MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 13 November 2019 10:51
Ini Motif Aksi Teror yang Selama Ini Terjadi

Bermotif Ideologi, Solidaritas dan Balas Dendam

ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) terus mencari cara mencegah kelompok teroris berkembang. Salah satunya dengan mempelajari motif dari sebuah aksi teror. Hasilnya cukup menarik, kendati didominasi faktor ideologi ternyata ada faktor lain yang ikut memicu aksi teror.

Kasubdit Kontra Propaganda Direktorat Pencegahan Deputi I BNPT Kolonel Sujatmiko mengatakan, soal motif dari pelaku aksi teror itu telah diteliti sejumlah lembaga. Salah satunya, Indonesian Institute for Society Empowerment (INSEP). ”Hasilnya ada enam faktor yang menjadi motif sebuah aksi teror,” jelasnya.

Untuk faktor pertama yang menjadi motif adalah ideologi agama dengan presentase 45.5 persen. Faktor ideologi ini yang paling mendominasi dalam aksi teror yang terjadi di Indonesia. Lalu, terdapat faktor solidaritas komunal dengan presentase 20 persen. ”Pelaku teror melakukan aksi hanya karena solidaritas,” ujarnya.

Selanjutnya, faktor mob mentality juga menjadi alasan pelaku melakukan aksi terorisme. Presentasenya mencapai 12,7 persen. Mob mentality ini merupakan mental ikut-ikutan. ”Ya, karena lingkungannya,” terangnya.

Untuk faktor keempat, pelaku teror bermotif balas dendam dengan presentase 10,9 persen. Dia menjelaskan bahwa motif kelima dengan presentase 9,1 perse karena situsional dan terakhir dengan presentase 1,8 persen motifnya separatisme. ”Itulah semua motif dari aksi teror yang terjadi di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara Pengamat Terorisme Al Chaidar menjelaskan, dari semua motif tersebut tentunya bsia menjadi arah untuk BNPT dan Polri dalam menyelesaikan persoalan terorisme. Untuk ideologi itu artinya kontraradikalisasi dan deradikalisasi itu perlu untuk diperkuat. ”Sehingga, menekan pelaku teror bermotif ideologi,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 13:07

Sita 1,1 Ton Sabu-Sabu Timur Tengah, Masuk Indonesia Libatkan Narapidana, Polri Tetapkan Tujuh Tersangka

Indonesia masih jadi sasaran empuk pasar narkoba jaringan internasional. Salah…

Selasa, 15 Juni 2021 12:54
Prancis vs Jerman

Ego Sesama Skuad Mahal

MUENCHEN– Pesan gelandang Prancis Paul Pogba kepada rekan setimnya untuk…

Selasa, 15 Juni 2021 10:52

Kasus Covid-19 Menurun, IDI Minta Masyarakat Disiplin Prokes

Di saat penularan rendah, pemerintah bisa melonggarkan aturan pembatasan kegiatan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:23

Rela Bayar Rp 397 Miliar demi Keluar Angkasa

WASHINGTON DC– Seseorang rela mengeluarkan uang USD 28 juta atau…

Selasa, 15 Juni 2021 10:14

Pertimbangkan Urgensi PPN Sembako, Mestinya Pemerintah Bikin Terobosan Lain

JAKARTA– Rencana pemerintah untuk tidak lagi mencantumkan bahan kebutuhan pokok…

Selasa, 15 Juni 2021 10:11

Kondisi Jalan di Kaltim Timpang, Rusak Berat karena Kendaraan ODOL hingga Penambangan

Tim sinergi bentukan BBPJN yang terdiri dari kejaksaan dan kepolisian,…

Selasa, 15 Juni 2021 10:07

Dua Bersaudara Ini Sepakat, Jembatan Tol Balikpapan-PPU Tak Lagi Prioritas

BALIKPAPAN-Gairah pemerintah membangun jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara tak lagi…

Selasa, 15 Juni 2021 10:01

Diskon Pajak Mobil 100 Persen Diperpanjang sampai Agustus

JAKARTA – Pemerintah memperpanjang pemberian insentif untuk pajak pembelian mobil…

Senin, 14 Juni 2021 10:58

Kelayakan Tol Sisi Balikpapan Diuji, Bakal Diresmikan Agustus, Bersamaan Groundbreaking IKN

BALIKPAPAN–Operator Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS)…

Senin, 14 Juni 2021 10:35

Warga Saudi yang Berhaji Bayar Sampai Rp 61 Juta

JAKARTA– Sama seperti tahun lalu, pemerintah Arab Saudi hanya membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers