MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 14 November 2019 12:52
PBI Kutim Belum Maksimal, Baru 79 Persen untuk Kejar Program UHC
KEJAR TARGET: Petugas Kantor BPJS Sangatta melayani masyarakat yang tercatat dalam program UHC. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO,

SANGATTA–Kutim masih optimistis mengejar program universal health coverage (UHC), yang targetnya belum maksimal. Melalui Dinas Kesehatan, kabupaten ini berupaya mengejar target 95 persen dari total penduduk yang ada.

UHC merupakan program yang memastikan masyarakat memiliki akses untuk mendapat pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kesulitan finansial. Hingga awal November ini, Kutim baru menembus 79,69 persen, atau setara dengan 335.990 jiwa. Sekitar 85.626 jiwa belum masuk jaminan kesehatan nasional (JKN).

Kepala Dinas kesehatan (Diskes) Kutim Bahrani Hasanal menuturkan, terus berupaya mencapai target. Meski tersisa dua bulan lagi. Ditargetkan sudah tembus pada hari terakhir tahun ini. Dia menjabarkan, UHC di wilayah BPJS Kesehatan Sangatta, meliputi 18 kecamatan, dan belum sesuai target. Hal itu disebabkan tingkat peserta JKN-KIS di baru mencapai 78 persen.

"Tidak hanya di Kutim, di beberapa daerah Indonesia juga begitu. Setiap kabupaten harus mencapai 95 persen, artinya kurang 21 persen. Diupayakan bagaimanapun caranya," jelas dia.

Diungkapkan Bahrani, penerima bantuan iuran (PBI) merupakan syarat keikutsertaan masyarakat miskin yang ditanggung pemerintah, dan dialokasikan dari tiga sumber, yakni APBN, APBD provinsi, dan APBD kabupaten. Untuk APBD Kutim, dialokasikan Rp 5,1 miliar. Beberapa faktor menjadi penyebab belum tercapai target. "Masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS. Kedua, banyak aparat desa yang belum di-backup BPJS. Ketiga, masih ada masyarakat miskin belum masuk pendataan Dissos, terakhir data tumpang tindih pegawai TK2D, sehingga ribuan nama yang dicatat tidak diterima," ujar dia.

Pihaknya masih mencari orang untuk diakomodasi dalam program PBI. Namun, hal tersebut tidak bisa memasukkan data ribuan TK2D yang belum tercatat. Berdasarkan aturan yang ada, tenaga kontrak tergolong pekerja penerima upah (PPU). Sehingga, dalam kepesertaan memiliki tanggungan sekira 1–2 persen kepada yang bersangkutan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers