MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 14 November 2019 10:39
2020, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Lebih Tinggi
Proyek pembangunan jembatan Pulau Balang. Seiring perpindahan IKN ke Kaltim, sektor konstruksi diyakini akan tumbuh.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Meski masih dihadapkan pelemahan harga batu bara, pertumbuhan ekonomi Kaltim tahun depan diprediksi lebih baik dari tahun ini. Namun dengan catatan, tidak ada sektor yang menurun disertai momen munculnya sektor-sektor baru jelang ibu kota negara (IKN) yang akan mendongkrak ekonomi Kaltim.

Tahun ini, pertumbuhan ekonomi Kaltim diprediksi bisa berada di atas 5 persen. Sebab pada triwulan III tahun ini mampu tumbuh 6,89 persen. Lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2019 yang hanya tumbuh 5,43 persen year-on-year (yoy).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan, ketika infrastruktur berkembang maka akan banyak sektor yang tumbuh. Ada jalan tol, jembatan dan lainnya dibangun, maka akan banyak bisnis yang mulai tumbuh.

Jika secara bertahap anggaran untuk pemindahan IKN mencapai Rp 466 triliun masuk ke Kaltim, pasti akan banyak sektor yang tumbuh untuk mendukung itu. “Beberapa sektor akan bergerak, seperti konstruksi, perdagangan, jasa dan lainnya. Secara penyerapan tenaga kerja juga akan lebih baik. Tentu saja dari sisi itu sudah terlihat ekonomi akan terdongkrak di Kaltim,” tuturnya, Rabu (13/11).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kaltim bisa lebih baik lagi dari saat ini. Jika tahun ini bisa tumbuh 3-4 persen, maka tahun berikutnya akan lebih tinggi. Namun dengan catatan sektor saat ini tetap tumbuh, ditambah dengan sektor-sektor baru yang hadir jelang IKN. Dengan otomatis dominasi pertambangan batu bara akan bergeser sedikit demi sedikit.

“Dengan pembangunan awal saja, sektor konstruksi Kaltim pasti akan tumbuh lalu ditambah jasa dan perdagangan. Setelah itu baru bermunculan sektor-sektor lain,” katanya.

Belum lagi dampak pemerataan jumlah penduduk. Luas Pulau Jawa hanya 9 persen dari luas Indonesia namun didiami hampir 55 persen dari jumlah penduduk nasional. Tentunya masalah kependudukan jadi menumpuk. Ketika masuk di Kaltim tentu pemerataan ekonomi dan pemerataan jumlah penduduk lebih baik.

Dengan dipilihnya Kaltim sebagai IKN, BPS juga optimistis pertumbuhan ekonomi bisa semakin baik. Kalau benar tahun depan seluruh infrastruktur meningkat, jumlah konsumsi meningkat, dalam jangka pendek sudah akan terlihat pergeseran sumber ekonominya. Utamanya dimulai saat pembangunan di tahun depan, sektor konstruksi akan tumbuh.

“Saya yakin ekonomi Kaltim akan lebih baik, ketergantungan terhadap satu sektor bisa bergeser,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 10:07
Jalinan Kedekatan Natuna dengan Negara-Negara Tetangga

Berobat ke Johor, Jual Ikan ke Singapura dan Hongkong

Di luar ketegangan di lautan, ada kedekatan antara warga Kepulauan…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:03

Diduga Penularan Antraks dari Daerah Lain

JAKARTA- Kementerian Kesehatan kemarin (17/1) mengunjungi Gunung Kidul guna memastikan…

Jumat, 17 Januari 2020 23:00

Banjir Samarinda Cuma Komoditas Politik

SAMARINDA-Gaya komunikasi Wali Kota Syaharie Jaang dalam menyikapi banjir di…

Jumat, 17 Januari 2020 22:00

KLHK Investigasi Tambang Ilegal di IKN

BALIKPAPAN–Kegiatan pertambangan di sekitar lokasi calon ibu kota negara (IKN)…

Jumat, 17 Januari 2020 21:00

Tahu Sumedang yang Tiada Henti Diuji, Efisiensi setelah Tol Beroperasi, Omzet Tersisa 25 Persen

Setelah Bandara APT Pranoto Samarinda, kini Tol Balikpapan-Samarinda yang menggerus…

Jumat, 17 Januari 2020 14:31
Minta Polri Usut Tuntas Masalah ASABRI

Direksi ASABRI Bersikeras Bantah Terjadi Korupsi

JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi…

Jumat, 17 Januari 2020 11:51
Dari Penerbangan Perdana Susi Air Samarinda-Maratua

Selamat Tinggal Perjalanan Melelahkan ke Surga Pelepas Penat

Pulau Maratua kini hanya berjarak 1 jam 20 menit dari…

Jumat, 17 Januari 2020 11:42

Titik Longsor Bertambah, Penghuni Kuburan Bisa Keluar

Meski hujan yang mengguyur Kota Tepian tengah mereda. Namun, bahaya…

Jumat, 17 Januari 2020 11:26

Sudah Tidak Ada WNI yang Ditawan Abu Sayyaf

JAKARTA - Pemerintah Filipina memenuhi janjinya kepada pemerintah Indonesia. Melalui…

Jumat, 17 Januari 2020 11:21

Kasus Jiwasraya, Kejagung Blokir 84 Aset Tanah Tersangka

JAKARTA-- Setelah mengamankan sejumlah mobil mewah dan motor sejak Rabu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers