

Banyak TMS, Berkas CPNS Diverifikasi Faktual

SANGATTA–Seusai melaksanakan rapat persiapan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS),…

Rabu, 04 Desember 2019 12:23

Bincang-Bincang dengan Kepala BPN Kukar Herman Hidayat

Sosok Herman Hidayat tidak asing di kalangan pejabat agraria. Mantan…

Rabu, 04 Desember 2019 12:20

Total Ada 2.128 Pendaftar Online CPNS Paser

TANA PASER - Hingga hari penutupan 30 November 2019, Plt…

Rabu, 04 Desember 2019 12:17

Dua Calon Independen Sudah Penuhi Target Syarat Suara

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser secara resmi…

Rabu, 04 Desember 2019 12:14

Lahan Bandara Paser Sudah Klir Sertifikatnya

TANA PASER - Kendala pembangunan kelanjutan Bandara Paser  di Desa…

Selasa, 03 Desember 2019 10:48

Gaji dan Insentif Dianggarkan Setahun

Sering terlambat pembayaran gaji tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) dan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:47

Mirisnya, Lima Tahun Perpustakaan Berjalan, tapi Banyak Ditinggalkan

Zaman serba digital. Di tengah kemajuan teknologi tinggi, hampir semuanya…

Selasa, 03 Desember 2019 10:44

Sembilan Rumah Hangus di Jembayan

TENGGARONG - Peristiwa kebakaran kembali melanda warga di Kecamatan Loa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.