MANAGED BY:
SELASA
15 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 14 November 2019 10:43
Dapat Novum Baru, KPU Tetap Larang Eks Koruptor, Ini Tanggapan Parpol..

Parpol Ramai-Ramai Menolak

Jajaran KPU Pusat. Meski mendapat penolakan bertubi-tubi dari parlemen, KPU bersikukuh tetap mencantumkan larangan eks terpidana korupsi mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020. Larangan tersebut tetap diatur dalam Peraturan KPU (PKPU).

PROKAL.CO,

JAKARTA – Meski mendapat penolakan bertubi-tubi dari parlemen, KPU bersikukuh tetap mencantumkan larangan eks terpidana korupsi mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020. Larangan tersebut tetap diatur dalam Peraturan KPU (PKPU).

Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan pihaknya menemukan novum baru yang bisa menguatkan aturan tersebut. Pihaknya tidak khawatir dengan banyaknya penolakan dari DPR. ’’Saya kita bukan penolakan ya. Komisi II hanya meminta untuk diselaraskan dengan undang-undang (UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada, Red),” kata Arief Budiman di Jakarta, kemarin (13/11).

Hingga kini KPU tetap komitmen memasukkan larangan eks napi korupsi dalam PKPU. Menurut Arief, pihaknya menemukan fakta-fakta baru yang bisa memperkuat argumen KPU tersebut. Fakta baru, papar dia, terkait sejumlah calon kepala daerah yang bertarung di pilkada kemudian terpilih dan memang. Namun yang bersangkutan ditahan KPK karena kasus korupsi.

Fakta tersebut jelas merugikan masyarakat sebagai pemilih. Masyarakat memilih calon A, tapi ternyata yang menjalankan roda pemerintahan adalah orang lain. ’’Ini kan merugikan publik sebagai pemilih,” papar Arief Budiman.

Salah satunya mengacu pada pemilihan bupati (Pilbup) Tulungagung. Dalam kontestasi Pilkada 2018, Syahri Mulyo terpilih sebagai bupati Tulungagung untuk periode kedua. Namun kini dia gagal menjabat karena divonis 10 tahun penjara.

Ada juga kasus pemilihan gubernur (Pilgub) Maluku Utara. Dalam pilkada 2018, mantan Bupati Sula, Ahmad Hidayat Mus memenangi Pilgub Maluku Utara. Namun yang bersangkutan gagal dilantik karena ditahan KPK.  

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 13:07

Sita 1,1 Ton Sabu-Sabu Timur Tengah, Masuk Indonesia Libatkan Narapidana, Polri Tetapkan Tujuh Tersangka

Indonesia masih jadi sasaran empuk pasar narkoba jaringan internasional. Salah…

Selasa, 15 Juni 2021 12:54
Prancis vs Jerman

Ego Sesama Skuad Mahal

MUENCHEN– Pesan gelandang Prancis Paul Pogba kepada rekan setimnya untuk…

Selasa, 15 Juni 2021 10:52

Kasus Covid-19 Menurun, IDI Minta Masyarakat Disiplin Prokes

Di saat penularan rendah, pemerintah bisa melonggarkan aturan pembatasan kegiatan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:23

Rela Bayar Rp 397 Miliar demi Keluar Angkasa

WASHINGTON DC– Seseorang rela mengeluarkan uang USD 28 juta atau…

Selasa, 15 Juni 2021 10:14

Pertimbangkan Urgensi PPN Sembako, Mestinya Pemerintah Bikin Terobosan Lain

JAKARTA– Rencana pemerintah untuk tidak lagi mencantumkan bahan kebutuhan pokok…

Selasa, 15 Juni 2021 10:11

Kondisi Jalan di Kaltim Timpang, Rusak Berat karena Kendaraan ODOL hingga Penambangan

Tim sinergi bentukan BBPJN yang terdiri dari kejaksaan dan kepolisian,…

Selasa, 15 Juni 2021 10:07

Dua Bersaudara Ini Sepakat, Jembatan Tol Balikpapan-PPU Tak Lagi Prioritas

BALIKPAPAN-Gairah pemerintah membangun jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara tak lagi…

Selasa, 15 Juni 2021 10:01

Diskon Pajak Mobil 100 Persen Diperpanjang sampai Agustus

JAKARTA – Pemerintah memperpanjang pemberian insentif untuk pajak pembelian mobil…

Senin, 14 Juni 2021 10:58

Kelayakan Tol Sisi Balikpapan Diuji, Bakal Diresmikan Agustus, Bersamaan Groundbreaking IKN

BALIKPAPAN–Operator Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS)…

Senin, 14 Juni 2021 10:35

Warga Saudi yang Berhaji Bayar Sampai Rp 61 Juta

JAKARTA– Sama seperti tahun lalu, pemerintah Arab Saudi hanya membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers