MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 13 November 2019 10:48
Praperadilan Imam Nahrawi Ditolak
Imam Nahrawi

PROKAL.CO, JAKARTA – Upaya mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencari keadilan kandas. Itu lantaran hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) Elfian menolak gugatan praperadilan Imam. Hakim menyatakan status tersangka Imam di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sah secara hukum.

Hakim menyebut proses penetapan tersangka, penyidikan, dan penahanan yang dilakukan KPK sudah sesuai prosedur karena dilakukan sebelum UU baru berlaku 17 Oktober. Imam ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan gratifikasi. Total uang yang diduga diterima Imam secara bertahap dari 2014-2018 sebesar Rp 26,5 miliar.

”Menolak praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” kata Elfian, hakim tunggal PN Jaksel yang mengadili gugatan praperadilan Imam, kemarin (12/11). Sebelumnya tim kuasa hukum Imam berargumen bahwa penahanan yang dilakukan ketika tiga pimpinan KPK menyerahkan mandat kepada presiden adalah tidak sah.

”Secara de facto pimpinan KPK yang menyatakan mengundurkan diri tersebut masih melaksanakan tugasnya. Menimbang bahwa dari pertimbangan tersebut maka di KPK tidak pernah ada kekosongan pimpinan,” kata hakim. Begitu pula dengan materi gugatan terkait pemberlakuan UU KPK yang baru, hakim menilai KPK masih memiliki kewenangan.

Dalam pertimbangannya, hakim mengutip pasal 70 C UU Nomor 19/2019 tentang KPK yang menyebutkan pada saat Undang-Undang ini berlaku, semua tindakan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, tindak pidana korupsi yang proses hukumnya belum selesai, harus dilakukan berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam undang-undang ini.

Ketua tim kuasa hukum Imam, Saleh mengatakan pihaknya akan bertemu kliennya untuk membahas lebih lanjut proses hukum pasca gugatan praperadilan ditolak hakim. Secara umum, tim kuasa hukum menghormati putusan hakim. Namun, mereka memiliki beberapa catatan. Salah satunya bukti berupa berita acara permintaan keterangan di tahap penyelidikan.

”Yang kedua, di ranah penyidikan mereka (KPK) hanya mengajukan berita acara pemeriksaan. Satu-satunya bukti itu yang tadi BAP satu bukti surat, karena hanya keterangan saksi. Kedua, dihubungkan dengan ada bukti kuitansi,” ujarnya kepada awak media. (tyo)


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 14:00

Saat Siswa Terseret Arus, Tiga Pembina Pramuka Justru Tidak di Lokasi

SLEMAN- Tersangka tragedi susur Sungai Sempor Isfan Yoppy Andrian (IYA),…

Rabu, 26 Februari 2020 13:37

DPR Minta Proses Seleksi Dirut LPP TVRI Distop

JAKARTA– Tak mau berlarut dengan polemik pemecatan mantan direktur utama…

Rabu, 26 Februari 2020 11:25

Wagub Nduga Ancam Minta Suaka

KENYAM-Belum adanya kejelasan mengenai penanganan pengungsi masyarakat Nduga hingga memakan…

Rabu, 26 Februari 2020 10:22

RUU Cipta Kerja Hapus Sanksi Pidana Penipuan Haji Khusus dan Umrah

JAKARTA– Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) ternyata menabrak Undang-Undang…

Selasa, 25 Februari 2020 14:35

Siklon Ferdinand, Cuaca Buruk Sampai 26 Februari.

JAKARTA--  Kondisi cuaca ekstrim berupa hujan lebat bakal terus terjadi.…

Selasa, 25 Februari 2020 13:55

Kepsek Bejat Beri Korban Boneka dan Jam Tangan

BADUNG– Terungkap fakta yang mengejutkan dari kasus WS, Kepala Sekolah…

Selasa, 25 Februari 2020 13:43

Drone Tempur Elang Hitam Jadi Prioritas Nasional

JAKARTA– Impian Indonesia segera memiliki drone tempur produk dalam negeri…

Selasa, 25 Februari 2020 10:53

188 WNI ABK Kapal World Dream Bakal Dievakuasi ke Pulau Tak Berpenghuni

Pemerintah akan segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia 188 (WNI) yang…

Senin, 24 Februari 2020 17:11

SANGAT BEJAT..!! Kepala Sekolah di Bali Ini Perkosa Muridnya Sejak SD Hingga SMU

Pihak aparat kepolisian dari Polres Badung, Bali, menetapkan seorang kepala…

Senin, 24 Februari 2020 14:23

PARAH ABIS..!! Kepala Sekolah Perkosa Muridnya di Ruang Kepala Sekolah

Polres Badung akhirnya menetapkan WS, pelaku pencabulan terhadap seorang siswi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers